6 Contoh Soal Pemecahan Masalah LPDP dan Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) selalu diminati ribuan pendaftar setiap tahun. Untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, pendaftar harus melewati serangkaian tes dan seleksi ketat, salah satunya Tes Bakat Skolastik (TBS).
Mengutip buku Indonesia Mengglobal (2022) oleh Tim Buku Indonesia Mengglobal, dalam TBS, peserta akan mengerjakan sekitar 60 soal dengan tiga sub berbeda, salah satunya 12 soal pemecahan masalah. Soal pemecahan masalah berkaitan dengan proses penyelesaian masalah berdasarkan informasi dalam bacaan.
Sebagai bahan belajar, mari simak beberapa contoh soal pemecahan masalah LPDP di artikel berikut!
Contoh Soal Pemecahan Masalah LPDP
Berdasarkan materi dari kanal Youtube Saung LPDP, berikut beberapa contoh soal pemecahan masalah LPDP yang bisa menjadi referensi belajar:
Perhatikan bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 1-2.
Klorin (kaporit) merupakan bahan kimia yang digunakan PDAM untuk menjernihkan air. Selain itu, klorin juga bekerja sebagai desinfektan yang digunakan untuk mencegah dan mematikan bakteri penyebab penyakit di air tersebut. Diantaranya untuk mematikan bakteri yang mengganggu saluran pencernaan dan mengakibatkan terjadinya penyakit seperti bakteri E. coli atau Giardia. Meskipun sebenarnya baik, akan tetapi penggunaan klorin pada pertanian organik perlu dibatasi penggunaannya.
Apakah kandungan klorin dalam air berbahaya? Sebenarnya klorin ini tidak berbahaya bagi tanaman bahkan klorin tersebut merupakan salah satu unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman. Akan tetapi dalam pertanian organik, yang mana dalam prakteknya banyak menggunakan mikroorganisme, penggunaan air yang mengandung klorin harus dihindari, misalnya dalam penggunaan pupuk organik cair jika dicampurkan dengan air yang mengandung klorin maka mikroba yang ada di dalamnya akan ikut mati.
Maka dari itu sebelum air PDAM yang mengandung klorin digunakan untuk pertanian organik, seperti dalam pemupukan misalnya, terkadang klorin tersebut harus dinetralkan dari kandungan klorin sehingga aman untuk digunakan. Selain itu bagi anda yang memelihara ikan hias, sebelum menggunakan air PDAM yang mengandung klorin diharuskan menetralkannya terlebih dahulu, karena dapat mengakibatkan pertumbuhan ikan terganggu, bahkan sakit dan mati.
1. Apa kalimat utama dalam wacana di atas?
A. PDAM menggunakan klorin untuk menjernihkan air
B. Klorin dapat digunakan untuk menjernihkan air dan mematikan bakteri, namun pemanfaatannya perlu diperhatikan terutama untuk pertanian organik
C. Klorin tidak berbahaya bagi tanaman bahkan klorin tersebut merupakan salah satu unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman
D. Air PDAM yang mengandung klorin harus dinetralkan karena mengakibatkan pertumbuhan ikan terganggu
E. Penggunaan klorin perlu diawasi
Jawaban: B
2. Berdasarkan wacana di atas, apa yang banyak didiskusikan?
A. Pengaruh jangka panjang klorin
B. Cara penggunaan air yang mengandung klorin untuk kasus tertentu
C. Air PDAM tidak layak untuk penggunaan tanaman dan ikan
D. Penambahan kaporit untuk air PDAM
E. Air PDAM mematikan organisme tanaman
Jawaban: B
Perhatikan bacaan berikut untuk menjawab soal nomor 3-5.
SMK merupakan pendidikan menengah vokasi yang dianggap sebagai pencipta sumber daya manusia terampil dan bermutu, masih harus menghadapi rentetan panjang persoalan. Idealnya, sekolah menengah kejuruan (SMK) didesain untuk menciptakan lulusan yang siap masuk dunia kerja dengan kemampuan teknis yang mereka miliki. Sementara, SMK justru tercatat sebagai salah satu penyumbang pengangguran tertinggi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama lima tahun terakhir mengalami penurunan 0,90 persen. Namun, jika dilihat dari pendidikan yang ditamatkan, tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja tinggi justru dari lulusan SMK. Pada Agustus 2019, TPT lulusan SMK sebesar 10,42 persen turun 0,82 persen dari tahun sebelumnya (11,24 persen), namun masih cukup berjarak dengan TPT SMA (7,92 persen). Sementara secara kuantitas, jumlah lulusan siswa SMK tahun ajaran 2018/2019 sekitar 1,4 juta, berada di bawah lulusan SMA yang sekitar 1,5 juta.
3. Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?
A. Lulusan SMK dapat mengembangkan kemampuan teknisnya saat sudah berada di dunia kerja
B. Lulusan SMK lebih banyak menjadi pengangguran dibandingkan dengan lulusan pendidikan lainnya
C. SMK telah banyak menciptakan sumber daya manusia yang terampil untuk dunia kerja sehingga memudahkan para pencari kerja
D. Banyaknya pengangguran diakibatkan oleh lulusan SMK yang tidak terampil dan bermutu dalam dunia kerja
E. Sumber daya manusia yang tampil dan bermutu untuk dunia kerja dihasilkan oleh lulusan pendidikan SMK
Jawaban: B
4. Berdasarkan paragraf 1, jika lulusan SMK tercatat sebagai penyumbang tenaga kerja terbaik di Indonesia, manakah di bawah ini kesimpulan yang BENAR?
A. Lulusan SMK sudah terbukti merupakan manusia yang terampil dan bermutu.
B. Banyak lulusan SMK yang tidak menganggur dan mendapat pekerjaan.
C. Kemampuan teknis yang lebih dimiliki jenjang pendidikan SMK dibandingkan yang lain.
D. SMK menjadi pendidikan yang diinginkan semua orang.
E. Kemampuan teknis yang dimiliki oleh lulusan SMK dibanggakan semua orang.
Jawaban: A
5. Berdasarkan paragraf 2, berapa persen penurunan lulusan SMK yang tidak terserap pada kerja mulai dari tahun sebelum 2019 sampai tahun 2019?
A. 0,90 persen
B. 10,42 persen
C. 0,82 persen
D. 7,92 persen
E. 11,24 persen
Jawaban: C
6. Informasi apa yang bisa didapatkan dari data di bawah ini?
A. Negara-negara berkembang kesulitan menembus Ranking World Happines Report
B. Negara-negara bahagia didominasi oleh negara-negara Nordik
C. Peperangan menjadi alasan mengapa Rusia dan Amerika tidak termasuk 10 besar negara bahagia
D. Denmark menjadi perwakilan Eropa Selatan untuk daftar negara bahagia di dunia
E. Australia menjadi negara yang memiliki poin terendah dari daftar World Happines Report
Jawaban: B
(FHK)
Baca juga: 30 Contoh Soal Tes Bakat Skolastik LPDP 2025
