Konten dari Pengguna

5 Cara Mengurangi Sampah Plastik yang Bisa Dilakukan Individu

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sampah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sampah. Foto: Shutterstock

Timbunan sampah plastik di seluruh dunia terus meningkat secara signifikan. Itu karena plastik bukanlah material yang bisa terurai secara natural di alam. Butuh waktu 20 hingga 500 tahun bagi sampah untuk terurai.

Masalahnya, sampah plastik tidak hanya diam di satu tempat, tapi tersebar hingga mencemari lautan. Merujuk pada data Our World in Data, sebanyak 1-2 juta ton plastik mencemari lautan setiap tahunnya.

Pencemaran sampah plastik ke lautan tidak hanya merusak ekosistem di sana, tapi juga memengaruhi kesehatan manusia yang kerap mengonsumsi seafood. Pertanyaannya, bagaimana cara mengurangi sampah plastik?

Cara Mengurangi Sampah Plastik

Ilustrasi sampah plastik. Foto: Shutter Stock

Mengutip laman Natural Resources Defense Council (NRDC), berikut beberapa hal yang bisa dilakukan individu untuk mengurangi sampah plastik:

1. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai

Separuh dari seluruh plastik yang diproduksi adalah barang sekali pakai, seperti kantong belanja, peralatan makan, sedotan, dan sebagainya. Untuk mengurangi penggunaannya, Anda bisa mulai membawa tas belanjaan ke mana pun.

Selain itu, saat memesan makan atau minum di warung makan maupun restoran, sampaikan bahwa Anda tidak butuh peralatan makan plastik dan sedotan.

2. Berhenti membeli air minum kemasan

Setiap tahun, hampir 20 miliar botol plastik dibuang ke tempat sampah. Segera mulailah kebiasaan membawa tumbler atau botol minum pribadi ke mana pun.

Selain ramah lingkungan, membawa botol minum dari rumah juga lebih hemat. Apalagi, kini sudah tersedia beberapa stasiun pengisian ulang air minum di beberapa tempat publik.

Tumbler juga bisa dibawa ke coffee shop untuk diisi oleh kopi atau minuman lain. Jadi, Anda bisa mengurangi penggunaan cup minuman yang terbuat dari plastik itu.

3. Memasak

Makanan yang dipesan di restoran untuk dibawa pulang biasanya dikemas di dalam wadah plastik. Penting bagi Anda untuk memulai kebiasaan memasak sendiri di rumah. Kegiatan masak sendiri juga lebih hemat dan sehat.

4. Pilih pakaian yang terbuat dari serat alami

Ilustrasi sampah. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock

Diperkirakan 9% mikroplastik yang tersebar di lautan berasal dari serat pakaian seperti nilon dan polyester. Mikroplastik itu terlepas dari pakaian yang dikenakan saat dicuci, kemudian mengalir ke tempat pembuangan, hingga akhirnya menyebar ke seluruh lingkungan. Karena itu, segeralah beralih ke pakaian yang terbuat dari bahan alami, seperti katun dan wol.

5. Daur ulang

Barang dari plastik yang masih bisa dimanfaatkan sebaiknya didaur ulang. Jika tidak mampu mengolahnya sendiri, Anda bisa menyerahkannya kepada jasa daur ulang.

Sampah plastik dengan kode PET (seperti botol minuman), HDPE (seperti botol susu), atau PP (peralatan makan) umumnya dapat didaur ulang dengan mudah.

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, namun baru kurang dari 1% yang dimanfaatkan. kumparan Green Initiative Conference 2025 hadir sebagai forum lintas sektor untuk mendorong pemanfaatan sumber energi ini demi tercapainya kedaulatan energi bersih. Bergabung pada 17–18 September 2025 di Hotel Borobudur Jakarta. Daftar sekarang di 🔗kum.pr/gic2025

Baca Juga: 7 Film Dokumenter tentang Lingkungan yang Mengedukasi Masyarakat

(DEL)