Konten dari Pengguna

7 Puisi Natal Anak Sekolah Minggu yang Menyentuh Hati

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak Sekolah Minggu. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak Sekolah Minggu. Foto: Unsplash

Perayaan Natal selalu menjadi momen hangat, terutama bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan Sekolah Minggu. Untuk menambah kemeriahan perayaan, setiap gereja biasanya akan mengadakan penampilan anak-anak berupa pembacaan puisi.

Puisi-puisi ini umumnya menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah untuk diingat, sekaligus mengajarkan nilai kasih, damai, dan sukacita. Adapun tema yang diambil seringkali berkaitan dengan kebaikan, persahabatan, dan kebahagiaan.

Melalui pembacaan puisi, anak-anak belajar menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan kreatif. Bagi yang sedang membutuhkan referensi, simak beberapa contoh puisi Natal anak Sekolah Minggu di bawah ini.

Contoh Puisi Natal Anak Sekolah Minggu

anak dan Natal Foto: Shutterstock

Dikutip dari jurnal Peranan Sekolah Minggu Dalam Pertumbuhan Gereja oleh Yenni Anita Pattinama, Sekolah Minggu merupakan program pendidikan Kristen yang wajib dijalankan di setiap gereja untuk membimbing anak-anak mengenal ajaran agama Kristen.

Menjelang perayaan Natal, setiap gereja biasanya menggelar berbagai penampilan, salah satunya pembacaan puisi. Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan keberanian mereka.

Mengutip dari buku e-BinaAnak Natal dari Yayasan Lembaga SABDA (2002) serta sumber lainnya, berikut adalah beberapa contoh puisi Natal anak Sekolah Minggu yang bisa dijadikan referensi.

1. Lonceng Natal – Henry Wadsworth Longfellow

Saya mendengar lonceng berdentang pada hari Natal

Lagu-lagu Natal yang sudah dikenal,

Betapa nyaring dan merdunya kata-kata yang terdengar lagi

Damai sejahtera di bumi,

Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Saya berpikir, seandainya pada hari Natal,

semua lonceng yang tergantung di menara gereja

Memainkan lagu tanpa hentinya

Damai sejahtera di bumi,

Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Dan dalam keputusasaan saya menundukkan kepala;

"Tidak ada damai di bumi," kataku;

"Karena kebencian ada di mana-mana, dan mengejek lagu tentang

Damai sejahtera di bumi,

Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"

Tetapi suara lonceng yang berdentang bergema semakin kuat:

"Tuhan tidak mati atau tertidur!

Yang jahat akan jatuh, yang benar akan menang,

Damai sejahtera di bumi,

Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"

Lonceng terus berbunyi, berdentang,

Bumi berputar dari malam hingga pagi,

Suara, lonceng, nyanyian agung, terdengar merdu,

Damai sejahtera di bumi,

Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

2. Maukah Engkau? – Ruth Somers

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Maria yang lembut mungkin berkata begitu

Kepada gembala-gembala yang sedang berlutut

Di sisi tempat tidur bayi yang kudus.

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Dia mungkin berkata begitu kepada orang-orang tua

Kepada orang-orang majus yang mempersembahkan

Emas, kemenyan, dan mur kepada-Nya.

"Maukah engkau menggendong bayi ini?"

Ia mungkin berkata begitu kepada kita

"Menyimpan semangat dan berkat Natal

Jauh di lubuk hatimu?”

