Konten dari Pengguna

60 Lagu Paskah untuk Merayakan Kebangkitan Yesus Kristus

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Katolik mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (30/3/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Umat Katolik mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (30/3/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/ANTARA FOTO

Umat Kristiani akan memperingati Paskah pada Minggu, 20 April 2025. Momen suci ini bertujuan untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus serta kemenangan-Nya atas maut.

Pada hari Paskah, umat Kristiani akan menyanyikan lagu-lagu rohani sebagai perwujudan iman mereka. Dalam ajaran Kristen, bernyanyi adalah ibadah yang diperintahkan Tuhan.

“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu. Dalam segala hikmat, kamu mengajar dan menegur seorang akan yang lain. Sambil menyanyikan mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucapkan syukur kepada Allah di dalam hatimu.” (Kolose 3:16)

Lantas, apa saja lagu rohani yang biasa dibawakan pada perayaan Paskah? Simak daftar lagu Paskah di bawah ini.

Daftar Lagu Paskah

Ilustrasi menyanyi di gereja. Foto: Anton_Ivanov/Shutterstock

Kebanyakan lagu rohani yang dinyanyikan pada hari Paskah mengandung pujian untuk Yesus Kristus yang berhasil menang atas maut. Selain itu, lagu-lagu tersebut juga menceritakan tentang kematian serta kebangkitan Yesus. Berikut beberapa judul lagu Paskah:

  1. Terlalu Besar

  2. Kar'na Salib-Mu

  3. Ingat Kasih-Nya

  4. Pada Kaki Salib-Mu

  5. Oleh Kuasa DarahMu

  6. Tanpa Yesus Kita Binasa

  7. Ampuni Aku Tuhan

  8. Karya Terbesar

  9. Kembalilah Pada Tuhan

  10. Sekian Lama

  11. Biarkan Ku Menyembah

  12. SalibMu Menyelamatkanku

  13. Engkau Tuhan Yang Setia

  14. Indahnya Kasih Tuhan

  15. Mengalirlah Kuasa Roh Kudus

  16. Sengsara Tuhan

  17. Saya Mau Ikut Yesus

  18. Sperti Bapa Sayang Anaknya

  19. Kuperlu Engkau Tuhan

  20. Bapa Yang Kekal

  21. Indahnya Kasih Tuhan

  22. Tuhan Dengar Jerit AnakMu

  23. Salib-Mu adalah salibku

  24. Air Berubah Jadi Anggur

  25. Kau Tetap Allah

  26. Tak Pernah Habis Air Mataku

  27. Bapa Engkau Sungguh Baik

  28. Tuhan Engkau Baik

  29. Betapa Hatiku

  30. Tersalib dan Sengsara

  31. S'bab Kau Menang

  32. Mari Bersukacita

  33. Beban Diangkat di Golgota

  34. Kupeluk SalibNya

  35. Lebih dari Segalanya

  36. Via Dolorosa

  37. Hari Minggu, Hari Kebangkitan

  38. Lihat Anak Domba Allah

  39. S'bab Kau Besar

  40. Kristus Bangkit! Soraklah

  41. Yesus, Tuhan, Engkaulah Mesias

  42. Memandang Salib Rajaku

  43. Pembebasku

  44. Kepala yang Berdarah

  45. Kasih Allahku

  46. Lebih dari Pemenang

  47. Bagian Yang Terindah

  48. Ku Menang Ku Menang

  49. Mulia

  50. Fajar Hidup Merekah

  51. Dalam Rumah Bapaku

  52. Yesus Berikan Hidup-Nya

  53. Agungkan Kuasa NamaNya

  54. Dia Lahir untuk Kami

  55. Maut Sudah Menyerah

  56. Dihapuskan Dosaku

  57. Nyanyian Kemenangan

  58. Oh... Sukacitaku

  59. Yesus Berikan HidupNya

  60. John 3:16

Lagu yang Tidak Boleh Dinyanyikan Menjelang Paskah

Ilustrasi menyanyi di gereja. Foto: Pornticha Wongyannava/Shutterstock

Pada masa Prapaskah hingga malam Paskah, lagu Alleluia atau Gloria dilarang untuk dinyanyikan. Dikutip dari laman Aleteia, Alleluia merujuk pada lagu-lagu sukacita yang dinyanyikan untuk merayakan kedatangan Yesus Kristus.

Lagu bernuansa sukacita tidak cocok dengan suasana Prapaskah yang penuh duka di mana umat sedang meratapi dosa-dosanya. Itulah mengapa masa Prapaskah sering juga disebut masa penderitaan dan pemurnian.

Masa Prapaskah seharusnya menjadi momen saat umat beriman bersatu dalam mengatakan, "Bagaimana kita akan menyanyikan lagu Tuhan di negeri asing?" (Mazmur: 137:4)

Alleluia boleh kembali dinyanyikan setelah Malam Paskah berlalu, karena umat bersukacita akan kebangkitan Kristus.

Baca Juga: 2 Khotbah Menjelang Paskah yang Menyentuh Hati

(DEL)