Konten dari Pengguna

5 Cara Merayakan Hari Buku Nasional yang Penuh Makna

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Buku Nasional. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Buku Nasional. Foto: Shutter Stock

Setiap tanggal 17 Mei, Indonesia memperingati Hari Buku Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan berdirinya gedung pertama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Jakarta pada tahun 1980 lalu.

Hari Buku Nasional bukan hanya sebuah pengingat bagi masyarakat untuk rajin mengeksplorasi buku guna mendapatkan ilmu. Momen ini juga merupakan bentuk ajakan untuk menghidupkan perpustakaan agar ekosistem literasi di Indonesia semakin bertumbuh.

Jika ingin mendukung semangat di balik perayaan hari bersejarah ini, lakukan kegiatan sederhana dan bermanfaat yang tentunya berkaitan dengan buku. Sebagai referensi, simak cara merayakan Hari Buku Nasional dalam artikel ini.

Cara Merayakan Hari Buku Nasional

Ilustrasi membaca buku. Foto: Tato_Torrejon/Shutterstock

Berikut beberapa ide kegiatan yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Buku Nasional menurut laman Prestige Student Living:

1. Tukar Buku dengan Teman

Untuk membaca buku baru, kamu tidak harus mengeluarkan uang untuk membelinya. Manfaatkan momen bersejarah ini untuk mengumpulkan teman-teman yang juga pencinta buku, kemudian adakan kegiatan tukar buku.

Dengan saling bertukar buku, kamu bisa merekomendasikan buku yang bagus kepada teman-teman. Selain itu, kamu juga jadi tahu bacaan favorit mereka, sehingga bisa saling berdiskusi setelah membaca.

2. Membuat Klub Buku

Hari Buku Nasional yang bersejarah bisa dijadikan momentum untuk membangun sebuah klub buku. Ajak sahabat atau kenalan yang juga suka membaca buku sepertimu.

Adakan pertemuan reguler dengan mereka untuk bertukar pikiran dan wawasan terkait buku. Komunitas seperti ini bisa membuat anggotanya tetap termotivasi untuk membaca, sekaligus memperluas range bacaan.

3. Jelajahi Toko Buku

Jika kamu suka jalan-jalan, ini waktunya untuk menjelajahi toko buku indie (independen) atau bekas yang mungkin tersembunyi di sudut-sudut kota. Biasanya, toko buku yang skalanya kecil itu menyimpan bacaan dengan genre unik.

Jika beruntung, pengunjung juga bisa menemukan buku-buku lawas atau langka yang terasa seperti harta karun. Jadi, jangan ragu untuk menyambangi toko buku indie maupun bekas.

4. Membaca Buku

Ilustrasi perempuan membaca buku fashion. Foto: Treerat Wongvorapat/Shutterstock

Membaca buku di Hari Buku Nasional sudah sepatutnya dilakukan. Ambil satu buku yang sudah lama dibeli tapi belum sempat dibaca, atau berkomitmenlah untuk menamatkan buku yang sedang dibaca saat ini.

Jika bosan dengan aktivitas membaca, cobalah eksplorasi bacaan baru. Tantang diri untuk membaca buku yang selama ini dihindari, misalnya novel klasik, buku sejarah, atau genre lain yang belum pernah dibaca.

5. Membuat Bookstagram

Bookstagram adalah istilah untuk akun Instagram yang isi kontennya seputar buku. Sesama bookstagrammer (sebutan untuk pemilik akun bookstagram) sering berinteraksi untuk berbagi ulasan dan opini terkait sebuah buku.

Tak jarang para bookstagrammer mengadakan diskusi tentang dunia literasi secara online. Nah, jika kamu termasuk orang yang suka berbagi atau menceritakan bacaan, cobalah membuat akun bookstagram.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Buku Tan Malaka untuk Dibaca Sehari-hari

(DEL)