Konten dari Pengguna

5 Tanda Lahir yang Berbahaya pada Bayi dan Patut Diwaspadai

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tanda Lahir yang Berbahaya. Foto: shutterstock.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanda Lahir yang Berbahaya. Foto: shutterstock.com

Tanda lahir adalah bercak berwarna yang nampak pada kulit seseorang. Bentuk dan warna tanda lahir bisa bermacam-macam. Ada yang hitam, kecokelatan, merah, berbulu, bersisik, atau di dalam kulit.

Biasanya tanda ini muncul saat bayi baru lahir. Menukil dari situs Kids Health, terbentuknya tanda lahir pada bayi bisa disebabkan adanya kelainan pembuluh darah maupun faktor genetik yang diturunkan dari orang tua.

Sebagian besar tanda lahir pada bayi tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan medis secara khusus. Namun, di sisi lain, ada juga tanda lahir yang bisa mengalami perubahan dan berisiko menjadi kanker kulit.

Jika kondisi itu terjadi, dokter kulit akan melakukan prosedur untuk menghilangkannya, yaitu menggunakan terapi laser, operasi, atau pengobatan tertentu. Agar lebih waspada, berikut beberapa tanda lahir yang berbahaya.

Ilustrasi Tanda Lahir yang Berbahaya. Foto: shutterstock.com

Tanda Lahir yang Berbahaya

Merangkum laman Healthline, berikut beberapa tanda lahir yang berbahaya dan patut diwaspadai para orang tua.

1. Strawberry Venus

Munculnya strawberry nevus atau hemangioma menjadi salah satu tanda lahir yang berbahaya. Tanda lahir ini memiliki bercak merah menyerupai buah strawberry di kulit.

Bercak merah tersebut berasal dari kumpulan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit. Tanda lahir strawberry venus akan berbahaya bila membesar. Sebab, pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit rentan untuk pecah dan mengalami perdarahan.

2. Melanocytic Nevus

Melanocytic nevu perlu diwaspadai bila ukuran tahi lalat cukup besar, tidak simetris, memiliki rona warna pigmentasi yang tidak rata, dan ada bayangan gelap di sekitarnya. Kondisi tersebut berbahaya karena berkaitan dengan kasus tumor genetik dan bisa berkembang menjadi kanker pada kulit.

3. Salmon Patch

Menurut The Journal of Pediatrics, tanda lahir salmon patch berwarna merah muda dan biasanya berada di kelopak mata, kulit kepala, dan leher. Salmon patch disebabkan oleh pembuluh darah di kulit yang berlebihan.

Umumnya salmon patch menghilang pada periode neonatus dan kebanyakan menghilang ketika anak berusia 18 bulan. Namun, jika salmon patch tidak hilang dan bahkan semakin membesar, bisa jadi itu salah satu tanda bahaya dan menjadi gejala awal kanker kulit.

4. Port Wine

Port wine stain adalah tanda lahir yang berwarna merah muda pada kulit. Area tempat munculnya tanda lahir yang berbahaya jenis ini adalah wajah.

Kulit yang terkena juga akan sedikit menebal sehingga teksturnya menjadi tidak rata. Bayi yang memiliki port wine pada wajah berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan mata, kejang, hingga keterlambatan perkembangan.

5. Sebaceous Nevus

Tanda lahir sebaceous nevus disebabkan oleh kelainan genetik pada kelenjar minyak. Tanda lahir ini biasanya muncul pada area kulit kepala, meski beberapa juga muncul pada area wajah dan leher.

Bentuknya timbul dengan permukaan kasar namun terasa lembut ketika di sentuh. Sebaceous nevus bisa berkembang menjadi tumor dan menyebabkan pertumbuhan tengkorak yang asimetris.

(EAR)