Amalan Sebelum Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW Kepada Fatimah az Zahra

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidur merupakan cara alami manusia untuk beristirahat. Dalam agama Islam, terdapat amalan-amalan yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum tidur.
Amalan-amalan tersebut juga dijelaskan dalam Alquran dan hadits. Bagi yang mengerjakannya tentu akan mendapatkan keutamaannya.
Dalam buku Salat & Amalan Fatimah az Zahra oleh Abbas Azizi, terdapat 4 amalan sebelum tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang pernah berkata kepada Fatimah:
“Janganlah engkau tidur sebelum mengerjakan empat hal. Pertama, mengkhatamkan al-Qur’an. Kedua, menjadikan para nabi sebagai pemberi syafaat bagimu. Ketiga, meminta ridha dari semua kaum muslimin. Keempat, melaksanakan haji dan umrah”.
Mendengar hal tersebut, Fathimah bertanya kepada Rasulullah, "Bagaimana mungkin aku melakukan itu semua sebelum tidur?"
Seraya tersenyum, Rasulullah SAW menjawab:
"Bacalah Surat Al Ikhlas tiga kali karena sama halnya dengan mengkhatam Alquran. Kemudian bacakan sholawat untukku agar mendapat syafaat dariku dan para nabi sebelumku. Lalu untuk mendapatkan rasa ridha dari kaum Mukmin maka hendaklah membaca istighfar bagi dirimu, orangtuamu, dan seluruh kaum Muslim. Sedangkan untuk menunaikan haji dan umrah, umat Muslim dapat membaca subhanAllaah walhamdulillaahi walaa ilaaha illa Allahu wAllaahu akbar karena dinilai sama dengan orang yang melakukan haji dan umrah."
Dari hadits tersebut, dapat disimpulkan bahwa amalan yang bisa dilakukan sebelum tidur adalah sebagai berikut.
Amalan Sebelum Tidur
Membaca surat Al-Ikhlas
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. قُلْ هُوَ اْللهُ أَحَدٌ، اَللهُ اْلصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يٌوْلَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ ×٣
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad): “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah Dzat yang menjadi tumpuan segala permohonan. Ia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada siapa pun yang sebanding dengan-Nya" (QS Al-Ikhlas) (3x).
Membaca sholawat Nabi Muhammad SAW dan para nabi sebelumnya
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى جَمِيْعِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ ×٣
"Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan kami Baginda Muhammad, semua nabi dan rasul" (3x).
Membaca istighfar untuk kebaikan diri sendiri dan orang banyak
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِىْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
"Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, semua kaum muslim laki-laki dan perempuan, dan semua kaum mukmin laki-laki dan perempuan."
Membaca doa berikut ini sebanyak tujuh kali
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ ×٧
"Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, Allah Maha besar, tidak ada daya menjalankan ketaatan dan tidak ada kemampuan menghindar dari kemaksiatan kecuali dengan pertolongan Allah yang maha tinggi dan agung" (7x).
(PDN)
