6 Macam Tanda Waqaf dan Contohnya dalam Alquran

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanda waqaf adalah tajwid dalam Alquran sebagai tanda untuk menghentikan bacaan. Dalam ilmu tajwid, ada macam-macam tanda waqaf dan contohnya yang perlu dipahami saat membaca Alquran.
Dikutip dari buku Ilmu Tajwid Praktis oleh Muhammad Amri Amir, secara bahasa, waqaf artinya menahan. Sedangkan menurut istilah, waqaf artinya memutus suara di akhir kalimat dengan tujuan mengambil napas.
Ada beberapa tanda waqaf di dalam Alquran yang digunakan untuk menghentikan bacaan, yaitu م, لا , صلى, قال, ج, (.’. …. .’.). Agar lebih paham mengenai tanda-tanda waqaf, simak penjabaran berikut!
Tanda Waqaf dan Contohnya dalam Alquran
Dikutip dari buku Metode Membaca, Menghafal, dan Menajwidkan al-Qur’an al-Karim oleh Muhammad Mahmud Abdullah, berikut penjelasan soal tanda waqaf dan contoh dalam bacaan Alquran.
1. Tanda م
Tanda waqaf (م ) disebut dengan waqaf lazim. Jika bertemu tanda tersebut saat membaca Alquran diwajibkan untuk berhenti. Sebab, (م) menandakan bahwa tidak ada kolerasi makna kalimat sebelumnya dengan kalimat selanjutnya.
Contoh tanda waqaf (م ) terdapat dalam surat Yasin ayat 76:
فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘاِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّوْنَ وَمَا يُعْلِنُوْنَ
2. Tanda waqaf قال
Tanda Waqaf قال disebut dengan tanda waqaf kafi. Saat menemukan tanda ini, hukumnya boleh berhenti atau meneruskan bacaan. Namun, akan lebih baik untuk menghentikan bacaan tersebut.
Contoh tanda waqaf قال, tercantum dalam surat Al-Maaida ayat 38:
بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
3. Tanda waqaf صلى
Tanda waqaf صلى disebut dengan waqaf Hasan. Saat menemui tanda tersebut, maka boleh meneruskan bacaan atau menghentikan bacaan. Namun, akan lebih baik untuk meneruskan bacaannya.
Contoh tanda waqaf صلى terdapat dalam surat Az-Zukhruf ayat 44:
وَإِنَّهُۥ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْـَٔلُونَ
4. Tanda waqaf ج
Tanda ج disebut dengan tanda waqaf jaiz. Ketika membaca Alquran dan bertemu dengan tanda ج , diperbolehkan untuk meneruskan atau menghentikan bacaannya. Tanda ج bersifat seimbang, maksudnya tidak ada yang lebih baik di antara keduanya.
Contoh tanda waqaf ج terdapat dalam surat Az-Zukhruf ayat 35:
وَزُخْرُفًا ۚ وَإِن كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۚ وَٱلْءَاخِرَةُ عِندَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ
5. Tanda Waqaf (.’. …. .’.)
Tanda (.’. …. .’.) disebut dengan tanda waqaf al muraqabah. Ketika bertemu dengan tanda tersebut, dibolehkan untuk menghentikan bacaan pada salah satu di antaranya. Namun, tidak dianjurkan untuk berhenti di keduanya.
Contohnya tanda (.’. …. .’.) terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 2:
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
6. Tanda لا
Tanda لا disebut dengan tanda waqaf laa washal. Jika saat membaca Alquran dan bertemu dengan tanda لا artinya adalah untuk meneruskan bacaan. Haram hukumnya untuk menghentikan bacaan pada tanda لا.
Contohnya terdapat dalam surat Al Imran ayat 181.
لْاَنْۢبِيَاۤءَ بِغَيْرِ حَقٍّۙ وَّنَقُوْلُ ذُوْقُوْا
(IPT)
