Adab Tidur Umat Muslim Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
8 Februari 2021 14:36 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi adab tidur. Foto: Vecteezy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi adab tidur. Foto: Vecteezy
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tidur adalah salah satu cara agar tubuh manusia bisa beristirahat dan kembali mendapatkan energi untuk beraktivitas di kemudian hari. Dalam ajaran agama Islam juga dijelaskan bahwa tidur adalah waktu untuk istirahat.
ADVERTISEMENT
“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat”. (QS. An-Naba’: 9)
Karenanya, tidur menjadi aktivitas yang tidak boleh dilewatkan. Mengistirahatkan diri di malam hari setelah menjalani aktivitas seharian penuh adalah cara umat Muslim menjaga nikmat yang telah Allah SWT berikan.
Namun, ada adab yang perlu diperhatikan dan dipahami umat Muslim ketika ingin tidur. Adab ini bertujuan untuk membuat tidur lebih nyaman dan bisa mendapatkan keberkahan bagi yang menjalankan.
Ilustrasi adab tidur. Foto: Freepik

Adab Tidur Rasulullah SAW

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperhatikan adab sebelum tidur seperti berikut.
1. Tidur dalam Keadaan Berwudhu
Dalam hadist yang diriwayatkan Al Baro’ bin ‘Azib, Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ
“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)
ADVERTISEMENT
2. Berbaring pada Sisi Kanan
Hendaknya posisi saat tidur adalah di sisi sebelah kanan dan menjadikan rusuk kanan sebagai tumpuan. Selain itu, berbaring pada sisi kanan pun memiliki banyak manfaat sebagaimana yang telah disebutkan Ibnul Qayyim.
“Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)” (Zaadul Ma’ad, 1/321-322).
Ilustrasi adab tidur. Foto: Freepik
3. Membaca Surat Alquran
Adab selanjutnua adalah membaca surat dalam Alquran, Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas masing-masing sekali sambil meniup telapak tangan lalu diusapkan ke wajah. Lakukan hal yang sama secara berulang sampai tiga kali.
ADVERTISEMENT
Kemudian dapat dilanjutkan dengan membaca Ayat Kursi agar terhindar dari godaan setan yang terkutuk saat tidur. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
“Jika engkau hendak berbaring di atas tempat tidirmu bacalah ayat Al Kursi karena dengannya engkau selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan setan tidak akan bisa mendekatimu sampai pagi. Benar yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu setan.” (HR. Bukhari)
4. Membaca Doa Sebelum Tidur
Dalam setiap kegiatan, umat Muslim dianjurkan untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT. Lafal doa sebelum tidur adalah seperti berikut.
Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut.
Artinya:
“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-Mu aku mati”. (HR.Bukhari dan Muslim)
5. Tidur di Awal Waktu
ADVERTISEMENT
Sebisa mungkin umat Muslim dianjurkan untuk tidak begadang agar terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Abi Barzah berkata:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا
Artinya:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)
(HDP)