5 Contoh Pidato tentang Pendidikan yang Singkat dan Menginspirasi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 11 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pidato merupakan kegiatan berbicara di muka umum dengan tujuan menyampaikan ide atau gagasan secara jelas dan terarah. Agar pidato dapat memberikan manfaat, materi yang disampaikan harus bersifat informatif dan relevan bagi para pendengar.
Salah satu topik pidato yang dapat membawa manfaat adalah pendidikan. Topik ini kerap menjadi pilihan utama dalam berbagai acara, terutama di lingkungan sekolah.
Melalui pidato tentang pendidikan, pembicara dapat mengajak siswa dan guru untuk lebih memahami pentingnya ilmu serta menumbuhkan semangat belajar. Bagi yang membutuhkan referensi, simak contoh pidato tentang pendidikan berikut ini.
Contoh Pidato tentang Pendidikan
Sebagai referensi, berikut beberapa contoh pidato tentang pendidikan yang dikutip dari Naskah Teks Pidato Pentingnya Pendidikan Moral karya CBC Syarif.
Contoh 1
Assalamualaikum wr wb,
Bapak/ ibu guru beserta teman-teman yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur Kehadirat Allah Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Pentingnya Pendidikan Moral”.
Bapak ibu guru beserta teman-teman yang saya cintai,
Sebelumnya pasti kita semua tahu bahwa pendidikan adalah bagian terpenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa pendidikan, mustahil kita dapat melanjutkan kehidupan bernegara, terlebih mempertahankan martabat bangsa di mata internasional.
Sebuah bangsa dapat dikatakan maju apabila pendidikan di negara tersebut maju dan dapat mengelola SDM serta SDA dengan baik untuk kesejahteraan warganya. Untuk itu, berbagai upaya telah dilakukan bersama oleh berbagai pihak demi memajukan pendidikan Indonesia.
Namun demikian, membekali generasi masa depan dengan iptek saja tidaklah memadai guna melanjutkan bahkan memajukan kehidupan bangsa. Mereka perlu mendapatkan pendidikan moral yang membentuk generasi penerus bangsa sebagai pribadi yang berakhlak mulia, jujur dan bertanggung jawab. Pendidikan moral inilah salah satu modal untuk memperbaiki kondisi bangsa.
Bapak ibu guru beserta teman-teman yang saya cintai,
Kita tentu menyadari bahwa keterpurukan suatu bangsa dapat disebabkan oleh rusaknya moral warganya. Bisa jadi rusaknya moral disebabkan oleh warga itu sendiri yang tidak dapat mengontrol diri dengan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta. Selain itu, rusaknya etika juga bisa karena terlalu terlena dengan tayangan televisi ataupun hiburan-hiburan yang kurang mendidik.
Fakta menunjukkan bahwa generasi penerus bangsa membutuhkan pembinaan moral terutama dari keluarga dan pihak sekolah. Hal ini tercermin dari berita yang mengungkap bahwa warung internet di kota-kota sebagian besar dikunjungi oleh para pelajar dan mahasiswa, termasuk anak-anak sekolah dasar dan menengah pertama. Akan tetapi, ternyata sebagian pengunjung tersebut (termasuk siswa SD dan SMP) tidak menggunakan fasilitas internet dengan sebaik-baiknya.
Mereka tidak menggunakannya untuk mencari informasi atau mempelajari hal-hal yang positif, tetapi menggunakannya untuk mendapatkan hal-hal yang negatif, seperti pornografi. Tentu fakta ini sangat meresahkan banyak pihak, terutama bagi para orang tua dan guru. Sedangkan fakta tentang runtuhnya etika kejujuran yang dikhawatirkan akan terus berlanjut, sudah menjadi berita yang tak asing lagi didengar, seperti korupsi, penyuapan, hilangnya supremasi hukum, dsb.
Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama para orang tua dan pendidik, untuk memerhatikan pendidikan generasi masa depan bangsa. Tidak hanya pendidikan umum saja, tetapi yang lebih penting pendidikan moral dan pembinaan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta agar generasi penerus bangsa berkepribadian luhur dan memiliki idealisme tinggi. Dengan demikian, kemajuan dan kesejahteraan bangsa diharapkan dapat segera terwujud.
Rekanku semua yang saya banggakan,
Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila masih banyak kesalahan dalam penyampaiannya. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.
Akhirul kata, wassalamualaikum wr wb.
Contoh 2
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bapak ibu guru yang saya hormati, serta teman-teman semua yang saya banggakan. Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apa pun.
Hadirin yang berbahagia, di zaman globalisasi sekarang ini, kita seakan semakin dimanjakan oleh teknologi yang semakin canggih. Meskipun kita mendapatkan banyak kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita, namun kemudahan-kemudahan itulah yang kadang justru membawa dampak buruk bagi kita.
Marilah sejenak kita melihat kehidupan disekitar kita yang semakin terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Saya beri contoh saja internet, teknologi ini sekarang semakin mudah diakses oleh siapapun baik tua ataupun muda. Jika kita mau berpikir lebih terbuka, sebenarnya ada sejuta manfaat yang bisa kita peroleh dari internet.
Contohnya saja kita bisa mendapatkan banyak informasi, komunikasi yang semakin mudah, bahkan telah banyak orang yang menjadi kaya karena internet. Namun sayangnya banyak pihak yang menyalahgunakan teknologi internet ini, contohnya saja semakin maraknya pornografi, penipuan, pembajakan, dan masih banyak lagi.
Internet juga menjadi salah satu gerbang masuknya budaya-budaya asing yang kadang tidak sesuai dengan budaya kita. Kita bisa lihat generasi muda kita yang sudah semakin teracuni oleh budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya Indonesia sebagai negeri timur yang menjunjung tinggi norma kesopanan. Kita bisa lihat pemuda-pemuda kita yang sepertinya sangat bangga mengenakan pakaian-pakaian serba minim yang sebenarnya tidak sopan menurut budaya kita.
Oleh karena itu, hadirin yang saya hormati, kita harus pandai-pandai menyaring segala hal yang kita dapat di era globalisasi sekarang ini. Budaya asing sebenarnya tak semuanya buruk, namun kita harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih atas perhatian hadirin. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung perasaan hadirin.
Terima kasih,
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh 3
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.
Perbaikan kualitas bangsa harus ditempuh, salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan itu proses yang panjang, yang tak henti-hentinya untuk mencapai satu tujuan dan terbuka untuk menerima ide-ide dan konsep-konsep baru. Itu makna pendidikan, sehingga suatu saat hasil dari pendidikan itulah yang akan menumbuhkan budaya baru dengan manusia yang cerdas.
Selama manusianya cerdas maka ia mempunyai kebijakan dan kebajikan dalam jiwanya. Barulah setelah itu dia mampu menguasai sains dan teknologi. Budaya baru itulah yang menjadi kontra budaya yang kemudian masuk ke dalam tatanan menjadi masyarakat (budaya) alternatif yang akan dipilih oleh bangsa ini.
Semuanya melalui pendidikan yang tertata rapi, pendidikan yang mampu mencerdaskan, mampu menumbuhkan jiwa yang bajik dan bijak, dan menguasai sains dan teknologi. Itulah nanti yang akan mengubah bangsa Indonesia menjadi Indonesia baru.
Hal ini tampaknya akan menjadi ”momok” bagi pendidikan di Indonesia. Belum lagi persoalan kekurangan tenaga pendidik terselesaikan, masalah sarana pendidikan yang tidak memadai muncul, dan menyusul persoalan mahalnya biaya pendidikan.
Kita masih merasa sebagai bangsa yang tertinggal dalam berbagai hal dibandingkan dengan bangsa lain. Oleh karena itu satu-satunya jalan untuk mencerdaskan bangsa adalah dengan meningkatkan pendidikan demi untuk menjadikan bangsa yang cerdas melalui sistem pendidikan nasional yang menyeluruh dan terencana.
