Konten dari Pengguna

5 Puisi Hari Pendidikan Nasional 2026 dengan Pesan Mendalam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi hari pendidikan nasional. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi hari pendidikan nasional. Foto: Pexels

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei menjadi momen untuk mengingatkan kembali pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Peringatan ini juga termasuk bentuk penghormatan pada Ki Hadjar Dewantara atas jasa besar sebagai pelopor pendidikan nasional.

Pada momen spesial ini, biasanya masyarakat menyebarkan atau menyampaikan pesan-pesan pendidikan dengan cara unik. Salah satunya lewat pembuatan puisi. Melalui rangkaian kata yang indah, puisi mampu menyampaikan pesan pendidikan dengan cara lebih menyentuh.

Bagi yang butuh inspirasi untuk pembuatan puisi Hari Pendidikan Nasional 2026, yuk simak referensinya di bawah ini!

Puisi Hari Pendidikan Nasional 2026

Ilustrasi puisi hari pendidikan nasional. Foto: Unspplash

Berikut ini beberapa puisi yang dapat membuat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi lebih bermakna:

Puisi 1: Pendidikan Nasional

Puisi berikut ditulis oleh Wati Suparyatun dalam buku berjudul Jejak Karyaku: Antologi Puisi.

Pendidikan Nasional

Gelorakan selalu

Semangat menimba ilmu

Memperluas horizon pikir pandang

Untuk kebahagiaan masa depan

Jangan sampai kiranya

Atom-atom waktu melenggang sia

Hidup dalam keasyikan berlupa

Hura-hura berteler ria

Masa muda penuh potensi

Kembangkan bakat dan talenta

Hari-hari penuh daya cipta

Malam-malam penuh perenungan mendalam

Etos studi dan kerja

Jadikan gemuruh gelombang samudra

Nyalakan gairah mengejar cita

Bagaikan dian nan tak kunjung padam

Puisi 2: Pendidikan Bukan Pengajaran

Puisi ini merupakan karya Ritawati Parhusip yang dimuat dalam buku Antologi Puisi: Doa dan Asa dari Tapal Batas untuk Indonesia Maju.

Pendidikan Bukan Pengajaran

Yang ada "Hari Pendidikan" bukan pengajaran.

Itulah arti penting pendidikan.

Dirayakan dan dimeriahkan oleh orang peserta didik

Didampingi oleh pendidik.

Hari Pendidikan bukan hari pengajaran

Pendidikan diusahakan.

Pendidikan diwariskan.

Pendidikan diteruskan.

Pendidikan dimuliakan.

Pendidikan disuarakan.

Pendidikan digelorakan.

Pendidikan harus dikedepankan.

Bukannya pengajaran.

Semangat pendidikan harus disebarkan.

Semangat pendidikan harus ditebarkan.

Semangat pendidikan harus diabadikan.

Semangat pendidikan harus ditegakkan.

Semangat pendidikan harus dibudayakan.

Semangat pendidikan harus diselaraskan.

Semua berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Fokuslah pada pendidikan.

Berpusatlah pada pendidikan.

Di sana bernaung moral, tersimpan budaya

Terselamatkan bangsa, tertebus kebodohan pun kemiskinan.

Selamat hari Pendidikan.

Puisi 3: Pena

Karya Ade Lanuari Abdan Syakuro ini tercantum dalam buku Puisi Pendidikan. Kumpulan Puisi Pendidikan dan Sekolah, Penuh Makna & Pesan Moral

Pena

Pena...

Kuikat ilmu dengannya

Kutulis kisah sejarah bersamanya

Pena...

Kugapai cita-cita dengannya

Tak lupa teriring doa dan usaha

Sebagai wujud penghambaanku pada sang pencipta

Pena...

Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga

Agar manusia tak terjebak pada dunia yang fana

Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya

Pena...

Simbol peradaban dari zaman purba ke zaman aksara

Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya

Pena...

Dengannya, hidup manusia menjadi mulia

Lantaran mencari ilmu untuk kesejahteraan dunia

Puisi 4: Lelang Pendidikan

Puisi berikut ditulis oleh Ahmad Latiful Ansori dalam buku Puisi Pendidikan.

Lelang Pendidikan

Pendidikan...

Kata yang didengungkan oleh banyak kalangan

Katanya

Pendidikan itu tak memandang latar belakang

Namun, apalah daya

Itu 'cuma' slogan

Entah jaman yang telah berevolusi

Atau sedari dulu tetap begini

Pendidikan adalah hak setiap warga

Namun, mana buktinya

Kami beli, kami juga yang menjual

Itu kata yang sering terlontar, dari orang yang katanya berpendidikan

Kami beli mahal, maka kami juga mendapatkan yang mahal

Pantas saja jika negara ini tak mencapai kejayaan

Kelakuan orang-orang berpendidikan tak lagi bisa diharapkan

Pendidikan investasi masa depan

Namun, bukan berarti pendidikan sebagai alasan untuk meraup pajak besar-besaran

Bukan pula sebagai alasan untuk meletakkan kaki di atas hidung anak jalanan

Mau sampai kapan, pendidikan akan terus dilelang

Hingga rakyat kecil musnah dengan perlahan?

Atau hingga jas mengkilat tak lagi muat dikenakan?

Tak hanya tuan yang membutuhkan

Tapi, kami juga tak meminta

Karena kami tak sanggup jika harus bermain lelang

Dengan apa yang seharusnya kami dapatkan

Puisi 5: Pendidikan

Puisi yang ditulis oleh Monica Retno Wulandhary ini dimuat dalam buku Pijar: Antologi Puisi Pendidikan.

Pendidikan

Di era modern ini

Begitu pentingnya bagaimana pendidikan kita

Perkembangan teknologi yang kian maju

Yang memudahkan kita melakukan banyak hal

Semua itu tidak lepas dari peran pendidikan

Yang membantu kita menciptakan teknologi tersebut

Terima kasih Ki Hajar Dewantara

Pahlawan penuh jasa

Memajukan Indonesia

Dengan pendidikan senjatanya

Untuk para pengajar pendidikan

Yang juga berjuang memajukan pendidikan Indonesia

Terima kasih atas jasa-jasamu.

Baca Juga: 3 Amanat Pembina Upacara Hardiknas 2026 Penuh Pesan Pendidikan

(SA)