Amalan Bulan Rabiul Awal yang Sayang untuk Dilewatkan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi umat Muslim, Rabiul Awal merupakan bulan yang istimewa. Keistimewaan ini tidak lepas dari berbagai peristiwa penting yang terjadi pada bulan tersebut, salah satunya adalah kelahiran dan wafat Nabi Muhammad SAW.
Khayeera Indana Hulwah dan Aliyah Tsurayya (2013) dalam bukunya yang berjudul Yang Perlu Dilakukan Muslimah Sepanjang Tahun menjelaskan, Rabiul Awal menjadi bulan ketiga dalam tahun Hijrah.
Rabiul Awal berasal dari kata rabi yang artinya menetap dan awal yang berarti pertama. Secara garis besar, Rabiul Awal mengacu pada orang-orang yang sudah meninggalkan rumah atau berkelana, dan pada saatnya mereka menetap untuk mencari ketentraman.
Pada bulan Rabiul Awal, umat Muslim biasanya memperingati Maulid Nabi atau hari lahir Nabi Muhammad SAW. Perayaan tersebut sudah menjadi tradisi umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Perayaan ini sudah digelar dari masa ke masa dan generasi ke generasi.
Di samping itu, umat Muslim juga melakukan sejumlah amalan bulan Rabiul Awal. Amalan tersebut dapat mendatangkan berkah bagi seorang Muslim. Apa saja amalannya? Simak ulasan berikut ini.
Amalan Bulan Rabiul Awal
Berikut amalan bulan Rabiul Awal yang dikutip dari buku Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karangan Abdullah Zaedan dan buku Yang Perlu Dilakukan Muslimah Sepanjang Tahun tulisan Khayeera Indana Hulwah dan Aliyah Tsurayya (2013):
1. Memperbanyak Shalawat
Umat Muslim diajarkan untuk memperbanyak shalawat di bulan Rabiul Awal sebagai bentuk amalan. Shalawat minimal dilakukan 10 kali dalam sehari.
Allah SWT berfirman,
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)
Berikut bacaan shalawatnya:
Allahuma shalli ala muhammadin wa ala aali muhammadin.
Artinya: Ya Allah wahai Tuhanku muliakanlah oleh-Mu atas Muhammad dan atas keluarganya."
2. Melakukan Kebaikan
Melakukan kebaikan menjadi salah satu amalan yang dapat dikerjakan di bulan Rabiul Awal. Umat Muslim bisa membaca sejarah perjuangan Rasulullah SAW dan menceritakan kebaikan-kebaikan serta keutamaan beliau.
3. Berpuasa Senin dan Kamis
Menunaikan puasa sunnah sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim di bulan Rabiul Awal. Puasa ini bisa dikerjakan pada hari Senin dan Kamis.
4. Puasa Pertengahan Bulan
Seorang Muslim dianjurkan mengerjakan puasa pertengahan bulan pada Rabiul Awal, yakni Puasa Ayyamul Bidh atau Puasa Putih. Puasa ini dilaksanakan pada 13,14, dan 15 pada setiap bulan di tahun Hijriyah. Hal ini senada dengan sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:
"Berpuasalah selama tiga hari setiap bulan. Karena, sesungguhnya kebaikan pada hari itu dihitung sepuluh kali lipat dan nilainya sama seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muttafaq 'Alaih)
5. Bersedekah
Sangat dianjurkan untuk bersedekah kepada mereka yang membutuhkan atau fakir miskin pada Rabiul Awal. Sedekah harus dilandasi dengan kesungguhan hati atau ikhlas, umat Muslim tidak boleh mengharapkan imbalan.
Melalui Al-Quran, Allah SWT menyampaikan bahwa Dia akan menyediakan surga untuk mereka yang menafkahkan sebagian harta untuk orang yang membutuhkan bantuan.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Mengapa Bulan Rabiul Awal Disebut Istimewa?

Mengapa Bulan Rabiul Awal Disebut Istimewa?
Bulan Rabiul Awal disebut istimewa karena bulan tersebut merupakan kelahiran dan wafat Rasulullah SAW.
Apa Saja Amalan Bulan Rabiul Awal?

Apa Saja Amalan Bulan Rabiul Awal?
Ada beberapa amalan Bulan Rabiul Awal, salah satunya adalah memperbanyak shalawat.
Apa Dalil yang Membahas Tentang Memperbanyak Shalawat?

Apa Dalil yang Membahas Tentang Memperbanyak Shalawat?
Dalil yang membahas tentang memperbanyak shalawat adalah sebagai berikut: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)
