Konten dari Pengguna

6 Negara yang Hampir Tidak Ada Malam Hari, dari Norwegia hingga Swedia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi negara yang hampir tidak ada malam hari. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi negara yang hampir tidak ada malam hari. Foto: Unsplash

Negara di dunia umumnya mengalami siang dan malam. Siang merupakan waktu di mana kebanyakan makhluk hidup beraktivitas, sedangkan malam hari dimanfaatkan untuk beristirahat.

Pergantian waktu tersebut merupakan akibat dari perputaran bumi pada porosnya alias rotasi bumi. Mengutip laman DK Find Out, saat berotasi satu sisi bumi menghadap ke matahari, sementara sisi yang lain menjauhinya.

Negara-negara di belahan bumi yang terkena sinar matahari akan mengalami siang hari. Sedangkan, negara di sisi bumi yang tidak mendapatkan sinar matahari akan lebih dingin dan gelap sehingga mengalami malam hari.

Rotasi bumi tersebut menyebabkan terjadinya siang dan malam secara bergantian. Namun, ada fenomena unik di mana terdapat negara yang hampir tidak ada malam hari. Negara mana sajakah itu?

Negara yang Hampir Tidak Ada Malam Hari

Dirangkum dari situs India Times, berikut beberapa negara yang hampir tidak ada malam hari:

1. Norwegia

Ilustrrasi Norwegia. Foto: Unsplash

Norwegia merupakan negara yang berada dalam Lingkaran Arktik, yaitu satu dari lima lingkaran garis lintang utama yang menandai peta bumi. Di negara yang berada dalam area ini, matahari tidak terbenam selama sekitar 76 hari, yaitu antara bulan Mei dan Juli.

Salah satu kota di Norwegia yang mengalami fenomena ini adalah Hammerfest. Matahari terbenam di kota ini pada pukul 12.43 dan terbit kembali dengan selang waktu hanya 40 menit.

2. Islandia

Ilustrasi Islandia. Foto: Shutterstock

Sama seperti Norwegia, Islandia juga terletak di dekat Lingkaran Arktik. Karena itu, negara ini mengalami “white night”, khususnya saat musim panas tiba.

White night atau midnight sun merupakan istilah untuk menyebut fenomena di mana matahari tidak terbenam sepenuhnya saat tengah malam tiba. Pada bulan Juni, matahari bahkan benar-benar tidak terbenam di Islandia.

3. Finlandia

Ilustrasi FInlandia. Foto: Unsplash

Dihiasi ribuan danau dan pulau, Finlandia merupakan negara yang indah dan menarik. Di samping itu, Finlandia juga sering jadi destinasi wisata bagi turis karena termasuk negara yang hampir tidak ada malam hari.

Saat musim panas, matahari terus memancarkan cahayanya di Finlandia selama kurang lebih 73 hari. Tak sedikit wisatawan yang ingin merasakan fenomena tersebut secara langsung.

4. Alaska

Ilustrasi Alaska. Foto: Unsplash

Alaska memiliki satu wilayah yang disinari matahari berbulan-bulan lamanya. Wilayah itu adalah Barrow, sebuah kota kecil dengan populasi lebih dari 4.500 penduduk yang di bawah titik beku sehingga mengalami musim dingin yang sangat dingin dan berangin.

Selama tiga bulan, yaitu sekitar bulan Mei hingga akhir Juli, matahari tidak terbenam di wilayah ini. Sebaliknya, mulai awal November hingga 30 hari berikutnya, matahari justru tidak terbit. Periode waktu tersebut dikenal dengan malam kutub.

5. Greenland

Ilustrasi Greenland. Foto: Unsplash

Salah satu kota di Greenland, yaitu Qaanaaq, mengalami midnight sun selama dua setengah bulan. Saat fenomena ini terjadi, para penduduk biasanya harus tidur dengan tirai hitam agar bisa terlelap dengan nyenyak.

6. Swedia

Ilustrasi desa di Swedia. Foto: Unsplash

Swedia juga termasuk negara yang mengalami fenomena midnight sun. Biasanya, fenomena ini terjadi antara akhir Mei hingga pertengahan Juli. Namun, semakin jauh ke utara, fenomena midnight sun akan semakin lama berlangsung.

(ADS)