Tekno & Sains
·
15 September 2021 12:00
·
waktu baca 3 menit

Apa Itu Douyin, Aplikasi yang Hanya Bisa Diakses oleh Warga China?

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Apa Itu Douyin, Aplikasi yang Hanya Bisa Diakses oleh Warga China? (12701)
searchPerbesar
Ilustrasi Apa Itu Douyin Foto: Unsplash
Aplikasi Douyin mungkin masih dianggap asing oleh sebagian orang, termasuk masyarakat Indonesia. Wajar saja, aplikasi Douyin memang hanya bisa diakses oleh warga negara China. Penduduk di luar Negeri Tirai Bambu itu tidak memiliki akses untuk menggunakan aplikasi tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun tahukah Anda, Douyin dan TikTok sebenarnya merupakan aplikasi yang sama. Platform buatan Zhang Yimin tersebut sudah berdiri sejak 2016 silam.
Nah, bagi Anda yang penasaran dengan aplikasi Douyin, mari simak pembahasannya melalui artikel ini!
Apa Itu Douyin, Aplikasi yang Hanya Bisa Diakses oleh Warga China? (12702)
searchPerbesar
Ilustrasi Apa Itu Douyin Foto: Unsplash

Apa Itu Douyin?

Mengutip buku Konten Kreator: Cara Kreatif Menghasilkan Uang dengan Menjadi Blogger, Youtuber atau Tiktoker, aplikasi Douyin diluncurkan oleh perusahaan ByteDance pada September 2016. Bytedance sendiri dibangun oleh Zhang Yiming, lulusan Software Engineer dari Universitas Nankai yang membuat TikTok.
Peluncuran Douyin berhasil mendapat tanggapan positif dari banyak warga China. Usai satu tahun peluncuran, Douyin sukses menggaet 100 juta orang pengguna. Video-video yang berada dalam aplikasi Douyin juga telah diputar sebanyak 1 miliar kali setiap hari.
ADVERTISEMENT
Popularitas Douyin yang melejit menggerakkan ByteDance untuk memperluas jangkauannya hingga ke seluruh dunia. Karenanya, Douyin pun diluncurkan secara global dengan nama TikTok agar menarik perhatian masyarakat internasional.
Adapun misi aplikasi TikTok, yakni meningkatkan kreativitas dan merekam setiap momen berharga dari masyarakat seluruh dunia melalui smartphone.
Keberadaan TikTok juga berupaya mendorong para kreator untuk menuangkan pemikiran mereka melalui konten berupa video berdurasi 15 detik.
Konsep TikTok yang unik berhasil menarik perhatian banyak orang. Apalagi TikTok juga memiliki beragam fitur kreatif, mulai dari filter, share video, editing video, penambahan musik, dan lain sebagainya.
Di samping itu, para pengguna juga dapat memilih konten yang sesuai dengan keinginan pada tampilan beranda atau For Your Page (FYP). Mulai dari konten olahraga, kecantikan, masakan, musik, dan lain sebagainya.
ADVERTISEMENT
Apabila terdapat video yang tidak relevan dengan apa yang disuka, pengguna dapat beralih ke video lain. Pengguna juga bisa memilih tombol “not interested” agar konten tersebut tidak tampil lagi di beranda.
Apa Itu Douyin, Aplikasi yang Hanya Bisa Diakses oleh Warga China? (12703)
searchPerbesar
Ilustrasi Apa Itu Douyin Foto: Unsplash
Sebelum TikTok resmi dirilis, Musical.ly menjadi platform video durasi pendek yang eksis di seluruh dunia, khususnya Amerika Serikat. Namun, lambat laun popularitas aplikasi tersebut memudar usai TikTok hadir.
Pada akhir 2017, ByteDance melakukan merger dengan Musical.ly untuk menggaet pasar internasional. Usai merger, aplikasi TikTok semakin populer.
Mengutip buku Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi COVID-19 oleh Tim Penulis (2021), sebuah data dari Sensor Tower bulan Desember 2020 menyatakan bahwa TikTok menjadi salah satu aplikasi non-game yang paling banyak diunduh, baik melalui iOS ataupun Android.
ADVERTISEMENT
Aplikasi TikTok pun semakin bertumbuh pesat selama pandemi COVID-19. Banyak orang yang menggunakan platform tersebut sebagai media hiburan. Melansir situs Wallaroo Media, aplikasi TikTok berhasil mencapai 62 juta unduhan pada Januari 2021.
(GTT)
Apa Itu Douyin?
chevron-down
Kapan Aplikasi Douyin Diluncurkan?
chevron-down
Apakah Douyin Bisa Diakses Masyarakat Internasional?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020