Amalan Rebo Wekasan untuk Memohon Perlindungan dan Keberkahan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rebo Wekasan merujuk pada hari Rabu terakhir di bulan Ṣafar dalam kalender Hijriah. Sebagian masyarakat meyakini hari tersebut berkaitan dengan turunnya berbagai penyakit, bala, malapetaka, dan bencana.
Namun, mengaitkan musibah atau kesialan dengan bulan Ṣafar maupun hari tertentu bukanlah ajaran Islam. Sebab, seluruh waktu dan ciptaan Allah SWT pada hakikatnya adalah baik dan tidak ada yang diciptakan secara sia-sia.
Karena itu, amalan yang dilakukan pada momen Rebo Wekasan hendaknya diniatkan semata-mata untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan karena meyakini bahwa hari tersebut membawa kesialan. Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan saat Rebo Wekasan.
Amalan Sunnah Rebo Wekasan
Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 yang dirilis Ditjen Bimas Islam, hari terakhir bulan Ṣafar jatuh pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dengan begitu, Rebo Wekasan tahun ini bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026.
Momen tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah sekaligus melakukan introspeksi diri. Bukan karena takut akan kesialan, melainkan sebagai bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon perlindungan-Nya.
Dikutip dari laman BAZNAS Kota Semarang, berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan saat Rebo Wekasan:
1. Memperbanyak Shalat Sunnah
Umat Islam bisa mengisi Rabu Wekasan dengan memperbanyak shalat sunnah. Ibadah ini dapat menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan permohonan agar diberikan ketenangan dan perlindungan.
2. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Memperbanyak dzikir dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu pada Rabu Wekasan. Umat Islam dapat membaca istighfar, tasbih, tahmid, takbir, maupun dzikir lainnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an merupakan ibadah yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk saat Rabu Wekasan. Sebagian masyarakat memilih membaca Yasin atau surat lainnya sebagai bagian dari rangkaian ibadah pada hari tersebut.
Hal ini diperbolehkan selama tidak disertai anggapan bahwa surat tertentu wajib dibaca secara khusus karena bertepatan dengan Rabu Wekasan.
4. Bersedekah
Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan adalah bersedekah. Sebagian rezeki dapat disisihkan untuk membantu tetangga, anak yatim, fakir miskin, maupun orang lain yang sedang membutuhkan. Selain membantu sesama, sedekah juga menjadi bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT.
5. Berdoa dan Memohon Perlindungan
Berdoa menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang Muslim untuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT. Pada Rabu Wekasan, umat Islam dapat memanjatkan doa-doa baik sesuai dengan kebutuhan dan harapan, di antaranya:
Memohon keselamatan agar senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalani kehidupan.
Memohon kesehatan agar diberikan tubuh yang sehat dan dijauhkan dari berbagai penyakit.
Memohon keberkahan rezeki agar pendapatan yang diperoleh senantiasa halal, cukup, dan membawa kebermanfaatan.
Memohon perlindungan dari musibah agar dijauhkan dari berbagai marabahaya dan hal-hal buruk.
Salah satu doa yang dapat diamalkan berbunyi: "Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar." (Al-Baqarah: 201)
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Baca Juga: Kapan Rebo Wekasan 2026? Cek Informasi Lengkapnya di Sini
(ANB)
