Konten dari Pengguna

6 Waktu Doa Paling Mustajab, Termasuk Saat Ramadhan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik

Selain berusaha, doa merupakan bentuk ikhtiar manusia agar keinginan dikabulkan Allah SWT. Ini adalah bentuk kerendahan diri manusia kepada Sang Pencipta. Oleh sebab itu, orang yang enggan berdoa akan dianggap sebagai hamba yang sombong.

Padahal, Allah SWT memahami keadaan manusia yang lemah dan berjanji akan mengabulkan doa. Ditambah, ada waktu-waktu istimewa di mana doa akan didengar dan dikabulkan Allah SWT, antara lain:

Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam merupakan waktu yang penuh berkah. Di kala banyak orang telah terlelap, Anda dapat memanfaatkan waktu penuh keberkahan ini untuk berdoa.

Rasulullah bersabda: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim)

Selesai Sholat Wajib

Setelah selesai melaksanakan sholat fardhu, lanjutkan dengan berdzikir dan berdoa. Itu karena salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa adalah setelah selesai sholat. Ini tertuang dalam hadist:

“Dari Abu Umamah RA, sesungguhnya Rasulullah SAW ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah SWT, beliau menjawab. Di pertengahan malam yang akhir dan setiap selesai sholat fardhu.” ( HR. Tirmidzi ).

Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Orang yang berpuasa doanya akan didengar oleh Allah SWT, terutama ketika berdoa saat sahur dan berbuka. Rasulullah bersabda: “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terdhalimi.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Hibban).

Saat Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar yang ada di antara 10 malam terakhir di bulan Ramadhan merupakan malam yang sangat istimewa. Dalam Surat Al-Qadr ayat 5, dijelaskan bahwa malam Lailatul Qadar penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.

Oleh sebab itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa, sebagaimana dalam sebuah riwayat: “Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda : “Berdoalah, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Artinya : ‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah)

Saat Hari Jumat

Jumat merupakan hari yang penuh berkah, sehingga muslim dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah dan kebaikan. Terdapat beberapa perbedaan pendapat di antara para ulama mengenai waktu mustajab untuk berdoa ketika Jumat:

  • “Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai sholat Jumat selesai.” (H.R. Muslim). Pendapat ini diikuti oleh Imam Muslim, An-Nawawi, Al-Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al-Baihaqi.

  • “Dalam 12 jam hari Jumat ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah SWT pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar.” (H.R. Abu Daud). Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Pendapat ini juga yang lebih masyhur dikalangan para ulama.

Namun, umat Muslim sebaiknya berdoa dan beribadah di sepanjang hari Jumat, bukan hanya berdoa di waktu tertentu saja.

Saat Sujud dalam Sholat

Selain berdoa setelah melaksanakan sholat, orang yang berdoa saat sujud niscaya akan dikabulkan keinginannya. Rasululah SAW bersabda: “Seorang hamba yang berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (H.R. Muslim).

(ERA)