5 Jawaban Interview tentang Gaji untuk Fresh Graduate dan Profesional

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pertanyaan tentang gaji hampir selalu muncul dalam sesi interview atau wawancara kerja. Itu mengapa, penting bagi pelamar untuk menyiapkan jawaban interview tentang gaji supaya peluang lolos semakin tinggi.
Sebelum itu, pelamar perlu melakukan riset posisi yang dilamar terlebih dahulu. Dengan begitu, pelamar dapat mengetahui ekspektasi gaji yang bisa dinegosiasikan bersama perekrut.
Di samping itu, pelamar juga bisa menjawab pertanyaan dengan lebih percaya diri. Agar tidak salah menjawab, simak beberapa contoh jawaban interview tentang gaji lewat artikel berikut ini.
Jawaban Interview tentang Gaji
Sebelum melakukan interview kerja, persiapkan diri dengan baik. Anda dapat berlatih menjawab pertanyaan yang mungkin muncul selama interview, termasuk soal gaji. Berikut beberapa cara menjawab interview tentang gaji yang dikutip dari situs HBR dan US News:
1. Bertanya Balik
Anda dapat merespons pertanyaan seputar gaji dengan bertanya balik. Tanyakan anggaran yang ditetapkan perusahaan untuk posisi yang dilamar.
Cara ini dapat membantu Anda menyesuaikan ekspektasi gaji dengan bujet perusahaan. Berikut beberapa contoh jawabannya:
Contoh 1
Sebenarnya, saat ini, saya belum sepenuhnya memahami cakupan peran ini secara mendetail, sehingga agak sulit bagi saya untuk menentukan kisaran gaji yang tepat. Namun, saya tertarik untuk mengetahui rentang gaji yang telah dianggarkan perusahaan untuk posisi ini.
Contoh 2
Saya dengan senang hati akan membagikan ekspektasi gaji saya seiring berjalannya proses ini. Namun terlebih dahulu, saya ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kisaran gaji yang telah ditetapkan perusahaan untuk posisi ini.
Contoh 3
Apakah Anda bersedia membagikan kisaran anggaran yang telah ditetapkan untuk peran ini? Dengan begitu, saya bisa memastikan apakah anggaran tersebut sesuai dengan ekspektasi saya.
Setelah menanyakan kisaran gaji, perekrut biasanya akan mencocokan tawaran dengan pelamar. Di tahap ini, Anda bisa meresponnya dengan menjawab:
Terima kasih, itu informasi yang sangat berguna. Jika saya diberi kesempatan untuk bergabung, apakah ada ruang untuk bernegosiasi terkait gaji dan tunjangan?
2. Menolak untuk Menjawab
Pelamar juga bisa menunda pembahasan gaji jika dirasa waktunya belum tepat, misalnya saat masih di tahap interview awal atau ketika posisi dan tanggung jawab belum sepenuhnya jelas. Namun, pastikan Anda menyampaikannya dengan bahasa yang sopan dan profesional. Berikut contoh jawabannya:
Contoh 1
Saat ini, saya masih berusaha memahami sepenuhnya tanggung jawab dan ruang lingkup peran ini. Saya ingin fokus pada bagaimana keterampilan dan pengalaman saya bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Contoh 2
Terima kasih banyak atas pertanyaannya. Sebelum saya memberikan kisaran gaji, saya ingin memahami lebih dalam tentang peran ini dan tanggung jawab utamanya. Bisakah Anda berbagi lebih banyak detail mengenai harapan perusahaan untuk posisi ini?
Contoh 3
Bagi saya, menemukan peran yang tepat dan kesempatan untuk berkembang lebih penting daripada sekadar angka gaji. Sebelum membahas kompensasi, saya ingin memahami lebih dalam tentang budaya perusahaan, tanggung jawab posisi ini, dan paket tunjangan yang ditawarkan.
3. Menjawab Ekspektasi Gaji dalam Bentuk Kisaran
Jika sudah memiliki informasi yang cukup tentang posisi ini, Anda bisa menjawab pertanyaan seputar gaji dengan memberikan kisaran angka. Namun, pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu supaya angka yang disebut realistis dan sesuai standar industri. Berikut beberapa contoh jawabannya:
Contoh 1
Saya mencari gaji yang kompetitif, yang sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman saya. Berdasarkan riset yang saya lakukan dan pemahaman saya tentang persyaratan peran ini, saya mengharapkan gaji dalam kisaran Rp 5-6 juta.
Tentu saja, saya terbuka untuk mendiskusikan rincian keseluruhan paket kompensasi, karena gaji hanyalah salah satu faktor. Saya juga sangat bersemangat untuk mempelajari lebih lanjut tentang peluang untuk berkembang dan maju di perusahaan ini.
Contoh 2
Berdasarkan latar belakang saya di bidang ini dan tingginya permintaan akan keahlian ini dalam industri, saya percaya kisaran gaji antara Rp 5 sampai 6 juta. Kisaran ini mencerminkan nilai yang dapat saya berikan kepada tim Anda.
