Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Indonesia di Berbagai Bidang

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
28 September 2020 12:50
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Indonesia di Berbagai Bidang. Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Indonesia di Berbagai Bidang. Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
ADVERTISEMENT
Sebagai negara kesatuan yang berdaulat, Indonesia tak lepas dari berbagai bentuk ancaman integrasi nasional. Secara umum, jenis ancaman terhadap integrasi nasiona dapat dibedakan menjadi ancaman militer dan ancaman non-militer.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan perspektif ilmu politik, ancaman merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu atau kelompok tertentu yang berpotensi membahayakan keselamatan suatu negara. Adanya ancaman militer maupun non-militer dapat terjadi kapan saja dan tak bisa diprediksi.

Pengertian Integrasi Nasional

Ilustrasi integrasi antar bangsa. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi integrasi antar bangsa. Foto: Unsplash.com
Sebelum membahas ancaman terhadap integrasi nasional, ada baiknya jika kita memahami pengertian integrasi nasional. Mengutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan yang ditulis oleh Damri dan Fauzi Eka Putra, integrasi nasional dapat didefinisikan sebagai sikap mental bangsa untuk memajukan diri ke dalam kerangka kehidupan nasional secara luas dan menyeluruh.
Integrasi nasional juga dapat dipahami sebagai proses menyesuaikan dan mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam, sehingga tercipta keserasian dan keselarasan secara nasional.
Mempertahankan integrasi nasional Indonesia adalah tindakan yang harus dilakukan setiap waktu. Terlebih negara Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa dengan karakteristiknya masing-masing.
ADVERTISEMENT
Selain itu, secara geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan yang diapit oleh dua benua, yaitu Asia dan Australia, serta berada di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Pasifik.
Posisi strategis tersebut tentunya menguntungkan Indonesia di beberapa bidang. Namun, di sisi lain juga menimbulkan berbagai ancaman terhadap integrasi nasional. Berikut ancaman-ancaman terhadap integrasi nasional di bidang militer maupun non-militer.

Ancaman Militer

Ilustrasi Ancaman di Bidang Militer. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ancaman di Bidang Militer. Foto: Pixabay.com
Ancaman militer merupakan ancaman menggunakan kekuatan bersenjata dan bersifat terorganisasi. Munculnya ancaman militer berisiko membahayakan kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan sebuah bangsa maupun negara.
Merujuk pada buku Putih Pertahanan Indonesia 2008 yang disusun oleh Kementerian Pertahanan, disebutkan bahwa ancaman militer adalah ancaman menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisasi. Hal tersebut dinilai membahayakan kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan negara.
ADVERTISEMENT
Bentuk-bentuk ancaman militer bisa timbul dari luar maupun dalam negeri. Umumnya, ancaman militer mencakup bidang pertahanan dan keamanan di suatu negara. Adapun ancaman di bidang pertahanan nasional dapat berupa agresi militer, pelanggaran kedaulatan wilayah, terorisme, pemberontakan bersenjata, dan spionase.
Sementara itu, beberapa contoh gangguan terhadap keamanan wilayah meliputi perompakan, penyelundupan senjata, dan pencemaran maupun pencurian kekayaan laut.
Sedangkan contoh pemberontakan bersenjata yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di antaranya, pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), Permesta, dan Pemberontakan PKI Madiun dan berbagai jenis pemberontakan lainnya.
Di era modern, jenis ancaman militer dapat berupa spionase. Umumnya, jenis ancaman ini dilakukan oleh agen-agen rahasia untuk mencari dan mendapatkan informasi pertahanan suatu negara yang bersifat rahasia.
ADVERTISEMENT
Spionase dilakukan secara tertutup dengan mengandalkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga keberadaannya akan sulit dideteksi.
Itulah sebabnya, kegiatan spionase membutuhkan penanganan khusus melalui pendekatan kontra spionase. Tujuannya, tak lain untuk melindungi kepentingan pertahanan suatu negara dari terjadinya kebocoran yang akan dimanfaatkan oleh pihak lawan.

