55 Kosa Kata Bahasa Bugis dan Artinya yang Sering Muncul dalam Percakapan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Bugis merupakan bahasa daerah yang berasal dari Sulawesi Selatan. Bahasa Bugis termasuk bahasa daerah yang memiliki banyak penutur. Bahkan penutur bahasa ini cukup mendominasi bahasa daerah lainnya di Sulawesi Selatan.
Sriyana, S.Sos, M.Si. dalam buku Antropologi Sosial Budaya menyebutkan bahwa bahasa Bugis adalah bahasa etnis Bugis di Sulawesi Selatan yang tersebar di Kabupaten Barru, Pare-Pare, Pinrang, sebagian Enrekang, sebagian Manjene, Luwu, sebagian Pangkep, sebagian Maros, Soppeng, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, dan Sidenrengrappang.
Pada awalnya, bahasa Bugis ditulis dengan aksara lontara, salah satu sistem huruf yang berasal dari Sansekerta. Kata lontara berasal dari bahasa Bugis yang artinya daun lontar. Sebab bahasa ini pertama kali ditulis di atas daun lontar. Setiap daun lontar disambungkan dengan benang, kemudian digulung pada jepitan kayu yang bentuknya mirip dengan pita kaset.
Merujuk pada buku Pelestarian dan Pemertahanan Bahasa dan Sastra Bugis karangan Dr. Andi Sukri Syamsuri, A.Md., S.Pd., M.Hum., pada tahun 2012, bahasa Bugis menempati posisi ke-8 di Indonesia dengan jumlah penuturnya hampir 4 juta.
Namun seiring berjalannya waktu, penutur bahasa Bugis mulai berkurang karena penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa asing yang lebih dominan. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya pelestarian bahasa Bugis agar bisa tetap lestari.
Kosa Kata Bahasa Bugis dan Artinya
Upaya pelestarian bahasa Bugis dapat dilakukan dengan mempelajari kosa kata yang kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut kosa kata sehari-hari dalam bahasa Bugis dan artinya yang dikutip dari buku Kamus Bahasa Bugis-Indonesia karangan M. Ide Said DM.
Iya’ artinya saya
Abang artinya kakak pria
Acca artinya pintar
Alamak artinya alamat
Hurupuk artinya huruf
Idi’ artinya kamu/kami/kita/kalian
Iko artinya kamu
Alena artinya dia
Ya maneng artinya mereka
Niga artinya siapa
Aga artinya apa
Kega artinya di mana
Uppanna artinya kapan
Pekkoga artinya bagaimana
Tania artinya bukan/tidak
Mega artinya banyak
Ce’de artinya sedikit
Ana’ artinya anak
Indo’ artinya ibu
Ambo’ artinya ayah
Bene artinya istri
Lakkai artinya suami
Mata artinya mata
Inge’ artinya hidung
Jado artinya juara
Timu artinya mulut
Tudang artinya duduk
Jokka artinya jalan
Leu artinya berbaring
Mataesso artinya matahari
Uleng artinya bulan
Wae artinya air
Jakka artinya sisir
Aseng artinya nama
Jampaleo artinya lengah
Nasaba artinya karena
Janci artinya janji
Makkunrai artinya perempuan/wanita
Urane artinya laki-laki/pria
Tau artinya manusia
Siddi, se’di artinya satu
Duwa artinya dua
Téllu artinya tiga
Ipa artinya ipar
Jak artinya jelek
Jetta artinya pandai
Lanco artinya ke luar
Murik artinya murid
Nappa artinya baru
Sala artinya hampir
Tellak artinya terlambat
Wari artinya basi
Dekka artinya haus
Dao artinya tumbuhan
Bok artinya buku
(DND)