3. Ketika Tuhan Yesus Lahir – Poppy Donggo Hutagalung

Ketika Tuhan Yesus lahir

Dalam malam yang gelap

Dalam kandang yang hina

Dalam palungan yang dingin,

Bunga-bunga menyebarkan harumnya

Angin yang lembut berembus

Dan bintang Betlehem gemerlap cahayanya

Memancar ke segenap penjuru

Ketika Tuhan Yesus lahir

Malaikat sorga turun ke bumi

Bersorak-sorak menyambut Dia,

Tengoklah, padang Efrata yang sunyi,

Gelap dan dingin

Menjadi terang oleh bintang-Nya

Menjadi hangat oleh kasih Allah

Yang diturunkan-Nya bagi manusia

Ketika Tuhan Yesus lahir

Tiga orang raja mencari-Nya

Dari negeri yang jauh mereka datang

Membawa emas, kemenyan dan mur

Ketika Tuhan Yesus lahir

Lonceng pun bergema

Genta berdentang-dentang

Rebana, seruling dan kecapi bersahutan

O, betapa semua bersukacita

Ketika Tuhan Yesus lahir

4. Mari Datang Kepada-Nya – Sarlen Julfree Manurung

Satu hari di bulan Desember

Dentang lonceng Gereja riuh bersahutan

Memanggil, mengundang anak-anak Tuhan untuk datang

"Mari masuk, mari semuanya masuk..."

Pintu Rumah Tuhan telah terbuka

Terbuka untukku, untuk kamu, untuk mereka, untuk kita semua,

Sehingga kita bisa larung dalam sukacita,

Bersama-sama merayakan, lahirnya bayi Yesus di Bethlehem

Raja di atas segala raja, Tuhan, Juru Selamat manusia

5. Anak Manusia – Krisniati Zebua

Oo, Anak Manusia Putra Allah yang Tunggal

Lahir ke dunia untuk menebus segala dosaku

Anak manusia Yesus Kristus namanya

Nama yang ajaib penuh kemuliaan

T'lah lahir malam ini, di hati ini

Ooo, Anak Manusia yang lahir di palungan

Betapa berharga hidupku Engkau selamatkan

Di hadapan musuhku Kau membela perkaraku

Kau nyatakan kesedihan dan kebenaran-Mu

Kau beriku kemenangan

Ooh Anak Manusia hadirmu membawa damai sejahtera

Melepaskan s'gala belenggu dosa

Dengan darahmu yang kudus dan tak bercacat

Kau s'lamatkan dan pulihkan hidupku

Anak Manusia Yesus Kristus t'lah lahir

Ke dunia untuk menebus dosaku dan dosamu

Mari kita sambut dia

Dengan hati yang tulis dan kudus

6. Musik di Pagi Natal

Musik yang ku cintai

Bisa mengobarkan kegairahan yang begitu agung

Begitu meredam kesedihan

Begitu menaklukkan rasa sakit

Membangkitkan hatiku yang termenung ini

Seperti yang kita dengar di pagi Natal

Meski kegelapan masih mempertahankan kerajaannya

Dan berjam-jam harus berlalu

Sebelum istirahat pagi

Dari mimpi yang bermasalah

Musik itu dengan ramah membuat kita bangun

Memanggil kita dengan suara malaikat

Untuk bangun dan menyembah

Dan bersukacita

7. Kelahiran, Kematian, Kebangkitan

Bukan karena kita taat

Kristus menyelamatkan kita

Bukan karena kita meninggalkan hal-hal buruk

Kristus berbelas kasih kepada kita

Kristus lahir,

Kristus hidup sama seperti kita

Kristus mati di kayu salib

Karena Kristus begitu taat kepada Allah Bapa

Ketaatan Kristus pada Allah

melayakkan kita datang kepada-Nya

Kita didamaikan oleh-Nya

Kita diterima Allah hanya karena Dia

Bersyukur,

Kristus lahir di dunia ini sebagai Juru Selamat kita

Bersyukur,

Allah begitu besar kasih-Nya kepada kita

Bersyukur,

Kristus taat kepada Allah Bapa

Melalui kelahiran Kristus, kematian, dan kebangkitan-Nya

Marilah kita terus taat melakukan kehendak-Nya

Baca juga: 120 Lagu Anak Sekolah Minggu yang Ceria dan Berisi Pujian

(RK)