kumparan
search-gray
Food & Travel26 Maret 2020 11:17

5 Manfaat Buah Bacang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Konten kiriman user
5 Manfaat Buah Bacang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui (30669)
Buah bacang. Foto: Wikipedia/W.A. Djatmiko
Alam Indonesia kaya akan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan, salah satunya adalah buah bacang. Buah tropis yang tersebar di banyak wilayah Nusantara ini telah digunakan oleh berbagai masyarakat sejak dulu untuk menghalau berbagai penyakit.
ADVERTISEMENT
Namun, buah yang punya nama lain pakel ini kalah pamor dengan kerabatnya, mangga. Padahal bacang memilki banyak khasiat. Berikut manfaat buah bacang bagi kesehatan:

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kandungan beta-karoten yang besar membantu memperkuat sistem imun. Buah bacang juga mengandung Vitamin A yang berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas.

Memaksimalkan Fungsi Otak

Buah bacang mengandung vitamin B6 untuk menjaga dan meningkatkan fungsi otak. Vitamin ini berkontribusi dalam menentukan suasana hati dan pola tidur.
Selain itu, kandungan asam glutamin di dalamnya meningkatkan konsentrasi dan kekuatan memori. Tidak hanya itu, makan buah bacang secara rutin juga dipercaya mampu mencegah penyakit keras seperti Alzheimer dan tumor otak.
5 Manfaat Buah Bacang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui (30670)
Buah bacang. Foto: Wikipedia

Baik untuk Kesehatan Mata

Buah bacang termasuk sumber vitamin A. Setiap 100 gram buah bacang, terdapat sekitar 1218 IU di dalamnya, jumlah yang cukup ideal untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin A. Dengan mengonsumsi buah bacang secara rutin berpotensi membuat mata selalu dalam kondisi sehat.
ADVERTISEMENT

Membantu Menyembuhkan Anemia

Zat besi yang terkandung dalam buah ini sangat bermanfaat bagi orang yang menderita anemia. Pasalnya, mengonsumsi bacang secara cukup dapat meningkatkan jumlah darah di dalam tubuh. Oleh sebab itu, buah ini juga baik untuk ibu hamil yang sangat membutuhkan zat besi.

Mengurangi Risiko Kanker

Buah bacang memiliki serat yang disebut pektin. Pektin mengurangi kemampuan protein galektin yang ada dalam sel kanker. Oleh sebab itu, risiko kanker dapat dikurangi. Selain itu, senyawa lupeol dikatakan juga dapat menekan sel-sel kanker prostat.
(ERA)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white