5 Kata Halo dalam Berbagai Bahasa dan Budaya Mengucapkannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Halo merupakan kata sapaan yang paling umum diucapkan oleh seluruh masyarakat di dunia saat bertemu satu sama lain. Ketika travelling, halo menjadi sapaan yang paling diandalkan untuk memulai percakapan dengan orang lain.
Selain itu, setiap negara juga memiliki cara atau budayanya masing-masing dalam mengucapkan kata halo. Budaya tersebut dapat ditunjukkan melalui intonasi, gerakan tangan, atau gestur tubuh tertentu.
Oleh sebab itu, kata halo dalam berbagai bahasa serta budaya mengucapkannya penting dipelajari. Tujuannya agar tidak ada kesalahpahaman antara si pembicara dan penduduk asli negara bersangkutan.
Supaya tidak keliru, berikut beberapa kata halo dalam berbagai bahasa beserta cara mengucapkannya yang dapat dipelajari.
Kata Halo dalam Berbagai Bahasa
1. Thailand
Dalam bahasa Thailand, halo diucapkan dengan sawatdee khrap/kha. Sawatdee khrap diucapkan kepada laki-laki, sedangkan sawatdee kha untuk perempuan.
Kedua kata tersebut dapat digunakan dalam situasi formal maupun informal. Jika diucapkan pada situasi formal, biasanya orang Thailand mengucapkan kata tersebut sambil menangkupkan kedua telapak tangan sebagai bentuk hormat.
2. Korea
Berbeda dengan bahasa Thailand, halo dalam bahasa Korea diucapkan sesuai situasi dan lawan bicara. Menurut laman 90 Day Korean, cara formal untuk mengucapkan kata halo adalah 안녕하십니까 (annyeong hasimnikka). Ucapan ini biasa dipakai saat menyampaikan pidato, berita, atau pengumuman serta disertai dengan gestur membungkukkan badan.
Adapun ucapan halo yang standar digunakan, yaitu 안녕하세요 (annyeonghaseyo). Ucapan ini dapat diucapkan dalam percakapan formal maupun informal. Namun, pada percakapan informal biasanya kata ini diucapkan dengan lebih singkat, yaitu 안녕 (annyeong).
3. Jepang
Halo dalam bahasa Jepang adalah こんにちは (konnichiwa). Secara harfiah, konnichiwa sejatinya memiliki arti selamat siang. Namun, ungkapan ini banyak dipakai untuk mengatakan halo kepada orang lain, baik dalam percakapan formal maupun non formal.
Sama seperti di Korea, sebagai penghormatan untuk lawan bicara yang lebih tua atau memiliki jabatan lebih tinggi, konnichiwa juga diikuti dengan gestur membungkukkan badan. Semakin rendah badan dibungkukkan, artinya lawan bicara yang dihadapi lebih dihormati.
4. Arab
Jika ingin mengucapkan halo dalam bahasa Arab, Anda dapat menggunakan kata مرحبا (marhaba). Ini merupakan jenis sapaan paling umum dan sederhana yang digunakan di Arab. Untuk menunjukkan rasa hormat, kata ini diucapkan dengan intonasi yang lembut.
5. Italia
Halo dalam bahasa Italia diucapkan dengan Ciao. Kata ini bisa diucapkan saat baru bertemu maupun berpisah dengan seseorang. Mengutip laman Fluent in 3 Months, ciao berasal dari bahasa Latin schiavo yang artinya “pelayanmu yang rendah hati”.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Ciao itu bahasa apa?

Ciao itu bahasa apa?
Halo dalam bahasa Italia diucapkan dengan Ciao.
Apa arti annyeong?

Apa arti annyeong?
Annyeong merupakan bentuk informal dari annyeonghaseyo yang artinya halo.
Annyeong merupakan bentuk informal dari annyeonghaseyo yang artinya halo.

Annyeong merupakan bentuk informal dari annyeonghaseyo yang artinya halo.
Halo dalam bahasa Jepang adalah こんにちは (konnichiwa).
