Konten dari Pengguna

Amis Budi Artinya Apa dalam Bahasa Sunda? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kamus Bahasa Sunda untuk Mencari Arti Amis Budi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kamus Bahasa Sunda untuk Mencari Arti Amis Budi. Foto: Unsplash

Dalam bahasa Sunda, amis budi termasuk dalam kata majemuk yang terbentuk melalui proses penggabungan dua kata, sehingga melahirkan sebuah makna yang baru. Pertanyaannya, amis budi artinya apa?

Bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah Indonesia yang telah digunakan sejak berabad-abad silam. Dikutip dari laman Kemdikbud, bahasa ini termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia atau Kepulauan Selatan yang mencakup wilayah Pulau Formosa di Taiwan hingga Madagaskar.

Dalam perkembangannya, bahasa Sunda banyak dipengaruhi oleh bahasa Arab dan Jawa. Dikutip dari buku Kajian Bahasa dan Budaya Sunda oleh Yuyus Rustandi, pengaruh bahasa Arab sangat kuat di wilayah pesantren. Sedangkan bahasa Jawa berkembang pesat di kawasan sekolah dan keraton.

Amis Budi Artinya Apa?

Ilustrasi Belajar Bahasa Sunda. Foto: Unsplash

Mengutip Kamus Genggam Bahasa Sunda susunan Lulu Luthfiyani, amis berarti rasa seperti gula atau manis. Ini berbeda dengan arti amis dalam KBBI yang merujuk pada aroma anyir seperti bau ikan. Sementara itu, arti budi tetap sesuai dengan KBBI, yakni tabiat, akhlak, atau watak seseorang.

Dengan demikian, amis budi artinya adalah sikap manis atau beramah-tamah. Merujuk buku Sistem Pemajemukan Bahasa Sunda yang diterbitkan Kemdikbud, istilah amis budi merupakan kata sifat meskipun salah satu komponen katanya, yakni budi termasuk kata benda.

Seseorang disebut memiliki sifat amis budi apabila selalu menebar senyum ketika bertemu atau berbicara dengan orang lain. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah sebagai berikut:

  • Wel sungutna dilewekan gula atawa madu, supaya amis budi. (Mulutnya diolesi gula atau madu supaya murah senyum.)

  • Resep si eta mah, jelemana amis budi. (Dia itu orangnya menyenangkan dan ramah.)

Baca Juga: 2 Contoh Cerita Pengalaman Pribadi Bahasa Sunda tentang Liburan

Contoh Kata Majemuk Lain dalam Bahasa Sunda

Ilustrasi Kamus Bahasa Sunda. Foto: Unsplash

Di samping amis budi, masih banyak kata majemuk lain dalam bahasa Sunda yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut daftarnya dikutip dari buku Sistem Pemajemukan Bahasa Sunda oleh Kemdikbud.

  • Adu tawar: tawar-menawar. Contoh kalimatnya, “Adu tawar getih biasana lumangsung demit” yang artinya “tawar-menawar darah biasanya berlangsung secara sembunyi-sembunyi”.

  • Anak bojo: anak istri. Contoh kalimatnya seperti “Dumeh penghasilanana teu nyukupan, kapaksa anak bojona sina milu ngipayah" yang berarti “Karena penghasilannya tidak mencukupi, terpaksa anak istrinya disuruh ikut mencari nafkah”.

  • Bangsa urang: bangsa kita. Contohnya dalam kalimat “Bangsa urang teh balabah pisan jeung welas asih ka batur” yang artinya “Bangsa kita tangan terbuka dan selalu menaruh belas kasihan kepada orang lain”.

  • Bear budi: ramah-tamah. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah “Kolotna jelema bear budi” yang berarti “Orang tuanya termasuk orang yang ramah”.

  • Deukeut rasa: dekat rasa, maksudnya memahami aspirasi rakyat. Contoh kalimatnya adalah “Tatapakan deukeut rasa ka rayat penting pisan” yang berarti “Dasar memahami aspirasi rakyat penting sekali”.

(DEL)