5 Manfaat Puasa Ayyamul Bidh bagi Kesehatan Tubuh

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang diamalkan pada pertengahan bulan kalender Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Pada Juni 2021, puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada 24, 25, dan 26.
Rasulullah SAW bersabda: "Jika kau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 pada bulan Hijriyah." (HR Tirmidzi)
Puasa Ayyamul Bidh memiliki pahala yang besar jika diamalkan. Dikatakan, pahala puasa Ayyamul Bidh setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Rasulullah SAW bersabda: "Puasa pada tiga hari setiap bulan adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR Bukhari).
Selain pahala, dengan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, umat Muslim juga bisa mendapat manfaat dari segi kesehatan jika rutin diamalkan. Apa saja manfaat tersebut? Simak penjelasan berikut.
Manfaat Puasa Ayyamul Bidh
Mengutip buku Kedahsyatan Puasa oleh Maksum dan Panduan Praktis Menjalankan Puasa Sunah oleh Aidah, berikut manfaat puasa Ayyamul Bidh bagi kesehatan:
1. Menormalkan Tensi Darah
Di setiap tengah bulan, tensi atau tekanan darah manusia mengalami peningkatan. Tensi darah yang tinggi dapat berpengaruh buruk terhadap psikis seseorang, khususnya jika tidak bisa mengendalikan emosi. Dengan menjalankan puasa Ayyamul Bidh, tensi darah menjadi normal dan psikis akan lebih stabil. Psikis yang stabil akan menjadikan diri seseorang menjadi lebih sabar dan tenang.
2. Detoksifikasi Tubuh
Detoksifikasi adalah pengeluaran racun dari dalam tubuh. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat karena beristirahat dari segala macam makanan dan minuman yang mungkin saja tidak sehat. Racun-racun tubuh akan keluar dari tubuh melalui keringat, urin, atau saat buang air besar.
3. Membantu Menyembuhkan Penyakit
Beberapa pakar kesehatan menyarankan orang yang mengalami penyakit tertentu untuk berpuasa, misalnya orang yang terkena penyakit diabetes dan obesitas. Itu karena dengan berpuasa Ayyamul Bidh akan membatasi makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.
4. Membakar Lemak
Dengan berpuasa, lemak pada tubuh dapat berkurang karena terbakar saat tubuh mengeluarkan energi. Ketika berpuasa, tubuh akan memakai lemak atau kalori sebagai bahan energi, karena tidak ada makanan atau minuman yang dikonsumsi selama berpuasa. Artinya, berpuasa Ayyamul Bidh juga dapat membakar lemak jahat yang merupakan sumber berbagai macam penyakit.
5. Menyehatkan Saluran Pencernaan
Saat berpuasa, tubuh tidak makan dan juga minum dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Dengan begitu, saluran pencernaan dapat beristirahat sejenak dengan aktivitas berat.
(AFM)
