Apa Itu Biaya Peluang? Ini Pengertian dan Cara Menentukan Besarannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keinginan manusia yang tidak terbatas mengharuskan setiap individu atau kelompok menentukan pilihan untuk memenuhi kebutuhannya. Pilihan inilah yang menciptakan biaya peluang (opportunity cost) dalam aktivitas ekonomi mereka.
Mengutip Buku Siswa Ekonomi untuk SMA Kelas X susunan Basuki Darsono (2020), manusia selalu bertemu dengan biaya peluang dalam kesehariannya. Biaya ini timbul akibat adanya kenyataan bahwa faktor produksi atau sumber daya yang tersedia bagi suatu perekonomian jumlahnya sangat terbatas atau langka.
Dalam kondisi seperti ini, sumber ekonomi yang ada tidak bisa diambil dan digunakan seenaknya. Tiap individu atau kelompok harus mengorbankan sumber lain untuk mendapatkan barang yang diinginkannya.
Apa itu biaya peluang dan bagaimana cara menentukan besarannya? Agar lebih memahaminya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Pengertian Biaya Peluang
Biaya peluang adalah biaya yang dikorbankan agar sejumlah barang lain dapat diproduksi dan digunakan. Biaya ini dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang hilang karena individu atau kelompok lebih memilih alternatif lain.
Jadi, biaya peluang sejumlah barang X adalah sejumlah barang Y yang harus dikorbankan agar sejumlah barang X dapat diproduksi dan digunakan. Biaya ini timbul karena pilihan yang ditentukan oleh individu atau kelompok.
Disebutkan dalam buku Aspek Dasar Ekonomi Mikro susunan Tri Kunawangsih (2006), adanya kelangkaan menyiratkan bahwa seseorang harus membuat pilihan. Kemudian, pilihan tersebut dapat menyiratkan adanya biaya peluang.
Cara Menentukan Biaya Peluang
Berikut ini contoh kasus yang bisa Anda simak untuk menentukan besaran biaya peluang:
Tito mempunyai uang sebanyak Rp18.000 pemberian neneknya. Tito sangat senang, karena ia ingin sekali membeli es krim "nikmat" dan roti "mini" untuk dimakan bersama lima saudaranya yakni, Nanda, Tomi, Alvin, Dida, dan Arul.
Harga es krimnya Rp2.000/buah, sedangkan harga roti adalah Rp1.000/buah. Dengan memerhatikan kombinasi dua barang yang ingin dibeli, yakni es krim dan roti, tabel berikut menunjukkan berbagai alternatif kombinasi dua barang yang dapat dipilih oleh Tito.
Pada titik A, Tito bisa membeli 9 es krim tapi tidak bisa membeli roti satupun. Pada titik B Tito bisa membeli es krim lebih dari yang diinginkan, tetapi hanya bisa membeli roti dalam jumlah yang lebih sedikit.
Bila Tito mau membeli es krim dan roti dalam jumlah yang sama, supaya dapat dibagi rata dengan saudaranya, ia bisa mengikuti kolom D. Berdasarkan tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan mengurangi 1 buah es krim, Tito bisa mendapatkan 2 buah roti.
Maka, besarnya biaya peluang dari sebuah roti adalah setengah dari harga es krim atau sebaliknya, yaitu biaya peluang dari sebuah es krim adalah dua kalinya roti.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan biaya peluang?

Apa yang dimaksud dengan biaya peluang?
Biaya peluang adalah biaya yang dikorbankan agar sejumlah barang lain dapat diproduksi dan digunakan.
Mengapa ada biaya peluang?

Mengapa ada biaya peluang?
Biaya ini timbul akibat adanya kenyataan bahwa faktor produksi atau sumber daya yang tersedia bagi suatu perekonomian jumlahnya sangat terbatas atau langka.
Apa nama lain dari biaya peluang?

Apa nama lain dari biaya peluang?
Opportunity cost.
