Apa Employer Branding ASN untuk Memperkuat Identitas ASN Indonesia?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mendukung penguatan budaya kerja, pemerintah terus melakukan transformasi pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju pemerintahan berkelas dunia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan meluncurkan employer branding ASN sebagai identitas ASN di Indonesia.
Melalui penerapan employer branding tersebut, ASN diharapkan dapat menjadi lebih adaptif, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan. Lalu, apa employer branding ASN yang digunakan untuk memperkuat identitas ASN Indonesia? Untuk tahu jawabannya, simak penjelasan lengkapnya pada artikel ini.
Employer Branding ASN yang Digunakan untuk Memperkuat Identitas ASN Indonesia Adalah
Dikutip dari Modul Pelatihan BerAKHLAK, employer branding ASN yang digunakan untuk memperkuat identitas ASN Indonesia adalah "Bangga Melayani Bangsa". Slogan tersebut diluncurkan bersamaan dengan Core Values ASN BerAKHLAK pada 27 Juli 2021 sebagai identitas bersama bagi seluruh ASN di Indonesia.
Branding "Bangga Melayani Bangsa" menggambarkan bahwa ASN merupakan profesi yang memiliki kebanggaan dalam melayani masyarakat dan negara. Profesi ini layak dibanggakan karena ASN mendapatkan pengakuan yang adil, kesempatan mengembangkan kompetensi secara luas, serta peluang karier yang terbuka.
Sejalan dengan hal tersebut, ASN juga dituntut untuk meningkatkan kinerja, mengembangkan kapasitas diri, dan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Adapun penerapan branding "Bangga Melayani Bangsa" memiliki beberapa tujuan, yaitu:
Memberikan penguatan budaya kerja yang mendorong terbentuknya karakter ASN yang profesional di mana pun ASN ditugaskan.
Memudahkan proses adaptasi bagi ASN ketika yang bersangkutan berpindah ke instansi pemerintah lain (talent mobility).
Menjadi bagian untuk memperkuat peran ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Budaya kerja yang kuat akan mendorong peningkatan kinerja organisasi dalam jangka panjang.
Implementasi Core Values BerAKHLAK
Core Values BerAKHLAK menjadi nilai dasar yang menjadi pedoman ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya. "BerAKHLAK" adalah akronim dari tujuh nilai utama, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Berikut implementasi dari masing-masing Core Values BerAKHLAK:
1. Berorientasi Pelayanan
Menyapa masyarakat dengan ramah dan sopan saat memberikan layanan.
Mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat sebelum memberikan solusi.
Memberikan pelayanan tepat waktu tanpa prosedur yang berbelit.
Terbuka terhadap kritik dan saran untuk meningkatkan kualitas layanan.
2. Akuntabel
Menjalankan pekerjaan sesuai prosedur yang berlaku.
Menggunakan anggaran dan sumber daya negara secara efisien serta transparan.
Tidak menerima gratifikasi atau suap dalam bentuk apa pun.
Bertanggung jawab atas setiap keputusan beserta dampaknya.
3. Kompeten
Aktif mengikuti pelatihan dan seminar untuk meningkatkan keterampilan kerja.
Mempelajari regulasi terbaru yang berkaitan dengan tugas.
Membimbing rekan kerja yang membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan pekerjaan.
Berani menerapkan metode kerja baru yang lebih efektif.
4. Harmoni
Menghormati perbedaan agama, suku, budaya, dan latar belakang di lingkungan kerja.
Bersikap sopan dan menjaga komunikasi agar tetap kondusif.
Membantu rekan kerja yang mengalami kesulitan.
Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan penuh kebersamaan.
5. Loyal
Menjunjung tinggi Pancasila dan setia kepada NKRI.
Tidak menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian terkait pemerintah.
Melaksanakan tugas dengan dedikasi tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi atau kelompok.
Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.
6. Adaptif
Cepat menyesuaikan diri dengan kebijakan dan regulasi baru.
Memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Terbuka terhadap kritik dan saran untuk perbaikan.
Berani keluar dari zona nyaman demi hasil yang lebih baik.
7. Kolaboratif
Aktif berkomunikasi dan bekerja sama dengan instansi lain dalam menyelesaikan tugas.
Mengajak berbagai pihak untuk berkontribusi dalam penyelesaian masalah.
Saling berbagi informasi dan sumber daya untuk kepentingan bersama.
Baca juga: Apa Saja Dua Dimensi Model 9-Box Grid pada Box Talenta ASN? Ini Penjelasannya
(RK)
