Konten dari Pengguna

7 Lagu Masa Adven Gereja Katolik beserta Liriknya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyanyi di gereja. Foto: Pornticha Wongyannava/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyanyi di gereja. Foto: Pornticha Wongyannava/Shutterstock

Masa Adven merujuk pada empat pekan persiapan sebelum hari Natal tiba. Masa ini dimulai dari Minggu terakhir di bulan November, atau Minggu keempat yang dihitung mundur dari 25 Desember.

Dikutip dari buku Padanan Kidung Keesaan oleh Yamuger Indonesia, Masa Adven bertujuan mengarahkan umat agar menanti dengan penuh harapan kedatangan Tuhan pada akhir zaman. Selain itu, menyiapkan hari Natal untuk memperingati kedatangan Putra Allah.

Masa Adven bukanlah bagian dari perayaan Natal, karena itu Gereja Katolik tidak menyanyikan lagu-lagu Natal pada masa ini. Lantas, apa saja lagu yang dinyanyikan pada Masa Adven? Simak daftarnya di bawah ini.

Lagu Masa Adven

Ilustrasi menyanyi di gereja. Foto: Anton_Ivanov/Shutterstock

Setiap pekan di Masa Adven, Gereja Katolik akan menyanyikan lagu yang berisi harapan akan kedatangan Yesus. Berikut ini beberapa judul lagunya dikutip dari YouTube Doa & Nyanyian Katolik-Ku:

1. O Datanglah Immanuel

O, datanglah, Imanuel, tebus umat-Mu Israel

yang dalam berkeluh kesah menantikan Penolongnya.

Bersoraklah hai Israel, menyambut Sang Imanuel!

O, datang, Tunas Isai, patahkan belenggu pedih

dan umat-Mu lepaskanlah dari lembah sengsaranya.

Bersoraklah hai Israel, menyambut Sang Imanuel!

O Surya Pagi, datanglah dan jiwa kami hiburlah;

halaukanlah gelap seram bayangan maut yang kejam.

Bersoraklah hai Israel, menyambut Sang Imanuel!

O Kunci Daud, datanglah, gapura sorga bukalah;

tutuplah jalan seteru, supaya s’lamat umat-Mu.

Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.

O Tuhan Allah, datanglah, Firman-Mu berkuasalah,

seperti waktu Kauberi di atas puncak Sinai.

Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel.

2. Putri Sion Nyanyikan

Putri Sion, nyanyilah;

soraklah, Yerusalem!

Mari sambut Rajamu.

Raja Damai t’rimalah!

Putri Sion, nyanyilah;

soraklah, Yerusalem!

Hosiana, Putra Daud,

umat-Mu berkatilah!

Dirikanlah takhta-Mu

mahatinggi, mulia.

Hosiana, Putra Daud,

umat-Mu berkatilah!

Hosiana, Putra Daud,

Salam, Raja mulia.

Raja Damai abadi,

Putra Allah yang kekal.

Hosiana, Putra Daud,

Salam, Raja mulia!

3. Gapuramu Lapangkanlah

Gapuramu lapangkanlah

menyambut Raja mulia,

Sang Maharaja semesta

dan Juru Selamat dunia;

sejahtera dibawaNya.

Dengan meriah nyanyilah,

“Terpuji Penebus,

Gembala yang kudus.”

Benar dan adil hukumNya,

dan rahmat lambang kuasaNya!

MahkotaNya kekal kudus,

keretaNya lemah lembut.

Berakhirlah keluh kesah.

Dengan meriah soraklah,

“Terpuji Penebus,

Penolong yang kudus.”

Selamat berbahagia

neg’ri yang memilikiNya.

Selamat hati yang rendah

yang sudah dimasukiNya.

Selaku Surya yang benar

dib’riNya nikmat yang besar.

Terpuji Penebus,

Pelipur yang kudus.

Gapuramu lapangkanlah,

hatimu jadi rumahNya;

lambaikan daun di tanganmu

menyongsong Raja Agungmu.

Sang Juru Selamat t’lah dekat

membawa hidup dan berkat.

Terpuji Penebus,

Pendamai yang kudus.

Ya Kristus, Juru Selamatku,

kubuka hati bagi-Mu.

Ya Tuhan, masuk dan beri

pengasihan-Mu tak henti

dan Roh Kudus jadikanlah

Penunjuk jalan yang baka.

Nama-Mu, Penebus

terpujilah terus!

4. Sanctus

Ilustrasi ibadah di gereja. Foto: Shutterstock

Sanctus, Sanctus, Sanctus

Dominus Deus Sabaoth.

Pleni sunt caeli et terra gloria tua.

Hosanna in excelsis.

Benedictus qui venit in nomine Domini.

Hosanna in excelsis.

5. Agnus dei

Agnus Dei, qui tollis peccata mundi,

miserere nobis.

Agnus Dei, qui tollis peccata mundi,

miserere nobis.

Agnus Dei, qui tollis peccata mundi,

dona nobis pacem.

6. Kiranya Langit Terbelah

Kiranya langit terbelah; ya Juru Selamat, datanglah,

bukalah surga segera, buanglah palang pintunya.

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

O, turun seperti embun, sirami ladang bumi-Mu;

curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

Hai bumi, kau terbukalah! Gunung, lembah, menghijaulah,

agar darimu bersemi Bunga Selamat abadi.

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

Engkau dinanti dunia. Kedatangan-Mu kapankah?

Dari takhta-Mu turunlah; hiburkan kami yang resah.

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajar-Mu merekah;

mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.

Umat-Mu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

Di sana kami bersyukur memuliakan nama-Mu,

ya Penebus manusia, sampai selama-lamanya!

Datanglah ya Imanuel, bebaskan Bani Israel

7. Maria Kau Penuh Berkat

Maria, kau penuh berkat,

terpilih oleh Allahmu

mendapat tugas yang

berat: menjadi ibu Penebus.

Kau melebihi kaummu

perihal tugas dan rahmat:

Engkau mengikuti putramu

di jalan salib yang berat.

Sekarang kau teladanku

di dalam ketaatanmu

bersama Gereja putramu

kepada Tuhan Allahmu.

Doakan umat putramu

di dalam perjalanannya

semoga imannya teguh

menuju kerajaan-Nya.

Baca Juga: Masa Adven dalam Gereja Katolik, Ini Makna dan Tujuannya

(DEL)