Konten dari Pengguna

5 Penyebab Doa Tidak Terkabul yang Bisa Dijadikan sebagai Bahan Renungan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai penyebab doa tidak terkabul. Hal ini perlu dipahami oleh uamt Islam untuk menghindari hal tersebut. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ada berbagai penyebab doa tidak terkabul. Hal ini perlu dipahami oleh uamt Islam untuk menghindari hal tersebut. Foto: Pexels.com

Penyebab doa tidak terkabul merupakan salah satu pertanyaan yang sering dipikirkan umat Islam. Dalam kehidupan sehari-hari, ada sebagian orang yang kecewa karena merasa doanya tak kunjung dikabulkan.

Dalam ajaran Islam, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan doa tidak diterima oleh Allah SWT. Untuk mengetahui penyebab-penyebabnya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penyebab Doa Tidak Terkabul

Dalam ajaran Islam, memang terdapat beberapa kondisi yang dapat menyebabkan doa tidak diterima. Foto: Pexels.com

Dikutip dari buku Agar Keinginan Cepat Terkabul oleh Imam al-Ghazali dan beberapa sumber lainnya, berikut berbagai penyebab doa tidak terkabul:

1. Mengonsumsi atau Menggunakan Barang Haram

Ketika seseorang mengonsumsi atau menggunakan barang yang diharamkan dalam ajaran Islam, seperti alkohol, narkoba, atau hasil dari praktik yang tidak sesuai syariat, maka doanya mungkin tidak akan dikabulkan. Pasalnya, perbuatan tersebut bertentangan dengan ajaran agama dan menyebabkan seseorang dijauhi dari keberkahan.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga pernah menjelaskan bahwa Allah SWT akan menolak doa dari orang-orang yang mengonsumsi barang haram:

Rasullullah SAW pernah menceritakan bahwa seorang lelaki yang sedang melakukan perjalanan panjang, berambut kusut dan berdebu, mengangkat kedua tangannya ke langit seraya berdoa, "Ya Allah, ya Allah!" Sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaian yang dikenakannya haram, dan ia diberi makan dengan yang haram. Bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?" (HR. Muslim)

2. Menzalimi Orang Lain

Menzalimi orang lain merupakan perbuatan yang sangat tidak disukai oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Allah SWT sangat membenci kezaliman.

"Adapun kezaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Allah adalah kezaliman antara sesama hamba, sehingga beberapa dari mereka melakukan kezaliman terhadap yang lain." (HR. Ath-Thayalisi)

Baca Juga: 7 Dosa yang Tidak Diampuni Allah Meski Bertaubat, Wajib Diketahui Umat Muslim

3. Memiliki Hati yang Lalai

Salah satu penyebab doa tidak terkabul adalah hati yang lalai. Foto: Pexels.com

Dikutip dari buku Risalah Doa & Zikir Keluarga oleh Muhammad Auli, Nabi Muhammad SAW dalam salah satu riwayat menyebutkan bahwa:

"Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai." (HR. Tirmidzi)

Dari hadits di atas, dapat diketahui bahwa Allah SWT tidak akan mengabulkan doa orang-orang yang hatinya lalai. Hati yang lalai adalah ketika seseorang melupakan Allah dalam urusan kehidupan akhirat dengan meninggalkan kewajiban yang diperintahkan dan melakukan larangan-Nya.

4. Memutus Silaturahim

Salah satu ajaran penting dalam Islam adalah menjaga hubungan silaturahim atau hubungan baik dengan sesama Muslim. Perbuatan memutus silaturahim dapat menyebabkan doa seseorang tidak terkabul.

Allah SWT dalam firman-Nya menekankan betapa pentingnya menjalin silaturahim:

"Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari satu jiwa, dan dari padanya Dia menciptakan pasangannya; dan dari keduanya Allah memperkembangkan banyak laki-laki dan perempuan.

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sungguh, Allah Maha Pengawas terhadap kamu." (An-Nisa: 1)

5. Membenci Umat Islam yang Lain

Dalam buku Bebas Penyakit dengan Ruqyah oleh Said Abdul Azhim disebutkan bahwa membenci atau menghasut permusuhan terhadap sesama umat Islam juga dapat menghambat terkabulnya doa seseorang.

Islam mengajarkan kasih sayang, kedamaian, dan persatuan di antara sesama umat. Membenci atau bermusuhan menjadi hal yang dilarang sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits.

"Tidak boleh saling benci, tidak boleh saling dengki, tidak boleh membelakangi satu sama lain, dan hendaklah kalian menjadi hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang Muslim untuk meninggalkan saudaranya lebih dari tiga malam." (HR. Muslim)

(SAI)