7 Adab Bangun Tidur dalam Islam Sesuai Anjuran Rasulullah

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
15 Agustus 2022 13:31
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi salah satu adab bangun tidur adalah membaca doa. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu adab bangun tidur adalah membaca doa. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Bangun tidur menjadi salah satu nikmat dari Allah SWT yang harus disyukuri setiap umat Muslim. Itu karena umat Muslim masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan kehidupan, memperbaiki diri, dan memohon ampunan kepada Allah.
ADVERTISEMENT
Dalam ajaran Islam, ada adab-adab tertentu yang perlu diperhatikan saat bangun tidur. Imam Bukhari dalam kitab At-Tausyih Syarh Al-Jami As-Shahih mendefinisikan adab sebagai sesuatu yang terpuji dalam perkataan dan perbuatan.
Adab juga termasuk ke dalam uswah hasanah atau teladan yang baik pada diri Rasulullah SAW. Berikut adalah adab bangun tidur sesuai tuntunan Rasulullah yang bisa dicontoh umat Muslim.

Adab Bangun Tidur dalam Islam

Ilustrasi salah satu adab bangun tidur adalah berwudhu. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu adab bangun tidur adalah berwudhu. Foto: Unsplash

1. Duduk dan Mengusap Wajah

Rasulullah ketika bangun tidur langsung duduk seraya mengusap wajahnya dengan kedua tangan. Hal ini didasarkan dari hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad yang bunyinya:
"Ibnu Abbas RA berkata, 'Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah SAW bangun kemudian beliau duduk. Lalu, beliau mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya.'" (HR. Ahmad)
ADVERTISEMENT

2. Membaca Doa Bangun Tidur

Selanjutnya, umat Muslim dapat membaca doa bangun tidur. Berikut bacaan doa yang Rasulullah panjatkan saat bangun tidur.
الحمد لله الذي أحياناً بعد ما أماتنا وإليه النشور
Al-hamdu lillahil ladziy ahyaanaa ba'da maa amaa tanaa wa ilaihin nusyuur.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah dimatikan-Nya, dan kepada-Nya-lah kami dibangkitkan."
Ada juga doa bangun tidur lainnya yang boleh dibaca:
الحمد لله الذي عافاني في جسدي ورد علي روحي وأذن لي بذكره
Al-hamdu lillaahil ladziy 'aafaaniy fii jasadiy wa radda 'alayya ruuhiy wa azina liy bidzikrihi.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan terhadap tubuhku dan telah mengembalikan rohku serta mengizinkan aku untuk berzikir kepada-Nya."

3. Membaca 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran

Setelah membaca doa bangun tidur, Rasulullah juga membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:
ADVERTISEMENT
"Ketika datang sepertiga malam terakhir atau sebagiannya, Rasululllah bangun seraya duduk. Kemudian, beliau melihat ke langit dan membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran." (HR. Abu Dawud)
Ilustrasi membaca Alquran surat Ali Imran. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca Alquran surat Ali Imran. Foto: Unsplash

4. Mencuci Tangan

Ketika bangun tidur, umat Muslim dianjurkan untuk mencuci tangan tiga kali sebelum berwudhu atau melakukan aktivitas lainnya. Sebagaimana dijelaskan dalam riwayat hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kamu bangun tidur, maka janganlah mencelupkan tangannya ke dalam bejana air (wadah air) sebelum ia membasuhnya tiga kali, karena ia tidak tahu di mana tangannya bermalam." (HR. Tirmidzi)

5. Membersihkan Hidung

Selain mencuci tangan, Rasulullah juga membersihkan hidung dengan cara istinsyaq dan institsar. Istinsyaq adalah memasukkan air ke dalam rongga hidung, sedangkan intintsar yakni mengeluarkan air dengan kuat dari hidung. Hal ini diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim berikut.
ADVERTISEMENT
"Apabila salah seorang di antara kalian bangun tidur, maka hendaklah ia beristintsar (mengeluarkan air dari hidung sesudah menghirupnya) tiga kali. Karena sesungguhnya, setan bermalam di batang hidungnya." (HR. Muslim)

6. Bersiwak atau Menggosok Gigi

Rasulullah terbiasa bersiwak atau menggosok gigi setelah bangun tidur untuk membersihkan mulutnya. Sebagaimana dalam riwayat hadits, dari Hudzaifah bin Al-Yaman RA, beliau mengatakan:
"Biasanya Rasulullah jika bangun di malam hari, beliau menggosok-gosok mulutnya dengan siwak." (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Berwudhu

Ketika bangun tidur, dianjurkan untuk membaca zikir, segera berwudhu, dan melaksanakan sholat. Selain mendapatkan pahala, berwudhu juga dapat menghilangkan rasa kantuk dan menyegarkan tubuh. Dalam sebuah riwayat hadits, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda:
"Setan mengikat tengkuk kepala seseorang di antara kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatannya ia mengatakan: 'Malammu masih panjang, teruslah tidur.' Maka jika orang tersebut bangun, kemudian ia berzikir kepada Allah, terbukalah satu ikatan.
ADVERTISEMENT
Kemudian jika ia berwudhu, terbukalah satu ikatan lagi. Kemudian jika ia sholat maka terbukalah seluruh ikatan. Sehingga ia pun bangun dalam keadaan bersemangat dan baik jiwanya. Namun, jika tidak melakukan demikian, maka ia biasanya akan bangun dalam keadaan buruk jiwanya dan malas." (HR. Bukhari dan Muslim)
Bagaimana bacaan doa bangun tidur?
chevron-down
Apa yang dimaksud dengan adab?
chevron-down
Apa itu uswah hasanah?
chevron-down
(SFR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020