Namun untuk menuju ke arah itu, jalan yang ditempuh sangat panjang dan berliku karena persoalan pendidikan sangat terkait dengan faktor lain, termasuk masalah ekonomi, keamanan dan masalah sosial lainnya. Para guru pun diharapkan mulai mengubah cara belajar kepada siswa. Para guru pun tidak boleh lagi memberikan tekanan kepada siswa.
Peran pendidikan sebagai sarana pemberdayaan harus secara sadar menyiapkan peserta didik dalam kehidupan masyarakat, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat. Pemberdayaan hanya mempunyai makna jika proses pemberdayaan menjadi bagian dan fungsi dari kebudayaan.
Oleh karena itu, pendidikan harus menumbuhkan jiwa independensi, menggerakkan pernyataan diri dan para pendidik mengajar siswa untuk hidup dalam harmoni dengan menghargai adanya perbedaan.
Ke depannya, sistem pendidikan harus berubah dari instruksional menjadi motivasional berprestasi, berkreasi, dan berbudi pekerti.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Contoh 4
Assalamualaikum wr wb.
Yang terhormat, bapak kepala sekolah smp Suka Maju.
Yang terhormat, bapak ibu guru dan staff.
Yang tercinta teman-temanku semuanya.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kita dapat bertemu pada hari yang indah ini. Terima kasih saya ucapkan atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato yang berjudul "Indonesia Butuh Pendidikan Moral".
Teman temanku yang saya cintai,
Pendidikan moral merupakan hal dasar yang harus diajarkan kepada generasi sekarang ini. Bagaimana tidak, di media sosial atau televisi, kasus kekerasan seringkali kita jumpai bahkan terkadang tidak sedikit orang yang menyaksikan kekerasan tersebut secara langsung.
Sayangnya, pendidikan moral ini yang seharusnya dijadikan pendidikan utama dalam tingkat sekolah formal, justru sering diabaikan. Para guru hanya dituntut untuk membuat siswa mereka menjadi pandai. Para guru hanya terfokus pada setiap subjek yang akan mereka sampaikan. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat kasus-kasus yang terkadang terjadi di sekolah seolah tidak menjadikan koreksi bagi para guru.
Sekolah hanya menyediakan fasilitas melalui guru BP yang bertugas menegur sikap siswa. Sekolah mungkin menganggap bahwa fasilitas ini sudah cukup memenuhi kebutuhan siswa yang bermasalah. Namun, para guru lupa bahwa kasus-kasus siswa yang terjadi sebenarnya dapat ditanggulangi sehingga kasus tersebut tidak perlu terjadi. Karenanya, pendidikan moral harus dipatenkan menjadi salah satu pelajaran wajib disekolah.
Ketika siswa ditanya mana yang lebih penting antara moral dan pengetahuan, kebanyakan mereka akan menjawab pengetahuan. Namun, jika pertanyaan yang sama diajukan kepada para guru, mereka sering kali kesulitan menjawab. Meskipun menyadari bahwa keduanya sama pentingnya, di sekolah mereka cenderung hanya fokus mengajarkan pengetahuan saja. Hal ini menjadi bahan evaluasi pentingnya pendidikan moral dalam dunia pendidikan.
Bagi generasi muda, jangan lelah menggapai cita. Tetap berusaha, rajin belajar dan tidak pantang menyerah. Selalu hormati orang tua, guru, dan sayangi sesama teman. Satu hal yang pasti, hindari kekacauan, hilangkan tingkah laku buruk, kobarkan persatuan dan jaga nama baik Negara kita Indonesia.
Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, terimakasih.
wassalamualaikum wr wb.
Contoh 5
Assalamaualaikum wr.wb
Yang pertama marilah senantiasa kita selalu mengucap syukur kepada Allah SWT, karena atas berkat rahmat dan kesempatan yang diberikan kepada kitalah, kita sekarang mampu berkumpul pada hari yang berbahagia ini.
