Konten dari Pengguna

6 Dzikir yang Disukai Allah untuk Diamalkan Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang muslim yang sedang berzikir. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang muslim yang sedang berzikir. Foto: Pexels

Ada 6 dzikir yang disukai Allah SWT dan bisa diamalkan oleh umat Islam. Zikir merupakan sebuah amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara memuji kebesaran, keagungan, dan kekuasaan-Nya.

Berzikir memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah membuat hati menjadi tenteram dan meningkatkan rasa bahagia dalam hidup. Dalam Alquran surat Ar-Rad ayat 28, Allah berfirman:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)

Dengan demikian, umat muslim diperintahkan untuk selalu berzikir dan mengingat Allah. Lantas, apa bacaan dzikir yang disukai Allah dan malaikat?

6 Dzikir yang Disukai Allah SWT

Ilustrasi seorang muslim yang sedang berdzikir. Foto: Pexels

Mengutip buku Keutamaan Dzikir Kepada Allah dan Keutamaan Membaca Istighfar oleh Ahmad ‘Abdul Jawwad, dkk., berikut adalah beberapa bacaan dzikir yang disukai Allah untuk diamalkan oleh umat muslim.

1. Subhanallah Wa Bi Hamdih

Bacaan dzikir pertama yang sangat disukai Allah adalah "subhanallah wa bi hamdih". Berikut bacaan dzikirnya:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bihamdih.

Artinya: "Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya."

Keutamaan dzikir ini sebagaimana dijelaskan dalam riwayat hadis berikut:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِأَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِأَحَبِّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ فَقَالَ إِنَّ أَحَبَّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

Artinya: "Dari Abu Dzarr RA, dia berkata, 'Rasulullah SAW pernah bertanya kepada saya, 'Hai Abu Dzarr, maukah kamu aku beritahukan tentang ucapan yang disenangi Allah?'

Saya menjawab, 'Ya, saya mau ya Rasulullah. Beritahukanlah kepada saya tentang ucapan yang disenangi Allah.'

Kemudian beliau bersabda, 'Sesungguhnya ucapan yang paling disukai Allah Azza wa Jalla adalah Subhaanallahu wa bihamdih (Mahasuci Allah dengan segala puji bagi-Nya).'" (HR. Muslim)

2. Subhanallah Wa Bihamdih, Subhanallahil Adziim

Zikir lainnya yang disukai Allah adalah "subhnallah wa bihamdih, subhanallahil adzim". Berikut bacaannya:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ - سُبْحَانَ اللَّه الْعَظِيم

Subhanallah wa bihamdih, subhanallahil adziim.

Artinya: "Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung."

Keutamaan zikir ini dijelaskan dalam beberapa hadis, Rasulullah bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Artinya: "Ada dua kalimat yang ringan diucapkan di lidah, tetapi berat di timbangan amal dan disukai oleh Dzat Yang Maha Pemurah, yaitu Subhanallah wa bihamdih, subhanallahil adziim (Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah yang Maha Agung)." (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah)

3. Subhanallah

Ilustrasi seorang muslim yang berdzikir dengan bacaan tasbih. Foto: Pexels

Selain "Subhanallah wa bihamdih", umat muslim juga bisa mengamalkan zikir yang lebih pendek, yaitu "Subhanallah" yang artinya "Maha Suci Allah". Zikir ini merupakan bacaan tasbih sebagai puji-pujian kepada Allah.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:

أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ

Artinya: "Perkataan yang paling disukai Allah ada empat, yaitu Subhanallah (Maha Suci Allah), Alhamdulillah (segala puji hanya milik Allah), Allahuakbar (Allah Maha Besar), dan laa ilaaha illallooh (tidak ada tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah).

Tidak ada masalah bagimu (untuk memilih) kalimat mana yang akan kamu ucapkan terlebih dahulu." (HR. Ahmad dan Muslim)

4. Alhamdulillah

Sebagaimana diketahui, ada empat zikir pendek yang disukai oleh Allah, salah satunya "Alhamdulillah" yang artinya "segala puji bagi Allah Ta'ala". Berikut keterangan hadisnya yang lain:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَنْ أَقُولَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ للهِ . وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّه وَاللَّهُ أَكْبَرُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, 'Rasulullah telah bersabda, 'Sesungguhnya membaca doa Subhanallah (Maha Suci Allah), Alhamdulillah (segala puji bagi Allah),

La ilaha illallah (tiada Tuhan selain Allah(, dan Allahu akbar (Allah Maha Besar) adalah lebih aku cintai daripada segala sesuatu yang ditampakkan oleh matahari." (HR. Muslim)

5. Allahu Akbar

Zikir lainnya yang disukai oleh Allah adalah "Allahu akbar" yang artinya "Allah Maha Besar". Zikir ini merupakan ungkapan pujian atas keagungan dan kebesaran Allah.

6. La Ilaha Illallah

Zikir yang disukai Allah selanjutnya adalah kalimat "La ilaha illallah" yang artinya "tidak ada Tuhan selain Allah". Zikir ini merupakan kalimat tauhid yang meyakini bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan hanya Allah saja.

(SFR)