Konten dari Pengguna

Alat Musik Marakas: Pengertian, Sejarah, dan Cara Memainkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alat musik marakas. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alat musik marakas. Foto: Pixabay

Marakas adalah alat musik yang masuk ke dalam kategori perkusi. Sebutan untuk alat musik ini berbeda-beda di setiap negara.

Ada yang menyebutnya sebagai maraccas, marak, mbara’ka, dan maracax’a. Di Indonesia, alat musik ini lebih dikenal dengan sebutan “ecrek-ecrek” yang memang merujuk pada bunyi yang dihasilkannya.

Bentuk serta ukuran dari alat musik marakas bermacam-macam. Ada yang berbentuk lonjong, telur kecil, sampai apel besar. Material luarnya terbuat dari kulit hewan atau labu yang sudah mengering.

Namun, selain kedua bahan dasar tersebut, ternyata ada bahan lain yang bisa digunakan untuk membuat marakas, yaitu kayu, kelapa, plastik, jerami atau sejenis buah squash.

Penasaran dengan sejarah dan cara memainkan alat musik marakas? Penjelasan selengkapnya ada di bawah ini.

Ilustrasi alat musik. Foto: Pixabay

Sejarah Alat Musik Marakas

Menurut buku Alat Musik Konvensional karangan Eny Kusrini (2016: 23), alat musik marakas berasal dari daratan Afrika. Dulunya, marakas bukan termasuk ke dalam alat musik perkusi. Alat musik ini hanya dimainkan secara solo dan digunakan sebagai ritual penyembuhan.

Tidak hanya di daratan Afrika, suku Indian Kuno yang menempati benua Amerika sebelum kedatangan Christopher Colombus, juga sering menggunakan alat musik marakas sebagai instrumen penyembuhan.

Seiring berjalannya waktu, alat musik marakas mulai tersebar ke seluruh wilayah Amerika Selatan dan Kepulauan Karibia. Sampai pada akhirnya, para pedagang dari dataran Eropa dan Afrika memperkenalkan instrumen marakas ini ke Indonesia.

Ilustrasi alat musik. Foto: Pixabay

Cara Memainkan Alat Musik Marakas

Merujuk pada buku Seni Budaya dan Keterampilan karya Drs. Sri Murtono, M.Pd dkk (2007: 55), berikut ini langkah-langkah untuk memainkan alat musik marakas.

  • Langkah pertama yaitu memilih dua buah marakas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ketika memilih marakas, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan seperti ukuran dan bahannya. Kedua hal tersebut mempengaruhi kualitas nada dan volume yang dihasilkan.

  • Selanjutnya, memegang masing-masing instrumen dengan kedua tangan. Posisi alat musik marakas harus terlihat tegak lurus dengan bagian kepala berada di atas.

  • Kemudian goyangkan alat musik marakas dengan pergelangan tangan secara cepat, mulai dari bagian atas menuju bagian bawah.

  • Lakukan pergerakan serupa, tetapi menuju arah sebaliknya ( bawah ke atas). Dengan hanya menggerakkan marakas seperti ini, alat musik ini sudah bisa menghasilkan nada.

  • Pemain alat musik marakas bisa menambahkan kecepatan gerakan dari atas ke bawah. Namun, perlu diingat bahwa bagian kepala instrumen haruslah terlihat tegak lurus.

  • Apabila sudah terbiasa memainkan marakas menggunakan teknik dasar tersebut, maka bisa dilanjutkan dengan melakukan berbagai improvisasi tempo. Selain itu, pergerakan juga dapat dikombinasikan dengan menggunakan tarian sederhana agar terlihat lebih menarik.

(VIO)