Konten dari Pengguna

8 Adab Membaca Alquran yang Penting Dijaga Umat Muslim agar Mendapat Keberkahan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi adab membaca Alquran. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi adab membaca Alquran. Foto: Unsplash

Mengaji atau membaca Al-Quran adalah perbuatan mulia. Karena itu, umat Muslim perlu bersikap sopan dan memperhatikan adab membaca Alquran untuk mendapat kesempurnaan pahala.

Membaca Alquran bisa dilakukan di mana pun, asalkan tidak di tempat kotor, seperti kamar mandi atau WC. Umat Muslim juga bebas membaca Alquran kapan saja, tetapi dianjurkan untuk membiasakan membacanya setiap selesai sholat.

Membaca Alquran dapat membersihkan hati yang kotor, dan Allah akan memberi pahala bagi yang membacanya. Rasulullah pernah bersabda:

Bacalah Alquran, sesungguhnya Alquran itu akan menjadi syafaat di hari Qiyamat bagi yang membacanya (ahlinya).” (HR. Muslim)

Meski bisa dibaca kapan pun dan di mana pun, ada adab yang harus dijaga umat Muslim saat membaca Alquran. Apa sajakah itu? Simak informasinya di bawah ini.

Adab Membaca Alquran

Ilustrasi membaca Alquran. Foto: Unsplash

Mengutip buku Kumpulan Tanya Jawab Islam dan Diskusi Keagamaan oleh PISS-KTB dan Adab Adab Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati tulisan Thoriq Aziz Jayana, berikut beberapa adab membaca Alquran yang harus dipraktikkan:

1. Berwudhu

Agar membacanya dalam keadaan yang sempurna dan suci dari najis, dianjurkan bagi umat Muslim untuk berwudhu terlebih dahulu. Imam Haromain berkata:

"Orang yang membaca dalam keadaan najis tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh, tetapi dia meninggalkan sesuatu yang utama." (At-Tibyan, hal. 58-59)

2. Mengenakan pakaian yang sopan

Pastikan pakaian yang dikenakan suci, menutup aurat, dan sopan. Begitu pula dengan posisi duduk yang sopan dan tenang. Usahakan tubuh menghadap kiblat saat membaca Alquran.

3. Meletakkan Alquran di atas meja

Letakkan Alquran di atas meja dengan cara yang mulia, jangan dibanting. Jika tidak ada meja, gunakanlah kedua tangan untuk menengadah Alquran. Jangan sampai Alquran diletakkan di lantai.

4. Berdoa

Semua ibadah, termasuk membaca Alquran, hendaknya diawali dengan doa. Berikut bacaan doa sebelum membaca Alquran:

Allahummaftah ‘alayya hikmataka wansyur ‘alayya rahmataka wa dzakkirniy nasiytu yaa dzaljalaali wal ikrom.

Artinya: “Ya Allah bukakanlah untukku hikmah-Mu, dan bentangkanlah untukku rahmat-Mu, dan ingatkanlah apa yang aku lupa. Wahai Zat Mahaagung dan Mahamulia.”

5. Membacanya dengan pelan dan tidak cepat

Awali dengan membaca ta’awudz, kemudian membacanya dengan pelan (tartil) dan tidak cepat agar dapat menghayati ayat-ayat Alquran yang dibaca. Rasulullah SAW bersabda:

Siapa saja yang membaca Alquran (khatam) kurang dari tiga hari, berarti dia tidak memahami.” (HR. Ahmad dan para penyusun Kitab-kitab Sunan.

Waktu mengkhatamkan Alquran yang dianjurkan Rasulullah adalah setiap satu minggu. Sebagaimana yang dilakukan Abdullah bin Mas’ud, Utsman bin Affan, dan Zaid bin Tsabit.

Ilustrasi Al-Quran. Foto: Unsplash

6. Baca dengan susunan bacaan yang jelas

Membaca Alquran hendaknya dilakukan sesuai dengan susunan bacaan yang jelas dan terang makhraj hurufnya, panjang pendeknya bacaan, dan tidak sampai keluar dari ketentuan kaidah tajwid.

Selain itu, dianjurkan pula agar membaguskan suara di dalam membacanya, seperti sabda Rasulullah SAW yang artinya, “Hiasilah Alquran dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim)

7. Memahami maknanya

Alquran sejatinya bukan semata-mata untuk dibaca saja, tetapi untuk dipahami maknanya. Pahamilah arti dan inti dari ayat yang dibaca serta beberapa kandungan ilmu yang ada di dalamnya.

Allah berfirman dalam Alquran: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)

8. Tidak mengganggu orang sholat

Jangan sampai kegiatan mengaji malah mengganggu orang yang sedang melaksanakan ibadah lainnya seperti sholat. Tidak perlu membacanya dengan suara yang terlalu keras atau di tempat yang banyak orang.

Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang terang-terangan (di tempat orang banyak) membaca Alquran, sama dengan orang yang terang-terangan dalam shadaqah.” (HR. Tirmidzi, Nasa’I, dan Ahmad)

Bacalah Alquran sesuai dengan adab yang disyariatkan. Jangan sampai ibadah yang dilakukan sia-sia karena tidak mengindahkan sunnah Rasulullah SAW dalam melaksanakannya.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apakah boleh membaca Alquran sambil tiduran?
chevron-down

Membaca Alquran dilakukan dengan posisi duduk yang sopan dan tenang. Usahakan tubuh menghadap kiblat saat membaca Alquran.

Apakah boleh membaca Alquran tidak menutup aurat?
chevron-down

Saat membaca Alquran, pastikan pakaian yang dikenakan suci, menutup aurat, dan sopan.

Membaca Alquran di HP apakah harus wudhu?
chevron-down

Agar membacanya dalam keadaan yang sempurna dan suci dari najis, dianjurkan bagi umat Muslim untuk berwudhu terlebih dahulu.