Konten dari Pengguna

Amalan dan Doa Mohon Kesembuhan dari Sakit yang Diderita

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi usaha dan doa memohon kesembuhan. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi usaha dan doa memohon kesembuhan. Sumber: Freepik.com

Dalam keadaan sakit, setiap Muslim dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa dan melakukan amalan tertentu agar diberikan kesembuhan oleh Allah. Doa yang diucapkan terus menerus pasti akan dikabulkan Allah.

Selain berdoa, usaha untuk memeriksakan diri ke dokter juga harus dilakukan. Tidak dianjurkan jika hanya berdoa namun tanpa usaha. Ingat, Allah SWT bisa memberikan kesembuhan melalui berbagai macam perantara. Misalnya, dokter bisa menjadi perantara Allah dalam membantu menyembuhkan penyakit pasiennya.

Kebetulan, situasi saat ini membuat banyak orang jatuh sakit karena terpapar Covid-19. Bagi orang yang sedang terpapar, isolasi mandiri adalah usaha dhohir yang bisa dilakukan. Selain itu, selama isoman juga bisa diselingi dengan banyak membaca doa.

Jika ikhtiar batin dan dhohir sudah dilakukan, tugas umat Muslim selanjutnya adalah bertawakkal. Maksudnya adalah menyerah semua urusan kepada Allah.

Meski banyak yang menganggap sebagai sebuah cobaan, sejatinya penyakit juga menjadi sesuatu yang dapat menggugurkan dosa seseorang. Hal tersebut dijelaskan dijelaskan dalam hadits berikut:

"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya". (HR. Bukhari dan Muslim)

Ilustrasi usaha dan doa memohon kesembuhan. Sumber: Freepik.com

Amalan dan Doa Memohon Kesembuhan

Amalan dan doa memohon kesembuhan bisa dilakukan diri sendiri jika sedang sakit atau orang lain.

Doa Mohon kesembuhan

Ada dua doa yang bisa diamalkan oleh diri sendiri yang sedang sakit agar diberikan kesembuhan oleh Allah. Doa ini dikutip dari Buku 70 Doa Harian Anak oleh Fathuri Ahza Mumtaza.

اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma Rabban nasi, adzhibil ba’sa isyfi anta asy-syafi la syifa’a illa syifauka syifaan la yughadiru saqman.

Artinya: “Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkan lah, engkau dzat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit.”

Adapun bacaan doa minta kesembuhan lainnya yang bisa diamalkan sebagaimana terkandung dalam surat Al-Anbiya ayat 83 adalah:

رَبِّي أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Jika ingin mendoakan orang lain atau keluarga yang sedang sakit, lafal doanya adalah sebagai berikut.

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya: "Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia."

Amalan Memohon kesembuhan

1. Membaca Basmalah

Salah satu amalan yang bisa dilakukan saat sakit adalah dengan meletakkan tangan ke bagian tubuh yang sakit dan membaca basmalah sebanyak 3 kali, disusul dengan membaca lafal berikut.

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillāh 3x

Artinya: “Dengan nama Allah.

أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

A‘ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru (dibaca 7 kali).

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan.

Hal ini disampaikan oleh Imam An-Nawawi yang mengutip dari hadits riwayat Imam Muslim.

وروينا في صحيح مسلم رحمه الله، عن عثمان بن أبي العاص رضي الله عنه، أنه شكا إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وجعا يجده في جسده، فقال له رسول الله صلى الله عليه وسلم ضَعْ يَدَك عَلَى الَّذِي تَأْلَمُ مِنْ جَسَدِك، وَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ ثَلَاثًا، وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Artinya:

Diriwayatkan kepada kami dalam Shahih Muslim rahimahullah, dari Utsman bin Abil ‘Ash RA bahwa ia mengadu kepada Rasulullah SAW perihal penyakit yang ia rasakan pada tubuhnya. Rasulullah SAW lalu mengatakan kepadanya, ‘Letakkan tanganmu pada bagian tubuhmu yang dirasa sakit. Bacalah tiga kali, ‘Bismillāh.’ Lalu bacalah tujuh kali, ‘A‘ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru,.’

2. Membaca Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas

Amalan yang kedua adalah membaca tiga surat, yakni Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas. Setelah dibaca, kemudian tiupkan ke tangan lalu diusapkan ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau dalam posisi berbaring.

Amalan ini dikutip dari buku Untukmu Yang Sedang Sakit oleh Ammi Nur Baits, S.T., B.A. dan didasarkan pada sebuah hadist yang dikabarkan oleh istri Nabi, sayyidati Aisyah. Hadist tersebut berbunyi:

"Apabila beliau (Nabi Muhammad) sakit, beliau membaca surat A Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas untuk diri beliau, kemudian beliau tiupkan ke tangan lalu diusapkan ke seluruh bagian tubuh."

(ULY)