Konten dari Pengguna

Apa itu Benzo, Psikotropika yang Dikonsumsi Millen Cyrus?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi obat-obatan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat-obatan. Foto: Shutter Stock

Kasus penangkapan selebgram Millen Cyrus terkait penyalahgunaan narkoba memasuki babak baru. Setelah dinyatakan positif benzo atau benzodiazepine berdasarkan hasil tes urine, pihak keluarga menunjukkan sejumlah berkas yang berisi alasan medis di balik penggunaan psikotropika tersebut.

Melansir kumparanHITS, kakak Millen yakni Globantara Ibrahim mengatakan bahwa adiknya mengkonsumsi obat yang mengandung benzo berdasarkan resep dokter. Ini karena pekerjaan Millen membuatnya kerap kesulitan untuk tidur.

“Efeknya Millen jadi gampang tidur karena, kan, Millen kerjaannya (membuat dia) kadang-kadang susah tidur. Makanya dikasih obat tidur biar tidurnya teratur,” ucap Gilang.

Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. Benzo memang telah lazim digunakan dalam terapi pengobatan sejak lama. Namun obat-obatan ini juga banyak disalahgunakan.

Millen Cyrus sendiri bukanlah figur publik pertama yang tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis Benzo. Beberapa waktu lalu Lucinta Luna dan Roy Kiyoshi juga mengalami hal yang sama.

Apa sebenarnya benzo itu? Simak penjelasannya berikut ini:

Benzo, Jenis Obat yang Memiliki Efek Menenangkan

ilustrasi wanita cemas, stres atau depresi Foto: Shutterstock

Benzo atau benzodiazepine tergolong obat-obatan psikotropika. Penggunaannya harus dengan resep dokter dan tidak boleh melebihi dosis anjuran.

Melansir Sydney & South Western Sydney LHD Mental Health Services, Benzodiazepin adalah jenis obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan. Benzodiazepin diresepkan oleh dokter bagi orang-orang yang memiliki gangguan kecemasan atau masalah tidur.

Mengutip Medical News Today, Benzo bekerja dengan meningkatkan efek neurotransmitter yang dikenal sebagai GABA (Gamma Aminobutyric Acid). GABA adalah neurotransmitter yang mengirimkan pesan menenangkan ke tubuh.

Saat seseorang merasa cemas, stimulasi berlebihan terjadi di otak. GABA dengan cepat mengirim pesan ke sel-sel otak, memperlambat aktivitas di otak dan mengurangi gejala kecemasan.

Ketika seseorang mengonsumsi benzodiazepin, otak akan mengirim pesan untuk melawan stimulasi berlebihan ini, sehingga bisa mengurangi gejala kecemasan.

Manfaat Penggunaan Benzodiazepine

Mengutip situs Balai Laboratorium Narkoba Badan Narkotika Nasional, Benzodiazepine secara efektif digunakan untuk mengatasai kondisi tertentu, yakni:

  • Gangguan Kecemasan

Banyak studi menunjukkan bahwa obat golongan benzodiazepine lebih unggul daripada obat seperti barbiturat dan agen antipsikotik untuk mengobati gangguan kecemasan. Alprazolam, salah satu jenis benzo, bila diberikan dalam dosis yang tepat dapat menjadi obat yang efektif untuk gangguan ini.

  • Gangguan Kejang

Benzodiazepine berupa Diazepam sering diberikan untuk pengobatan darurat pada pasien kejang. Ini juga dapat mengurangi angka kematian yang berhubungan dengan kejang epilepsy.

  • Gangguan Tidur

Ilustrasi insomnia. Foto: Thinkstock

Benzodiazepine juga digunakan dalam pengobatan insomnia sehingga membantu pasien tidur secara teratur. Obat ini terkadang juga diberikan kepada pasien untuk mengurangi gangguan tidur sebelum operasi.

  • Gangguan Suasana Hati

Benzodiazepine telah banyak digunakan dalam pengobatan depresi ringan atau sedang. Untuk pengobatan depresi tingkat lanjut atau parah, antidepresan yang lebih konvensional diperlukan.

  • Pengobatan untuk Kecanduan Alkohol dan Zat Lainnya

Benzodiazepine efektif dalam pengobatan kecanduan alkohol dan zat-zat lain yang memiliki komplikasi, seperti delirium, kejang, dan hiperpireksia. Benzo juga dapat mengurangi kecemasan yang umumnya terjadi pada pasien yang mencoba untuk berhenti mengkonsumsi alkohol.

Efek Samping Benzodiazepine

Ilustrasi kecanduan obat-obatan terlarang. Foto: Pixabay

Masih mengutip Sydney & South Western Sydney LHD Mental Health Services, umumnya orang yang mengonsumsi benzo akan merasa tenang dan mengantuk. Selain itu ada kemungkinan efek samping lainnya, antara lain:

  • Kepala terasa ringan atau pening

  • Kebingungan

  • Goyah atau merasa akan jatuh

  • Masalah dengan ingatan

  • Memengaruhi kemampuan mengambil keputusan dan melakukan beberapa tugas. Anda dilarang mengemudi atau mengoperasikan mesin saat menggunakan benzodiazepine.

Selain itu, jika pengguna tiba-tiba berhenti minum benzodiazepine tanpa berkonsultasi dengan dokter, mereka mungkin dapat mengalami gejala ketagihan seperti kecemasan dan kebingungan. Atau dalam situasi yang jarang terjadi, mengalami kejang-kejang.

Frequently Asked Question Section

Apa itu Benzo

chevron-down

Benzo atau benzodiazepine adalah jenis obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan.

Manfaat Benzo

chevron-down

Benzo digunakan sebagai pengobatan untuk pasien yang memiliki gangguan kecemasan, gangguan suasana hati, kejang, gangguan tidur, dan dalam perawatan untuk kecanduan alkohol dan zat adiktif lainnya.

Efek Samping Benzo

chevron-down

Benzo dapat membuat orang yang mengkonsumsinya merasa tenang dan mengantuk. Dalam beberapa kasus Benzo juga menyebabkan pusing, kebingungan, masalah dengan ingatan, hingga mempengaruhi kemampuan beraktivitas.

(ERA)