Seterusnya shalawat berangkaikan salam, senantiasa selalu kita curahkan kepada roh junjungan alam, yakni nabi besar Muhammad SAW. Semoga kita diberi syafaatnya di yaumul akhir nanti
Sebelum saya memulai pidato saya, terlebih dahulu saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari bapak, ibu dan teman-teman sekalian dalam acara rutinitas kita, yakni memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dalam kesempatan yang diberikan kali ini, saya akan berbicara mengenai sebuah topik, yaitu pentingnya untuk memiliki cita-cita sehingga dapat memberi motivasi dalam belajar.
Sebelum masuk lebih jauh tentang cita-cita, ada baiknya kita mengetahui Apa itu cita-cita? Pentingkah memiliki sebuah cita-cita?Cita-cita merupakan sebuah tujuan yang ingin dicapai, dan dengan itu kita akan berusaha untuk mencapainya. Bila kita tidak memiliki sebuah cita-cita, maka secara tidak langsung kita tidak memiliki suatu tujuan di dalam hidup ini. Kita tidak mengetahui apa yang akan dan seharusnya kita lakukan dalam hidup ini. Hidup tanpa cita-cita itu di ibaratkan seperti berjalan tanpa arah, kita tidak mengetahui apa sebenarnya tujuan kita berjalan, kemana kita akan berjalan.
Misalnya saja kita ingin menonton film di bioskop, maka jelas arah jalan kita ke mall atau tempat yang ada bioskopnya. Namun, jika kita tidak memiliki sebuah tujuan, maka ketika kita berada di mall, kita hanya akan pergi berkeliling mall, ke sana ke sini tanpa ada arah yang jelas.
Cita-cita merupakan hal yang sangat penting dalam hal apa pun, karena cita-cita tersebutlah yang akan mengarahkan ke mana kita akan melangkah selanjutnya. Tapi dengan adanya cita-cita, maka kita akan memiliki suatu target yang nantinya akan kita capai sehingga kita akan termotivasi untuk berusaha mencapai target tersebut.
Cita-cita memang benar benar akan memudahkan kita dalam melangkah ke depan. Namun jika kita tidak pernah melangkah, maka cita-cita itu akhirnya hanya akan menjadi sebuah cita-cita, tanpa menjadi kenyataan.
Oleh sebab itu, kita jangan hanya bercita-cita, tetapi kita juga harus melakukan tindakan-tindakan yang nyata. Misalnya tindakan yang bisa kita lakukan adalah dengan cara belajar. Karena dengan belajar, kita akan memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas sehingga akan terbuka lebih banyak lagi kesempatan bagi kita untuk mencapai cita-cita itu sendiri.
Bila kita memiliki sebuah cita-cita, maka kita semangat belajar yang kita miliki akan lebih tinggi, karena kita tahu bahwasanya kita belajar itu untuk mencapai cita-cita kita. Coba kita berfikir sejenak, bagaimana jika kita tidak memiliki cita-cita, maka tidak akan ada motivasi dari dalam diri kita untuk belajar lebih. Kita akan menganggap bahwasanya belajar itu adalah sebuah hal yang membosankan dan melelahkan. Kita tidak bisa mengerti apa sebenarnya fungsi dari kita belajar.
Cita-cita tersebut akan berfungsi sebagai dorongan bagi kita untuk terus belajar dan pastinya untuk berprestasi. Dengan kata lain jika kita memiliki cita cita, maka kita akan belajar dengan sebaik-baiknya dan tidak merasa terbebani sehingga melakukan aktivitas belajar tersebut menjadikan kita lebih berkembang dan maju.
Demikianlah pidato singkat saya pada kesempatan kali ini. Apabila dalam penyampaian tadi ada yang kurang berkenan, saya mohon dimaafkan.
Wassalamualaikum wr.wb
Baca juga: 4 Contoh Pidato Hari Guru yang Menginspirasi
(RK)
