Konten dari Pengguna

5 Contoh Puisi Hari Guru Nasional untuk Mengapresiasi Jasa Para Guru

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi Hari Guru. Foto: Kemdikbud
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi Hari Guru. Foto: Kemdikbud

Indonesia akan memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2022. Hari Guru Nasional sendiri ditetapkan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 25 November 1994, melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional.

Dihimpun dari laman Kemdikbud, Hari Guru Nasional tahun 2022 mengusung tema “Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar”. Guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pendidikan serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk masa depan bangsa.

Untuk memperingati momentum yang berharga ini, Anda dapat melakukan berbagai apresiasi kepada guru. Misalnya menyelenggarakan acara-acara menarik seperti lomba menyanyi, sampai pembacaan karya sastra puisi.

Puisi yang dibacakan dapat berisi rasa terima kasih dan penghormatan kepada guru yang telah berjasa dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Contoh Puisi Hari Guru

Ilustrasi contoh puisi Hari Guru. Foto: Kemdikbud

Berikut kumpulan contoh puisi Hari Guru yang dapat dibaca dalam peringatan Hari Guru Nasional 2022 nanti. Dikutip dari Teknik Penulisan Puisi, Teori, Aplikasi dan Pendekatan oleh Mukhlis, S.Pd., M.Pd dan sumber lainnya ini beberapa contohnya.

1. Puisi Guru karya Kahlil Gibran

Barang siapa mau menjadi guru

Biarlah dia memulai mengajar dirinya sendiri

Sebelum mengajar orang lain

Dan biarkan pula dia mengajar dengan teladan

Sebelum mengajar dengan kata-kata

Sebab, mereka yang mengajar dirinya sendiri

Dengan membenarkan perbuatan-perbuatan sendiri

Lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan

Daripada mereka yang hanya mengajar orang lain

Dan membenarkan perbuatan-perbuatan orang lain

2. Kepadamu Guru karya Muklis Puna

Cahaya jiwa membusur di bibir mu

Kau patri setiap dada yang kelabu

Sajian jiwa kau hamparkan di meja-meja kusam

Seiring matahari mengeja masa, melipat jarak

Kau tersembunyi di awan mega

Guru...!

Bagai lilin di gelapan

Menyulut api pikiran Membakar diri memberi pelita

Bagai pelangi di kaki bukit

Mengundang hujan mengguyur imaji

Setelah itu senja mengajak pulang

Dalam kepompong kusam

Berubah jadi kupu-kupu

Menebar serbuk pada taman sejagat

Kadang sayapmu rapuh ditabuh angin

Kau tetap menari mengecup pucuk-pucuk negeri

Guru...

Jerihmu dibidik di sidang komisi

Mulai menteri, pejabat, tukang becak

hingga kuli mengulitimu

Khilafmu diusut berlarut-larut

Pondasimu begitu rapuh

Paguyubanmu lesu

Kau meraba dalam gelap

Guru....

Begitu banyak jasa Kau tabalkan

Mungkin terlalu banyak tanda hormat

Pemangku negeri takut salah tabik

Akhirnya kau digelar pahlawan tanpa

Tanpa tanda jasa

Tanpa bintang jasa

Tanpa bintang kehormatan

Tanpa blangkon di dada

Tanpa jerih berlipat dan ganda

Guru

Kau menyebar di belantara negeri

Hari ini jutaan orang mengenangmu

Besok dan lusa kau dilupakan dalam semasa

Salahmu dirunut-runut

Tingkahmu disebut-sebut

Jasamu dianggap semu

Satu dua muridmu bertemu

Itupun dalam angan dan mimpimu

Guru...

Tetap tabah mengasah jiwa

Walau pesona ditelan alam

Selamat Hari Guru Nasional

Lhokseumawe, 25 November 2019

3. Guru Pahlawan Masa Kini karya Ibnudin

Wahai guruku tercinta

Engkau adalah pahlawan masa kini

Juangmu untuk mendidik bangsa

Sungguh tak kira tak ternilai

Bukan lagi soal besar atau kecil

Apa-apa yang kau beri Juga bukan seberapa luas dan sempit

Segala daya juangmu

Tapi samudra pengetahuanmu

Memberikan kami banyak pelajaran

Bak pahlawan yang menyelamatkan rakyatnya

Engkau guru adalah pahlawan masa kini

4. Guruku Pelitaku

Wahai guruku

Engkaulah cahaya pelitaku

Penerang hati dalam sanubariku

Kau ajari aku dengan kesabaranmu

Kau bimbing aku dengan kelembutanmu

Kau tak pernah lelah menuntunku

Kau ulurkan tangan ketika ku membutuhkanmu

Kau tak pernah mengeluh dengan kenakalanku

Kau tak pernah lelah di hadapanku

Ku selalu berdoa untukmu

Wahai pahlawan tanpa tanda jasa bagiku

Semoga Tuhan selalu menjagamu

5. Ibu Guruku

Kau sayangi aku dengan kelembutan akhlakmu

Kau hargai aku dengan senyumanmu

Kau dukung aku dengan semangatmu

Kau didik aku dengan rasa sayangmu

Kau ulurkan tangan ketika aku membutuhkanmu

Kau tenangkan aku dengan kesejukan hatimu

Terima kasih ibu guruku...

Jasamu selalu ku kenang dalam hidupku

(ANS)

FAQ

Kapan Hari Guru Nasional tahun 2022?

Indonesia akan memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November setiap tahunnya.

Apa yang dimaksud dengan puisi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Mengapa 22 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional?

Sebagai penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan tanggal 25 November selain sebagai HUT PGRI juga sebagai Hari Guru Nasional.