Konten dari Pengguna

5 Rukun Islam yang Wajib Diketahui dan Diamalkan Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi umat Muslim yang wajib mengetahui dan mengamalkan rukun Islam Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi umat Muslim yang wajib mengetahui dan mengamalkan rukun Islam Foto: iStock

Sebagai seorang Muslim, rukun Islam merupakan hal yang wajib diketahui dan diamalkan. Rukun Islam meliputi lima hal, mulai dari syahadat, sholat, zakat, puasa, dan naik haji jika mampu.

Dalam buku Rukun Islam oleh Slamet Mulyono, rukun Islam adalah pokok-pokok ajaran yang harus diamalkan seluruh umat Muslim. Kelima pokok ajaran tersebut wajib dipenuhi dan jika ditinggalkan akan mendapatkan dosa.

Lima rukun Islam juga dijelaskan dalam hadits berikut yang artinya: “Islam itu ialah engkau bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Allah, dan bahwa Muhammad itu utusan Allah, engkau dirikan salat, engkau bayar zakat, engkau puasa pada bulan Ramadhan, dan engkau naik haji ke Baitullah, jika mampu pergi kesana.” (HR. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, dan An-Nasai)

Agar lebih mudah memahaminya, berikut penjelasan lima rukun Islam yang wajib diketahui dan dipahami seluruh umat Muslim.

5 Rukun Islam

Sholat termasuk ke dalam rukun Islam yang wajib diamalkan Foto: iStock

1. Syahadat

Dalam buku Tuntunan Lengkap Rukun Islam & Doa: Kunci Beragama Secara Kafah oleh Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, para ulama menjelaskan dari lima Rukun Islam, ada yang menjadi persyaratan mutlak dalam mengukur keislaman seseorang, tapi ada juga yang tidak. Syahadat menjadi rukun yang mutlak.

Dengan bersyahadat, orang tersebut dapat disebut sebagai seorang Muslim. Sehingga, orang itu bisa memenuhi Rukun Islam lainnya.

Sedangkan rukun Islam lainnya seperti sholat hingga naik haji termasuk yang tidak mutlak. Artinya, apabila tidak melaksanakannya akan dianggap mengingkar dan termasuk ke dalam golongan umat Islam yang tidak taat. Adapun bacaan syahadat yang wajib diamalkan adalah:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

2. Shalat

Dalam sehari, shalat dikerjakan sebanyak lima waktu. Mulai dari shalat Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

Ibadah ini wajib bagi semua Muslim serta dilakukan dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam. Perintah mendirikan shalat dijelaskan dalam beberapa ayat Alquran dan hadits, salah satunya dalam surat Al-Baqarah ayat 43 yang artinya:

“Dan dirikanlah shalat, dan keluarkanlah zakat, dan tunduklah/ruku bersama-sama orang yang pada ruku.” (QS. Al-Baqarah ayat 43)

3. Zakat

Dalam buku Tuntunan Lengkap Rukun Islam dan Doa oleh Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, secara bahasa zakat adalah penyucian diri dari kotoran dan dosa. Sedangkan menurut istilah, zakat adalah penyerahan harta tertentu yang akan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya dengan syarat-syarat tertentu.

Ada lima macam harta yang wajib dizakati, yakni dari emas dan perak (murni tanpa ada campuran), ternak, tanaman dan buah-buahan, perniagaan, serta rikaz (harta terpendam) dan barang tambang.

4. Puasa

Ada dua rukun puasa yang wajib dipenuhi, yakni membaca niat dan dan menjauhi serta menahan diri dari segala yang dapat membatalkan puasa.

Dalam buku Konseling Terapi oleh Musfir bin Said Az-Zahrani, Az-Zaharani menjelaskan puasa adalah satu latihan untuk mengendalikan nafsu syahwat. Puasa juga mendorong seseorang untuk berperilaku baik, mendengarkan kata hati tanpa harus seorang pun mengawasinya, berlatih bersabar dalam memikul beratnya tanggung jawab dalam mencari nafkah dan dalam setiap permasalahan hidup.

5. Haji

Haji merupakan rukun Islam terakhir dan wajib dikerjakan bagi yang mampu melaksanakannya. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Imran ayat 97 yang berbunyi:

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Fiihi aayaatun bai-yinaatun maqaamu ibraahiima waman dakhalahu kaana aaminan walillahi ‘alannaasi hijjul baiti maniistathaa’a ilaihi sabiilaa waman kafara fa-innallaha ghanii-yun ‘anil ‘aalamiin(a)

Artinya: “Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajipan manusia terhadap Allah adalah melaksana kan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajipan) haji, maka ketahui lah bahwa Allah Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam."

(PDN)