Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Apa Arti Tarhib Ramadhan? Simak Penjelasan dan Contoh Kegiatannya
27 Februari 2025 13:30 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Kebahagiaan menyambut Ramadhan merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai Islam . Bersumber dari buku Keluargaku di Bulan Ramadhan karya Abdul Wahid Al-Wakil, Imam Ahmad dan Imam an-Nasa'i meriwayatkan sebuah hadits shahih dari Abu Hurairah RA., suatu ketika Rasulullah SAW bersabda:
قَدْ أَتَاكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ كَتَبَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صَيَامَهُ فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَانِ وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ الجحيم, وَ تُغَلَّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ, فَيْهِ لَيْلَةٌ أَبْوَابُ خَيْرٌ من ألف شهرد مَنْ حَرَّمَ خَيْرَهَا فَقَدْ
Artinya: "Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kepada kamu sekalian untuk berpuasa. Pada bulan-bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka Jahim dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka siapa yang tidak berusaha untuk mendapatkan kebaikannya, maka luputlah semua kebaikannya.
ADVERTISEMENT
Ibnu Rajab Al-Hambali berkata, “Bagaimana tidak gembira? seorang mukmin diberi kabar gembira dengan terbukanya pintu-pintu surga, tertutupnya pintu-pintu neraka. Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak bergembira, jika diberi kabar tentang sebuah waktu yang di dalamnya para setan dibelenggu."
Agar Anda dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan maksimal, mari kenali lebih jauh mengenai Tarhib Ramadhan.
Apa Arti Tarhib Ramadhan?
Dikutip dari buku Mereka yang Merindu oleh Herman Palemmai, secara etimologis (bahasa) tarhib berasal dari kata rahhaba, yurahhibu, tarhiiban yang mengandung arti menyambut, menerima dengan penuh kelapangan, keluasan, dan keterbukaan hati.
Secara umum, tarhib Ramadhan adalah upaya umat Muslim untuk mempersiapkan diri menjelang bulan suci Ramadhan. Ungkapan ini mengisyaratkan untuk menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang damai, pikiran yang positif, dan energi yang terarah pada kebaikan.
ADVERTISEMENT
Bersumber dari buku Misteri Bulan Ramadhan karya Yusuf Burhanudin, tarhib Ramadhan menjadi begitu penting agar kelak kita menyadari apa sebetulnya hikmah dan manfaat yang hendak diberikan oleh bulan suci ini.
Contoh Kegiatan Tarhib Ramadhan
Setelah memahami bagaimana esensi dari tarhib Ramadhan, berikut adalah contoh kegiatan yang biasa dilakukan menjelang Ramadhan.
1. Kajian Keislaman
Mengadakan kajian adalah salah satu kegiatan tarhib Ramadhan yang sangat bermanfaat. Dengan mengikuti kajian, umat Muslim dapat mempersiapkan diri secara spiritual dalam menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.
2. Pawai Anak-Anak
Pawai merupakan salah satu kegiatan Ramadhan yang biasa dilakukan di lingkungan sekolah. Pawai biasanya disemarakkan oleh seluruh siswa dengan mengenakan kostum-kostum islami mengelilingi lingkungan sekolah.
3. Membersihkan Masjid
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat masjid menjadi lebih bersih dan nyaman dalam menyambut bulan Ramadhan. Kegiatan ini biasanya meliputi pembersihan lantai, jendela, tempat wudhu, dan area di sekitar masjid.
ADVERTISEMENT
4. Santunan Anak Yatim
Tarhib ramadhan juga dapat diisi dengan memberikan santunan berupa uang tunai, pakaian baru, atau perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini bertujuan untuk membahagiakan mereka dalam menyambut bulan Ramadhan.
5. Ziarah Kubur
Menjelang bulan suci Ramadhan, umat Muslim dianjurkan mengunjungi makam tokoh agama atau keluarga untuk menunjukkan penghormatan dan doa. Kegiatan ini juga menjadi pengingat betapa pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah kematian.
Sebagaimana persiapan Ramadhan yang dilakukan masyarakat Uzbekistan. Dikutip dari buku Jejak Ramadhan di Berbagai Negara karya Nurul Asmayani, sebulan menjelang Ramadhan, kota-kota besar di Uzbekistan mulai dibanjiri turis dari Asia Tengah, Turki, dan Arab. Kebanyakan dari mereka datang untuk berziarah ke makam-makam para pemikir Islam, seperti Imam Bukhari di Bukhara, dan Imam Tirmizi di Termez.
ADVERTISEMENT
(ANB)