5 Rukun Islam yang Wajib Diketahui Setiap Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rukun Islam diartikan sebagai perbuatan atau amalan dalam bentuk fisik dan diyakini dapat menjadi perantara untuk masuk ke surga nantinya. Berikut ini hadist yang secara khusus menerangkan tentang lima rukun Islam.
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ . رواه البخاري و مسلم .
Artinya: "Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan.'" (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan hadist di atas, Islam dibangun atas lima perkara sebagai pondasi dalam hidup untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dalam pelaksanaan rukun Islam ada syarat tertentu yang dapat menentukan apakah seseorang wajib melakukannya atau menjadi sunnah.
Untuk memahami rukun Islam, simak penjelasannya di bawah ini.
5 Rukun Islam yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Terdapat aturan tersendiri dalam melaksanakan rukun Islam. Berikut ini lima rukun Islam beserta penjelasan lebih rincinya yang dilansir dari buku Tuntunan Lengkap Rukun Islam & Doa: Kunci Beragama Secara Kafah (Ed. Revisi) karya Dr. Moch. Syarif Hidayatullah:
1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat
Rukun Islam yang pertama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat wajib hukumnya bagi seseorang yang ingin menjadi Muslim. Berikut ini kalimat syahadat dalam bahasa Arab dan artinya:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Artinya: "Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."
Di dalam dua kalimat syahadat tersebut dijelaskan bahwa yang patut disembah hanyalah Allah SWT, tidak ada yang lain. Dan tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah yang menguasai seluruh isi alam semesta.
2. Mendirikan Sholat
Seorang Muslim harus mengerjakan rukun Islam yang kedua, yaitu sholat. Ada lima waktu sholat yang tidak boleh ditinggalkan setiap umat Muslim.
Sholat subuh dikerjakan sebelum terbitnya fajar. Sholat ini berjumlah dua rakaat.
Sholat Dzuhur dikerjakan pada siang hari ketika matahari sudah setinggi kepala. Berjumlah empat rakat.
Sholat Ashar dikerjakan pada sore hari dengan jumlah empat rakaat.
Sholat Maghrib dikerjakan saat matahari terbenam sampai masuk waktu Isya. Sholat ini dikerjakan dengan tiga rakaat.
Sholat Isya, dikerjakan pada malam hari sampai mendekati waktu subuh dengan jumlah 4 rakaat.
3. Berpuasa
Setiap umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh ketika Ramadhan tiba. Tujuannya untuk mencapai ketakwaan kepada Allah SWT. Di antara hikmah berpuasa adalah melatih kesabaran, menumbuhkan rasa empati terhadap orang yang kelaparan sehingga terdorong hati kita untuk membantu orang yang kurang mampu.
4. Menunaikan Zakat
Zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh orang yang memiliki harta berlebih. Ada beberapa jenis zakat, di antaranya: zakat yang dikeluarkan pada bulan Ramadan (zakat fitrah) dan zakat yang dikeluarkan berdasarkan hasil niaga atau penghasilan (zakat mal).
Jumlah zakat fitrah yang wajib diserahkan 2,5 kg atau bisa diganti dengan uang yang setara dengan 2,5 kg beras. Sedangkan zakat Mal bisa memperkirakannya dengan menyerahkan 2,5 persen dari harta yang diperolah dari penghasilan kita.
Menunaikan zakat juga terdapat dalam salah satu firman Allah dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 43:
وَ اَقِیۡمُوا الصَّلٰوۃَ وَ اٰتُوا الزَّکٰوۃَ وَ ارۡکَعُوۡا مَعَ الرّٰکِعِیۡنَ
Artinya: "Dan dirikanlah shalat, serta tunaikkan zakat, dan ruku'lah bersama dengan orang-orang yang ruku."
5. Pergi Haji Bila Mampu
Menunaikan ibadah haji ke Mekkah adalah kewajiban umat Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Pergi haji wajibnya dilakukan satu kali seumur hidup. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran surat Ali-Imran ayat 97:
وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Atyinya: "..., mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam."
(NDA)
