Konten dari Pengguna

6 Manfaat Bisnis Berkelanjutan atau Sustainable Business untuk Perusahaan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bisnis berkelanjutan. Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bisnis berkelanjutan. Foto: Dok. BRI

Bisnis berkelanjutan (sustainable business) tidak menjalankan roda perusahaan demi keuntungan semata, tetapi juga sembari menjaga lingkungan dan memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Apa saja manfaat bisnis berkelanjutan yang bisa dirasakan?

Konsep bisnis berkelanjutan diperlukan guna menciptakan lingkungan yang lestari. Saat ini, mulai banyak perusahaan yang mengimplementasikan konsep tersebut guna melancarkan kegiatan bisnisnya.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Business Sustainability karya Acai Sudirman (2022), bisnis berkelanjutan berpotensi untuk eksis sampai kapan pun. Tentu, hal ini dapat memberikan peluang besar yang akan berdampak positif pada kondisi finansial perusahaan.

Dengan mengadopsi konsep tersebut, pebisnis dapat mencetak profit tinggi, mendatangkan konsumen yang loyal, dan melebarkan lini usahanya.

Ragam Manfaat Bisnis Berkelanjutan atau Sustainable Business

Ilustrasi bisnis berkelanjutan. Foto: pixabay

Manfaat utama yang bisa dirasakan dengan menerapkan konsep bisnis berkelanjutan adalah pengurangan dampak negatif terhadap ekosistem dan sumber daya alam. Jadi, bisnis yang dijalankan tidak akan berpengaruh negatif pada kelestarian lingkungan.

Di samping itu, ada juga manfaat lainnya yang bisa dinikmati, seperti yang dirangkum dari buku Manajemen Strategi Bisnis karya I Nyoman Tri Sutaguna, dkk.

1. Pengurangan emisi

Dengan mengadopsi praktik berkelanjutan, sebuah bisnis atau perusahaan dapat ikut andil mengurangi gas rumah kaca dan polutan lainnya. Perusahaan juga bisa berperan dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

2. Pemeliharaan sumber daya

Praktik berkelanjutan dapat membantu melindungi serta mempertahankan sumber daya alam yang terbatas. Ini bisa dilakukan dengan cara mendaur ulang sampah-sampah dan barang berkas serta ikut terlibat dalam pengelolaan sumber daya yang bijaksana.

3. Produktivitas meningkat

Mengembangkan praktik bisnis berkelanjutan sama artinya dengan menyederhanakan proses bekerja. Jadi, perusahaan bisa mengurangi aktivitas yang tidak efektif serta meningkatkan produktivitas. Jadi, biaya yang dikeluarkan pun secara otomatis terpangkas.

Ilustrasi Investasi. Foto: Shutterstock

4. Membuka peluang investasi

Penelitian yang dilakukan Goldman Sach membuktikan bahwa perusahaan yang mengadopsi konsep bisnis berkelanjutan cenderung mengungguli pasar saham 25% lebih tinggi. Mereka mampu mengalahkan sekitar 72% perusahaan lain yang tidak menerapkan sistem berkelanjutan tersebut.

5. Meningkatkan keuntungan

Masih ada banyak perusahaan yang berambisi meraup keuntungan tanpa memedulikan kelestarian lingkungan. Padahal, lingkungan juga memiliki kaitan yang erat bagi kehidupan manusia.

Dengan menjaga lingkungan, perusahaan bisa menjalankan roda bisnisnya dengan baik. Ia akan memperoleh keuntungan lebih banyak karena ketersediaan sumber daya alam terus terjaga.

6. Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas

Perusahaan Human Resources yang berpusat di Amerika Serikat melakukan penelitian untuk menguji korelasi antara kualitas SDM dan bisnis berkelanjutan. Kemudian, para peneliti menjelaskan bahwa sebanyak 52% pegawai mengharapkan tempat mereka bekerja lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan begitu, mereka akan lebih setia atau loyal kepada perusahaan. Hasilnya, pegawai bisa bekerja dengan optimal demi mencapai target perusahaan.

Ragam konten berkualitas dan inklusif tentang inisiatif individu, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya bumi berkelanjutan. Selengkapnya di kumparan.com/topic/green-initiative.

Baca juga: 3 Contoh Gaya Hidup yang Berkelanjutan beserta Langkah Penerapannya

(MSD)