Konten dari Pengguna

Al Jami: Arti, Kisah, dan Cara Meneladaninya yang Perlu Dipahami Umat Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdoa. Foto: Adobe Stock
zoom-in-whitePerbesar
Berdoa. Foto: Adobe Stock

Al Jami adalah salah satu nama dan sifat baik Allah SWT yang terangkum dalam Asmaul Husna. Secara bahasa, Al Jami artinya keterhimpunan. Allah Al Jami berarti Allah Maha Menghimpun seluruh ciptaan-Nya.

Muhammad Syafie el-Bantanie menerangkan dalam buku Terapi Mencerdaskan Hati, Allah Al Jami akan menghimpun langit, bumi, planet-planet, matahari, bulan, bintang, dan seluruh ciptaan-Nya dalam satu jagat raya. Allah juga menghimpun seluruh organ dalam tubuh manusia.

Selain itu, Allah SWT juga akan menghimpun seluruh manusia di padang mahsyar pada hari kiamat. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 9 yang artinya: “Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.”

Dalam ayat lain juga diterangkan: “Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)? Katakanlah, “(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian, pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi.” (QS. Al Waqi’ah: 48-50)

Kisah Al Jami

Berdoa. Foto: Adobe Stock

Dikisahkan oleh Abu Alkindie dkk dalam buku Asmaul Husna bahwa Allah SWT akan mengumpulkan umat manusia dan jin pada hari kiamat nanti di sebuah tempat bernama Padang Mahsyar. Tempat tersebut sangat luas, bertahan rata, dan tidak berbukit atau bulat seperti bumi. Kondisinya mirip seperti Padang Arafah di Mekkah, Arab Saudi.

Di sana, matahari bersinar begitu terik dan jaraknya hanya 1 mil dari atas kepala manusia. Saking panasnya Padang Mahsyar, peluh dan keringat umat manusia pun berkumpul menjadi seperti lautan.

Namun, banyak sedikitnya jumlah keringat itu tergantung pada amalan kebaikan masing-masing. Ada yang sampai tenggelam dalam lautan keringat, ada juga yang hanya cuma sebatas setengah mata kaki.

Selain itu, Allah SWT juga akan menghimpun manusia seseuai golongannya. Apabila mereka yang selama hidup di dunia selalu menuruti hawa nafsunya, maka akan di masukkan secara bersama-sama ke dalam neraka.

Sebaliknya, manusia yang selalu memenuhi aturan dan menjauhi larangan Allah SWT akan mendapat perlindungan. Mereka akan berkumpul bersama orang yang beriman dan bertaqwa selama hidup di dunia.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (ke Padang Mahsyar) dalam keadaan berjalan, dan (ada juga yang) berkendaraan, serta (ada juga yang) diseret di atas wajah-wajah kalian." (HR. At-Tirmidzi)

Cara Meneladani Al Jami

Berdoa. Foto: Adobe Stock

Mengutip buku Rahasia Keajaiban Asmaul Husna oleh Syafi'ie el-Bantanie, umat Muslim juga dianjurkan untuk meneladani nama dan sifat Allah Al-Jami. Caranya adalah dengan menghimpun sifat-sifat terpuji dalam diri agar menjadi seorang Muslim dengan karakter yang baik.

Selain itu, umat Muslim juga harus mampu bekerja sama dalam kebaikan. Menggabungkan potensi-potensi individu dari setiap Muslim untuk menghasilkan kolaborasi yang dahsyat dalam rangka menegakkan kehormatan Islam.

(NDA)