7 Puisi Natal Anak Sekolah Minggu yang Menyentuh Hati

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perayaan Natal selalu menjadi momen hangat, terutama bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan Sekolah Minggu. Untuk menambah kemeriahan perayaan, setiap gereja biasanya akan mengadakan penampilan anak-anak berupa pembacaan puisi.
Puisi-puisi ini umumnya menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah untuk diingat, sekaligus mengajarkan nilai kasih, damai, dan sukacita. Adapun tema yang diambil seringkali berkaitan dengan kebaikan, persahabatan, dan kebahagiaan.
Melalui pembacaan puisi, anak-anak belajar menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan kreatif. Bagi yang sedang membutuhkan referensi, simak beberapa contoh puisi Natal anak Sekolah Minggu di bawah ini.
Contoh Puisi Natal Anak Sekolah Minggu
Dikutip dari jurnal Peranan Sekolah Minggu Dalam Pertumbuhan Gereja oleh Yenni Anita Pattinama, Sekolah Minggu merupakan program pendidikan Kristen yang wajib dijalankan di setiap gereja untuk membimbing anak-anak mengenal ajaran agama Kristen.
Menjelang perayaan Natal, setiap gereja biasanya menggelar berbagai penampilan, salah satunya pembacaan puisi. Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan keberanian mereka.
Mengutip dari buku e-BinaAnak Natal dari Yayasan Lembaga SABDA (2002) serta sumber lainnya, berikut adalah beberapa contoh puisi Natal anak Sekolah Minggu yang bisa dijadikan referensi.
1. Lonceng Natal – Henry Wadsworth Longfellow
Saya mendengar lonceng berdentang pada hari Natal
Lagu-lagu Natal yang sudah dikenal,
Betapa nyaring dan merdunya kata-kata yang terdengar lagi
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!
Saya berpikir, seandainya pada hari Natal,
semua lonceng yang tergantung di menara gereja
Memainkan lagu tanpa hentinya
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!
Dan dalam keputusasaan saya menundukkan kepala;
"Tidak ada damai di bumi," kataku;
"Karena kebencian ada di mana-mana, dan mengejek lagu tentang
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"
Tetapi suara lonceng yang berdentang bergema semakin kuat:
"Tuhan tidak mati atau tertidur!
Yang jahat akan jatuh, yang benar akan menang,
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!"
Lonceng terus berbunyi, berdentang,
Bumi berputar dari malam hingga pagi,
Suara, lonceng, nyanyian agung, terdengar merdu,
Damai sejahtera di bumi,
Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!
2. Maukah Engkau? – Ruth Somers
"Maukah engkau menggendong bayi ini?"
Maria yang lembut mungkin berkata begitu
Kepada gembala-gembala yang sedang berlutut
Di sisi tempat tidur bayi yang kudus.
"Maukah engkau menggendong bayi ini?"
Dia mungkin berkata begitu kepada orang-orang tua
Kepada orang-orang majus yang mempersembahkan
Emas, kemenyan, dan mur kepada-Nya.
"Maukah engkau menggendong bayi ini?"
Ia mungkin berkata begitu kepada kita
"Menyimpan semangat dan berkat Natal
Jauh di lubuk hatimu?”
3. Ketika Tuhan Yesus Lahir – Poppy Donggo Hutagalung
Ketika Tuhan Yesus lahir
Dalam malam yang gelap
Dalam kandang yang hina
Dalam palungan yang dingin,
Bunga-bunga menyebarkan harumnya
Angin yang lembut berembus
Dan bintang Betlehem gemerlap cahayanya
Memancar ke segenap penjuru
Ketika Tuhan Yesus lahir
Malaikat sorga turun ke bumi
Bersorak-sorak menyambut Dia,
Tengoklah, padang Efrata yang sunyi,
Gelap dan dingin
Menjadi terang oleh bintang-Nya
Menjadi hangat oleh kasih Allah
Yang diturunkan-Nya bagi manusia
Ketika Tuhan Yesus lahir
Tiga orang raja mencari-Nya
Dari negeri yang jauh mereka datang
Membawa emas, kemenyan dan mur
Ketika Tuhan Yesus lahir
Lonceng pun bergema
Genta berdentang-dentang
Rebana, seruling dan kecapi bersahutan
O, betapa semua bersukacita
Ketika Tuhan Yesus lahir
4. Mari Datang Kepada-Nya – Sarlen Julfree Manurung
Satu hari di bulan Desember
Dentang lonceng Gereja riuh bersahutan
Memanggil, mengundang anak-anak Tuhan untuk datang
"Mari masuk, mari semuanya masuk..."
Pintu Rumah Tuhan telah terbuka
Terbuka untukku, untuk kamu, untuk mereka, untuk kita semua,
Sehingga kita bisa larung dalam sukacita,
Bersama-sama merayakan, lahirnya bayi Yesus di Bethlehem
Raja di atas segala raja, Tuhan, Juru Selamat manusia
5. Anak Manusia – Krisniati Zebua
Oo, Anak Manusia Putra Allah yang Tunggal
Lahir ke dunia untuk menebus segala dosaku
Anak manusia Yesus Kristus namanya
Nama yang ajaib penuh kemuliaan
T'lah lahir malam ini, di hati ini
Ooo, Anak Manusia yang lahir di palungan
Betapa berharga hidupku Engkau selamatkan
Di hadapan musuhku Kau membela perkaraku
Kau nyatakan kesedihan dan kebenaran-Mu
Kau beriku kemenangan
Ooh Anak Manusia hadirmu membawa damai sejahtera
Melepaskan s'gala belenggu dosa
Dengan darahmu yang kudus dan tak bercacat
Kau s'lamatkan dan pulihkan hidupku
Anak Manusia Yesus Kristus t'lah lahir
Ke dunia untuk menebus dosaku dan dosamu
Mari kita sambut dia
Dengan hati yang tulis dan kudus
6. Musik di Pagi Natal
Musik yang ku cintai
Bisa mengobarkan kegairahan yang begitu agung
Begitu meredam kesedihan
Begitu menaklukkan rasa sakit
Membangkitkan hatiku yang termenung ini
Seperti yang kita dengar di pagi Natal
Meski kegelapan masih mempertahankan kerajaannya
Dan berjam-jam harus berlalu
Sebelum istirahat pagi
Dari mimpi yang bermasalah
Musik itu dengan ramah membuat kita bangun
Memanggil kita dengan suara malaikat
Untuk bangun dan menyembah
Dan bersukacita
7. Kelahiran, Kematian, Kebangkitan
Bukan karena kita taat
Kristus menyelamatkan kita
Bukan karena kita meninggalkan hal-hal buruk
Kristus berbelas kasih kepada kita
Kristus lahir,
Kristus hidup sama seperti kita
Kristus mati di kayu salib
Karena Kristus begitu taat kepada Allah Bapa
Ketaatan Kristus pada Allah
melayakkan kita datang kepada-Nya
Kita didamaikan oleh-Nya
Kita diterima Allah hanya karena Dia
Bersyukur,
Kristus lahir di dunia ini sebagai Juru Selamat kita
Bersyukur,
Allah begitu besar kasih-Nya kepada kita
Bersyukur,
Kristus taat kepada Allah Bapa
Melalui kelahiran Kristus, kematian, dan kebangkitan-Nya
Marilah kita terus taat melakukan kehendak-Nya
Baca juga: 120 Lagu Anak Sekolah Minggu yang Ceria dan Berisi Pujian
(RK)