4. Memastikan Total Kompensasi dari Perusahaan
Gaji pokok hanyalah salah satu komponen dari keseluruhan kompensasi yang diberikan perusahaan. Itu mengapa, Anda bisa meminta perekrut untuk diskusi lebih lanjut tentang seluruh kompensasi yang diberikan, termasuk bonus, asuransi kesehatan, rencana pensiun, dan tunjangan lainnya. Berikut cara menyampaikannya:
Contoh 1
Sebelum saya memberikan kisaran gaji, apakah Anda berkenan menjelaskan lebih lanjut tentang total kompensasi yang ditawarkan, termasuk tunjangan, bonus, dan manfaat lainnya?
Contoh 2
Meskipun saya sudah mempertimbangkan kisaran gaji, saya juga tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang tunjangan tambahan dan peluang pengembangan karier yang mungkin tersedia untuk peran ini.
5. Memberi Perbandingan
Jika Anda sedang menjalani beberapa proses interview, Anda bisa menggunakan tawaran dari perusahaan lain sebagai bahan pertimbangan untuk memperkuat posisi negosiasi Anda.
Selain itu, Anda juga bisa menyebutkan kisaran gaji yang diterima dari perusahaan sebelumnya sebagai referensi. Berikut cara menjawabnya:
Contoh 1
Terima kasih atas tawarannya! Namun, seperti yang mungkin Anda ketahui, saya saat ini memiliki tawaran lain dengan gaji sebesar Rp 5 juta. Sehingga ekspektasi gaji yang saya berikan di kisaran angka Rp 5 sampai 6 juta.
Contoh 2
Terima kasih atas tawaran yang diberikan! Sebagai perbandingan, di posisi saya sebelumnya, saya menerima gaji sebesar Rp 5 juta. Berdasarkan pengalaman dan keterampilan yang saya bawa, saya berharap ada sedikit penyesuaian pada tawaran ini untuk mencocokkan ekspektasi gaji saya. Sehingga, ekspektasi gaji saya berada di angka Rp 5 sampai 6 juta.
Baca Juga: Contoh Pertanyaan dan Jawaban Interview Kerja Bahasa Inggris yang Sering Muncul
Tip Menjawab Interview tentang Gaji
Meski pertanyaan tentang ekspektasi gaji sering muncul dalam interview, masih banyak pelamar yang kesulitan untuk menjawabnya. Apabila ekspektasi gaji yang diajukan terlalu tinggi, pelamar khawatir tawarannya tidak sesuai dengan anggaran perusahaan.
Sebaliknya, jika ekspektasi terlalu rendah, pelamar khawatir tawaran yang diajukan justru akan menurunkan nilai dirinya. Dikutip dari situs The Balance, berikut beberapa tips untuk menjawab pertanyaan seputar gaji yang bisa Anda ikuti.
1. Jawab dengan Kisaran
Alih-alih menyebutkan angka gaji yang spesifik, pelamar bisa memberikan jawaban dalam bentuk kisaran. Ini menunjukkan pelamar cukup fleksibel terkait gaji, namun tetap memiliki gambaran yang jelas mengenai ekspektasinya.
2. Riset Pasar
Untuk menentukan kisaran gaji yang tepat, pelamar perlu melakukan riset pasar. Cobalah untuk memeriksa kisaran gaji posisi yang dilamar.
Tentu, Anda bisa menyesuaikannya dengan industri, lokasi kerja, dan pengalaman yang relevan. Dengan begitu, Anda bisa menentukan kisaran yang realistis dan sesuai standar pasar.
3. Pertimbangkan Gaji Anda Sebelumnya
Selain riset pasar, Anda juga bisa mempertimbangkan gaji yang diterima di perusahaan sebelumnya. Anda bisa mengajukan ekspektasi gaji yang lebih tinggi, terutama jika keterampilan saat melamar sudah meningkat dan tanggung jawab yang akan diemban jauh lebih besar.
4. Soroti Keahlian Anda
Saat menjawab pertanyaan tentang gaji, Anda bisa menekankan pengalaman dan keahlian yang dimiliki. Lalu, Anda juga bisa menjelaskan pencapaian di perusahaan sebelumnya untuk mendapatkan nilai tambah bagi perusahaan.
Dengan cara ini, Anda memberikan alasan kuat mengapa gaji yang Anda ajukan sebanding dengan nilai yang dapat Anda bawa ke tim. Cara ini dapat membantu meyakinkan perekrut untuk mempertimbangkan tawaran gaji Anda.
5. Berlatih Negosiasi
Jangan ragu untuk meminta gaji yang lebih tinggi jika tawaran yang diberikan oleh perekrut terasa terlalu rendah. Itu mengapa, sangat disarankan bagi setiap pelamar untuk berlatih bernegosiasi dengan baik sebelum interview.
(NSF)
