5 Upaya Menjaga Nama Baik Orang Tua yang Bisa Dilakukan Anak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Setiap anak memiliki kewajiban untuk berbakti kepada orangtuanya. Ini merupakan salah satu bentuk terima kasih anak kepada orangtua yang telah merawat dan membesarkannya sejak masih di kandungan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan bakti kepada orangtua adalah menjaga nama baik mereka. Hal ini diperlukan agar tidak ada pandangan-pandangan negatif dari orang lain terhadap orangtua, sehingga hubungan mereka dengan orang-orang terdekat pun harmonis.
Lalu, apa saja upaya menjaga nama baik orang tua yang bisa dilakukan anak?
Upaya Menjaga Nama Baik Orang Tua
1. Berbuat Baik kepada Orang Lain
Upaya menjaga nama baik orang tua yang paling mendasar adalah berbuat baik kepada orang lain. Menebar kebaikan kepada sesama akan membuat orang lain berpikir Anda datang dari keluarga baik-baik juga. Dengan begitu, nama baik orangtua pun akan terjaga.
2. Menjaga Ucapan dan Perilaku
Mengutip buku Komunikasi Intrapersonal Percaya Diri sebagai Muslim dalam Bidang Akhlak tulisan Samsuriyanto, S.Kom.I.,M.Sos., sopan santun dapat dicerminkan dari ucapan dan perilaku di depan umum. Seorang anak sebaiknya tidak berkata-kata kasar saat berbicara dengan orang lain, terutama kepada yang usianya lebih tua.
Bicaralah dengan tutur kata yang sopan dan nada bicara yang lembut agar tidak menimbulkan persepsi negatif dari orang lain. Selain itu, jika ada yang meminta bantuan, usahakan untuk menyanggupinya. Jika tidak sanggup, tolaklah dengan bahasa yang halus.
3. Menyambung Tali Silaturahmi dengan Kerabat
Salah satu upaya menjaga nama baik orang tua yang telah tiada adalah menyambung tali silaturahmi dengan kerabat. Ketika orangtua telah tiada, bukan berarti hubungan dengan keluarga terdekat putus begitu saja.
Seorang anak justru memiliki kewajiban untuk meneruskan silaturahmi orangtua dengan saudara sebagai bentuk penghormatan kepada mereka.
4. Tidak Menceritakan Aib atau Kesalahan Orangtua
Membina keluarga bukanlah suatu perkara yang mudah. Maka, wajar jika orangtua melakukan kesalahan saat membesarkan anak-anaknya. Apalagi, setiap orangtua punya caranya masing-masing dalam mendidik anak.
Meski begitu, bukan berarti anak boleh membeberkan kesalahan tersebut tersebut kepada orang lain. Apalagi jika itu adalah masalah besar atau aib yang membuat nama baik keluarga tercemar.
5. Menjauhkan Diri dari Perbuatan Tercela
Seperti yang dijelaskan, seorang anak harus memperhatikan sikap dan perilakunya di hadapan orang lain demi menjaga martabat orangtuanya. Caranya bisa dengan menjauhi segala perbuatan tercela yang menyimpang, baik secara sosial maupun agama.
Contoh perilaku menyimpang adalah seks bebas, tawuran, mengonsumsi minuman beralkohol, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang.
Selain menjaga nama baiknya, ada beberapa cara berbakti kepada orang tua lainnya yang bisa dilakukan anak, yaitu:
Sopan dan hormat kepada orangtua.
Mematuhi perintah orangtua selama tidak bertentangan dengan hukum dan agama.
Mengikuti nasihat keduanya.
Membantu pekerjaan orangtua dalam kegiatan sehari-hari.
Menjaga orangtua, terutama jika mereka sudah tua dan renta.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Mengapa kita harus menjaga nama baik keluarga kita?

Mengapa kita harus menjaga nama baik keluarga kita?
Ini merupakan salah satu bentuk bakti dan terima kasih anak kepada orangtua yang telah merawat dan membesarkannya selama ini.
Bagaimana contoh perilaku hormat dan patuh terhadap orang tua?

Bagaimana contoh perilaku hormat dan patuh terhadap orang tua?
Berbicara dengan bahasa yang sopan dan mengikuti nasihat keduanya.
Bagaimana upaya kita untuk menjaga nama baik orang tua?

Bagaimana upaya kita untuk menjaga nama baik orang tua?
Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan, salah satunya berbuat baik kepada orang lain.
