Anjuran Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Syaban

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan memperbanyak ibadah seperti sholat sunnah, dzikir, membaca Alquran, berdoa, dan lain sebagainya. Pasalnya, di malam istimewa yang diperingati setiap 15 Syaban ini Allah SWT memberi rahmat dan ampunan tak terhingga kepada umat-Nya.
Salah satu amalan yang banyak dilakukan oleh umat Islam di Tanah Air saat malam Nisfu Syaban adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali. Biasanya amalan ini dilakukan setelah sholat maghrib. Bagaimana hukumnya?
Membaca Surat Yasin di Malam Nisfu Syaban
Mengutip buku Tanya Jawab Islam dari Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah (2015), pembacaan Surat Yasin di malam Nisfu Syaban salah satunya disandarkan pada Kitab Kanzunnajah Wassuruur fil Ad’yah Allatii Tasyrahushshuduur karya Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds. Beliau berkata:
"Telah dikumpulkan doa ma'tsur dan masyhur yang sesuai dengan keadaan khusus di malam Nisfu Sya'ban. Doa tersebut dibaca kaum muslimin pada malam yang berkah, sendirian atau bersama-sama di masjid-masjid mereka dan di tempat lain. Salah satu dari mereka menuntun doa tersebut atau dia berdoa sementara yang lainnya mengamininya.
Adapun tata caranya adalah usai shalat maghrib sebelum membaca doa, kamu membaca surat Yasin tiga kali. Bacaan Yasin Pertama diniati agar diberi panjang umur, bacaan Yasin kedua diniati agar terhindar dari bala.
Sedangkan bacaan Yasın ketiga diniati agar tidak menggantungkan diri dengan orang lain. Setiap selesai membaca Surat Yasin kamu iringi dengan doa Nisfu Syaban."
Membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Syaban secara syar’i tidak memiliki masalah. Pasalnya surat tersebut terkandung dalam Alquran dan umat Islam meminta keberkahan hanya kepada Allah semata.
Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki menjelaskan:
“Tapi tak ada larangan bagi seseorang yang mengiringi amal salehnya dengan permintaan dan permohonan hajat agama dan dunia, jiwa dan raga, lahir dan batin. Siapa saja yang membaca Surat Yasin atau surat lainnya dengan ikhlas lillahi ta‘ala sambil memohon keberkahan pada usia, harta, dan kesehatan, maka hal itu tak masalah. Artinya, orang ini telah menempuh jalan yang baik (dengan catatan ia tidak meyakini bahwa amal salehnya itu disyariatkan secara khusus untuk hajat tersebut)".
Keutamaan Surat Yasin
Surat Yasin memiliki keutamaan yang luar biasa. Mengutip buku Kedahsyatan Membaca Alquran karya Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari (2012), keistimewaan Surat Yasin yaitu Allah akan mengampuni dosa orang yang membaca surat ini pada malam hari jika dilandasi niat untuk menggapai ridha-Nya.
Apabila dibacakan kepada orang yang menghadapi sakaratul maut, Surat Yasin dapat memudahkan keluarnya roh. Dan jika dibacakan untuk orang yang telah meninggal dunia, maka Allah akan memberikan rahmat dan berkah.
Rasulullah bersabda, "Surat Yasin adalah jantung Alquran. Tidak seorang pun yang membacanya karena Allah Swt dan hari akhir melainkan dosa-dosanya diampuni. Bacakanlah surat Yasin pada orang yang sekarat dari kalian”.
Frequently Asked Question Section
Apa itu Malam Nisfu Syaban?

Apa itu Malam Nisfu Syaban?
Nisfu Syaban adalah malam istimewa yang ada di pertengahan bulan Syaban, dimulai saat matahari tenggelam hingga terbitnya fajar.
Tata Cara Membaca Surat Yasin Pada Malam Nisfu Syaban

Tata Cara Membaca Surat Yasin Pada Malam Nisfu Syaban
Mengacu Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds, Surat Yasin dibaca usai shalat maghrib. Yasin pertama diniati agar diberi panjang umur, yang kedua diniati agar terhindar dari bala, yang ketiga diniati agar tidak menggantungkan diri dengan orang lain.
Keutamaan Surat Yasin

Keutamaan Surat Yasin
Orang yang membaca Surat Yasin di malam hari karena Allah dosanya akan diampuni. Selain itu umat Muslim dianjurkan untuk membaca surat Yasin pada orang yang sedang sakaratul maut agar mendapat bimbingan menuju khusnul khatimah.
(ERA)
