5 Puisi Kartini untuk Anak SD yang Menginspirasi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Ā·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April sebagai bentuk penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini yang telah memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. Bagi anak-anak sekolah dasar, Hari Kartini dapat disemarakkan melalui kegiatan membaca dan menulis puisi.
Sebagaimana dijelaskan dalam buku Seni Menulis Opini oleh Okky Madasari (2021), Hari Kartini idealnya dimaknai dengan menggali dan memahami gagasan-gagasan Kartini secara mendalam.
Dalam hal ini, puisi menjadi salah satu media yang dapat menghubungkan anak-anak dengan semangat perjuangan Kartini. Berikut beberapa contoh puisi Kartini untuk anak SD yang dapat dijadikan inspirasi.
Puisi Kartini untuk Anak SD
Menurut buku Panduan Belajar dan Evaluasi Bahasa Indonesia oleh Agustinus Indradi dan Y. Adi Prasetya (2009), puisi merupakan bentuk tulisan yang mencerminkan isi hati dan pikiran penulis dengan bahasa yang indah. Kata-kata yang digunakan dalam puisi bisa bersifat lugas maupun kiasan.
Lewat puisi, anak-anak punya ruang untuk mengekspresikan rasa hormat terhadap Kartini dengan cara yang lebih kreatif. Berikut ini adalah beberapa contoh puisi Kartini untuk anak SD yang dimuat dalam buku Puisi untuk Ibu Kartini oleh Clarisa, dkk (2018):
1. Kartini Pengejar Mimpi
Oleh: Afif Maulana
Kartini-kartini pengejar mimpi
Menyusuri bukit penuh duri
Memikul mimpi yang terangkai suci
Semangatnya membelah langit dan bumi
Menggoreskan pena di dalam hati
Kartini-kartini pengejar mimpi
Terbangkan nama ibu pertiwi
Melangkah kaki di atas lautan api
Tak gentar walau musuh menghalangi
Melangkah kaki dalam kesunyian diri
Kartini yang senantiasa mengejar mimpi
Takkan lupa akan janji suci nan abadi
Senantiasa menari sepanjang khatulistiwa
Senantiasa mengukir seluas samudera
Senantiasa bersimpuh dalam doa
Kartini-kartini pengejar mimpi
Ciptakan sejarah sepanjang masa
Tiupkan seruling syahdu irama
Sinarkan lentera terangi cakrawala
Berjuang dalam sepenuh nyawa
Kartini-kartini pengejar mimpi
Engkaulah wajah-wajah ibu pertiwi
2. Kasih Lembut Ibu Pertiwi
Oleh: Aliffia Wiraninda
Kartiniā¦
Siapa yang tak mengenalmu, wahai Kartini
Wanita yang tangguh, wanita yang tak pernah merasa takut
Untuk melawan kejinya dunia ini
Lembut kasihmu
Ramah tutur katamu
Membuat dunia ini menangis bersimbah darah atas kepergianmu
Kau adalah wanita terhebat bagiku
Kau adalah ibu dari milyaran wanita di dunia ini
kau mampu mempertaruhkan nyawamu demi negri ini
Demi wanita Indonesia
Juga demi bangsa Indonesia
Terima kasih Kartini
3. R.A. Kartini
Oleh: Anggraini Zusana
Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya
Dialah Putri Srikandi pahlawan bangsa
Lagu-lagunya dinyanyikan
Bermaknakan sebuah perjuangan
Tetapi berpahitkan sebuah kenyataan
Perjuangannya sebatas nyanyian belaka
Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka
Dialah Putri Srikandi pejuang bangsa
Lagu-lagunya dinyanyikan
Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia
Dialah Putri Srikandi Indonesia
Lagu-lagunya dinyanyikan
Cita-citanya menjadi sebuah kenyataan
Kenyataan yang semua dapat rasakan
Jangan buat cita-citanya sebatas nyanyian belaka
4. Kartini
Oleh: Annisa Salsa Billa
Tanpa getir tak tersingkir
Tanpa lelah tak mau kalah
Tak putus asa memberi jasa
Tak habis jiwa tak habis raga
Penjajah harus musnah
Indonesia harus merdeka
Kita bukan budak
Yang mati dimakan gagak
Di sela wanita aku ada
Berjuang dengan semangat membara
Bagai api membakar daun
Menghanguskan setiap pendusta
Bela negara tinggal keluarga
Darah beralir semangat
Terkucur dalam keringat
Pertahankan martabat
Kartini
Bela pemuda pemudi
Tak sakti
Namun berarti
Baca juga: 3 Contoh Puisi Paskah yang Penuh Makna dan Menggugah Hati
5. Perjuangan
Oleh: Athalia
Berselimut keberanian
Dengan semangat berkobaran
Berjuang demi kesetaraan
Martabat seluruh perempuan
Wahai Kartini
Kau gentarkan sanubari
Dengan perjuangan membela wanita pertiwi
Tak sekalipun mengenal kata berhenti
Sebelum cahaya menghiasi hari
Wahai Kartini
Jasamu sungguh sangat berarti
Takkan pernah terganti
Selalu teringat dalam memori
(SLT)
