Konten dari Pengguna

8 Kecelakaan Kereta Terbesar Indonesia yang Pernah Terjadi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Kereta Api. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kereta Api. Foto: Shutterstock

Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan untuk menunjang mobilitas masyarakat. Namun, perjalanan sejarah perkeretaapian di Indonesia juga diwarnai sejumlah peristiwa kelam. Sejarah mencatat beberapa kecelakaan besar pernah terjadi dengan menelan banyak korban jiwa.

Peristiwa terbaru terjadi pada Senin (27/4) malam di Bekasi Timur, Jawa Barat. Insiden yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur ini menambah daftar panjang kecelakaan kereta di Indonesia.

Jika ditelusuri ke belakang, kejadian serupa juga pernah beberapa kali terjadi dengan penyebab yang berbeda. Simak rangkuman sejumlah kecelakaan kereta terbesar di Indonesia di bawah ini.

Kecelakaan Kereta Terbesar Indonesia

Suasana keberangkatan kereta di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Foto: dok: PT KAI

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah kecelakaan kereta api yang pernah terjadi di Indonesia:

1. Kecelakaan Kereta Api Padang Panjang (1944)

Kecelakaan di Padang Panjang atau Lembah Anai, Sumatera Barat, pada 22 Desember 1944, menjadi salah satu tragedi paling tragis. Peristiwa ini terjadi saat kereta melintasi jalur menurun curam dan mengalami rem blong, membuat rangkaian tergelincir hingga keluar rel. Akibatnya, sekitar 200 orang meninggal dunia dan 250 lainnya mengalami luka-luka.

2. Tabrakan Kereta Ratujaya (1968)

Tabrakan terjadi pada 20 September 1968 di wilayah Ratujaya, Depok, antara KA 406 (uap) dan KA 309 (diesel) yang melaju dari arah berlawanan. Kecelakaan ini dipicu oleh kegagalan komunikasi manual serta gangguan sinyal akibat kabel yang sudah tua. Sekitar 116 orang tewas, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

3. Tragedi Bintaro (1987)

Peristiwa tragis ini terjadi pada 19 Oktober 1987 di Pondok Betung, Bintaro. Dua kereta, yaitu KA 220 Ekonomi Pantas dan KA 225 lokal, bertabrakan dari arah berlawanan. Banyaknya jumlah penumpang membuat dampak kecelakaan semakin besar, di mana korban mencapai sekitar 156 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

4. Tabrakan KRL Depok (1993)

Kecelakaan ini terjadi pada 2 November 1993 di lintasan Depok Lama–Citayam. Tabrakan terjadi di jalur tunggal akibat kesalahan komunikasi antara petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di Stasiun Depok Lama dan Stasiun Citayam. Insiden ini menyebabkan sekitar 20 orang meninggal dunia dan lebih dari 100 orang terluka.

5. Tabrakan KA Empu Jaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan (2001)

Pada 25 Desember 2001 di wilayah Brebes, Jawa Tengah, KA 146 Empu Jaya menabrak KA 153 Gaya Baru Malam Selatan yang sedang berhenti di jalur yang sama. Kecelakaan ini terjadi akibat kesalahan operasional yang membuat sekitar 31 orang meninggal dunia serta puluhan lainnya luka-luka.

6. Tabrakan KA Kertajaya dengan KA Sembrani (2006)

Insiden ini terjadi pada 15 April 2006 di Stasiun Gubug, Grobogan, Jawa Tengah. Dua kereta bertabrakan akibat gangguan operasional di jalur. Peristiwa tersebut menewaskan sekitar 14 orang dan melukai lebih dari 20 orang.

7. Tabrakan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya (2024)

Kecelakaan terjadi pada 5 Januari 2024 di wilayah Cicalengka, Jawa Barat. KA Turangga bertabrakan dengan kereta Commuter Line Bandung Raya karena berada di jalur yang sama. Korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Penyebab awal diduga terkait kesalahan pengaturan perjalanan.

8. Kecelakaan Bekasi Timur (2026)

Kecelakaan terbaru terjadi pada 27 April 2026 di Bekasi Timur, Jawa Barat. Insiden ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line dari arah belakang saat kereta tersebut sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram PT KAI (@kai121_) pada 29 April 2026, hingga pembaruan terakhir tercatat ada 106 korban, terdiri dari 16 orang meninggal dunia dan 90 orang mengalami luka-luka.

Baca Juga: Jadwal Terbaru KAI DAOP 5 Purwokerto Mulai 1 Mei 2026, Ini Rinciannya

(SA)