Konten dari Pengguna

5 Penyebab Bulu Kucing Rontok dan Cara Mengatasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing. Foto: pixabay

Memelihara kucing bagi sebagian orang adalah hal yang menyenangkan. Biasanya, mereka memilih kucing jenis tertentu untuk dijadikan peliharaan seperti ras Persian, Anggora, Short Hair, dan lain-lain.

Pada jenis kucing tersebut, daya tariknya terletak pada bulu-bulu yang panjang dan lebat. Bulu tersebut biasanya mengalami kerontokan secara alami, di mana bulu yang tua akan digantikan dengan bulu yang lebih muda.

Anda tidak perlu khawatir selama kerontokan masih dalam batas wajar. Kerontokan yang normal tidak disertai dengan perubahan warna kulit, munculnya benjolan, sisik, ataupun kerak di tubuh kucing.

Jika terjadi gejala tersebut, maka Anda harus lebih waspada. Bisa jadi, kondisi tersebut berkaitan erat dengan gangguan kesehatan. Untuk mengetahui penyebab bulu kucing rontok, simaklah penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Penyebab Bulu Kucing Rontok

Penyebab bulu kucing rontok sangat beragam. Dirangkum dari buku Hidup Sehat Bersama Kucing Kesayangan karya Nurheti Yuliati (2010) dan sumber lain, berikut penjelasannya:

Ilustrasi kucing. Foto: pixabay

1. Peradangan kulit karena alergi

Peradangan kulit karena alergi dan iritasi merupakan penyebab kerontokan bulu yang paling sering dialami kucing. Alergi bisa disebabkan oleh antibiotik topikal kontak dengan nikel, wool, plastik, karpet, dan lain-lain. Di samping itu, peradangan juga bisa disebabkan oleh sejumlah racun Dermatitis karena alergi.

2. Cheyetiela

Cheyetiela merupakan tungau yang biasa menyerang kelinci. Tungau jenis ini juga dapat mengakibatkan peradangan kulit pada kucing. Gejalanya ditandai dengan gatal-gatal yang memicu sisik pada kulit.

Dalam kondisi terparah, Cheyetiela dapat menyebabkan kerontokan dan kebotakan pada bulu kucing. Peradangan ini biasa diobati dengan pyretrin. Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan untuk memastikan kondisinya.

3. Facial/preauricular alopecia

Preauricular alopecia merupakan kerontokan bulu yang normal terjadi di sekitar mata (antara mata dan telinga). Kerontokan rambut ini sering terjadi pada kucing yang berusia 14-20 minggu. Di samping itu, kucing berambut pendek dan berkulit hitam juga rentan terkena Preauricular alopecia.

4. Flea alergi dermatitis

Ini merupakan gangguan akibat kucing alergi terhadap gigitan kutu tertentu. Kucing yang menderita penyakit ini umumnya ditandai dengan kemerahan pada kulit yang disertai adanya benjolan-benjolan (papula), kerontokan bulu, kulit berkerak, dan bersisik.

Ilustrasi kucing. Foto: pixabay

Untuk menyembuhkannya, Anda harus memberantas kutu yang bersarang di kandang dan lingkungan rumah. Setelah itu, konsultasikan dengan dokter hewan supaya mendapatkan obat dan perawatan yang lengkap.

5. Alergi Makanan

Gangguan ini disebabkan oleh altergi yang dialami kucing terhadap bahan makanan tertentu. Gejalanya ditandai dengan menggaruk-garuk kaki, gatal-gatal, dan kemerahan pada kulit.

Mengutip buku 242 Tips Merawat Binatang Kesayangan susunan Tim Penulis PS, ikan asin bisa menjadi salah satu pemicunya. Untuk mengatasi gangguan ini, Anda harus menghindari makanan-makanan yang berpotensi mendatangkan alergi, lebih selektif memilih jenis camilan, vitamin, dan lainnya.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apakah bulu kucing yang rontok itu normal?
chevron-down

Bulu kucing yang rontok masih normal selama tidak disertai dengan perubahan warna kulit, munculnya benjolan, sisik, ataupun kerak di tubuh kucing.

Apakah makanan bisa menyebabkan bulu kucing rontok?
chevron-down

Alergi terhadap bahan makanan tertentu bisa menyebabkan kerontokan pada bulu kucing.

Bagaimana cara memperbaiki rambut kucing yang rontok?
chevron-down

Hindari pemicunya dan dapatkan perawatan dari dokter hewan.