Ancaman Non-Militer

Potret kemiskinan di Indonesia yang merupakan salah satu contoh ancaman integrasi di bidang sosial. Foto: Aditia Noviansyah/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Potret kemiskinan di Indonesia yang merupakan salah satu contoh ancaman integrasi di bidang sosial. Foto: Aditia Noviansyah/Kumparan
Berbeda halnya dengan ancaman militer yang merusak pertahanan dan keamanan negara, ancaman non-militer tak memakai senjata untuk mengancam integrasi nasional. Meski demikian, ancaman non-militer perlu diwaspadai oleh setiap negara, termasuk Indonesia. Jika dibiarkan begitu saja, dapat mengancam kedaulatan dan keselamatan segenap bangsa.
Ancaman non-militer seiring waktu dapat berubah menjadi ancaman militer, bila tingkat ancaman tersebut berkembang hingga kedaulatan negara terancam. Oleh karena itu, ancaman non-militer tak dapat dianggap remeh. Sebab, jenis ancaman ini sama kuatnya dengan ancaman militer.
ADVERTISEMENT
Bentuk-bentuk ancaman non-militer dapat ditemukan di berbagai bidang, di antaranya:
Ancaman terhadap integrasi nasional di bidang politik
Terdapat berbagai hal yang membahayakan persatuan Indonesia dengan mengatasnamakan politik. Ancaman di bidang politik dapat bersumber dari dalam negeri maupun luar negeri.
Menyadur dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh Yusnawan Lubis dan Mohammad Sodeli, ancaman di bidang politik dari luar dilakukan suatu negara dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia. Misalnya, intimidasi, provokasi, dan blokade politik.
Sementara itu, ancaman politik dari dalam negeri, misalnya, politik uang untuk meraih posisi yang diinginkan atau untuk menyelesaikan suatu perkara, dan isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) yang menyebabkan permusuhan antar-kelompok masyarakat.
Ancaman terhadap integrasi nasional di bidang ekonomi
Ilustrasi investasi di ranah global di satu sisi dapat menimbulkan ancaman terhadap integrasi nasional. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi investasi di ranah global di satu sisi dapat menimbulkan ancaman terhadap integrasi nasional. Foto: Unsplash.com
Adanya globalisasi di bidang perekonomian, menjadikan berbagai kegiatan ekonomi di seluruh dunia makin terintegrasi tanpa terhalang batas-batas negara. Sisi positifnya adalah Indonesia memiliki kesempatan untuk memasarkan produk dalam negeri ke pasar internasional.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, pada waktu yang sama, bisa jadi produk-produk dari luar negeri justru membanjiri Indonesia dan membuat pengusaha lokal kalah bersaing. Selain itu, penanaman modal oleh pihak-pihak asing juga bisa digunakan sebagai alat untuk mengontrol suatu negara.
Ancaman terhadap integrasi nasional di bidang sosial budaya
Ancaman terhadap integrasi nasional di bidang sosial budaya juga berasal dari dalam dan luar negeri. Ancaman dari dalam negeri disebabkan oleh kemiskinan dan ketidakadilan. Hal inilah yang menjadi pangkal permasalahan seperti separatisme, terorisme, dan berbagai permasalahan lainnya.
Sementara itu, ancaman dari luar berkaitan dengan peran media massa yang menunjukkan gaya hidup kebarat-baratan. Hal itu kemudian dicontoh oleh sebagian orang, yang kita kenal sebagai fenomena westernisasi. Padahal gaya hidup kebarat-baratan tersebut mungkin saja tidak cocok dengan identitas bangsa.
ADVERTISEMENT
Secara tak langsung, fenomena tersebut memunculkan gaya hidup konsumtif dan meningkatnya keinginan untuk menggunakan barang-barang dari luar negeri. Lebih dari itu, muncul sikap individualisme yang memudarkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial dalam masyarakat.
Ancaman integrasi nasional di bidang ideologi
Mengutip buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMA/MA Kelas XI yang ditulis oleh Tim Ganesha Operation, ancaman integrasi nasional di bidang ideologi merupakan bentuk ancaman yang memengaruhi pemikiran atau pandangan masyarakat terhadap ideologi bangsa, dalam hal ini Pancasila.
Dengan adanya berbagai ancaman dari dalam dan luar negeri, nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah negara bisa terkikis, bahkan tergantikan. Berikut adalah beberapa contoh ancamannya:
Ancaman dari luar negeri
  • Kebudayaan dan paham baru dari luar negeri yang menjamur di Indonesia
  • Campur tangan politik pihak-pihak asing di dalam negeri
ADVERTISEMENT
Ancaman dari dalam negeri
  • Munculnya paham-paham radikal dan ekstrem.
  • Gerakan separatisme.
  • Sikap apatis terhadap proses pemerintahan.
Itulah penjelasan mengenai bentuk ancaman militer dan non-militer terhadap integrasi nasional di Indonesia. Dengan memahami berbagai jenis ancaman di atas, semoga menambah kesadaran kita sebagai bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara.
(ERA & ANM)
Apa yang dimaksud dengan integrasi nasional?
chevron-down
Apa saja contoh ancaman non-militer?
chevron-down
Apa saja contoh ancaman militer?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020