Apa Itu Drama Kolosal beserta Ciri dan Istilah di Dalamnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Drama adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani, draomain yang artinya berbuat, bertindak, bereaksi, atau berlaku. Secara harfiah, drama merupakan karya sastra yang menggambarkan kehidupan manusia melalui peran dan dialog yang ditampilkan.
Sama seperti karya sastra pada umumnya, drama juga terbagi menjadi beberapa jenis. Mengutip buku Ruang Lingkup Drama oleh Nabila Atika Putri dkk, ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan dalam pembagian drama berdasarkan jenisnya, yakni:
Penyajian lakon;
Sarana penyampaian drama;
Keberadaan naskah drama.
Salah satu jenis drama penyajian lakon adalah drama kolosal. Menurut Heriyanto dalam Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 8, drama kolosal adalah drama yang mengangkat kisah-kisah tentang perjuangan, peperangan, maupun latar tentang zaman kerajaan.
Ciri-Ciri Drama Kolosal
Ada beberapa hal yang menjadi ciri dari drama kolosal. Berikut ciri-ciri drama kolosal seperti dinukil dari buku Siap Menghadapi UN 09 Bahasa Indonesia SMA/MA terbitan Grasindo.
Jumlah pemainnya mencapai puluhan hingga ratusan;
Umumnya disajikan dalam bentuk film;
Jenis drama yang isinya tentang perjuangan, perang, atau yang berlatar belakang zaman kerajaan.
Istilah dalam Drama
Selain drama kolosal, ada beberapa istilah yang juga biasa dipakai dalam jenis drama lainnya. Menghimpun buku Periodisasi Sastra dan Antologi Puisi Indonesia oleh Taufiqur Rahman, berikut beberapa istilah yang ada di dalam drama.
Sutradara: Istilah ini ditujukan untuk pemimpin dalam pertunjukan drama. Sutradara bertanggung jawab dalam hal pemilihan naskah, penentuan pemain (casting), dan terpadunya berbagai unsur pendukung lainnya (aighting, setting atau tata panggung, dan ilustrasi musik).
Aktor/Aktris: Istilah ini diberikan kepada orang yang menjadi pemain dalam drama.
Babak: Ini adalah bagian drama yang ditandai oleh berpindahnya latar tempat atau waktu. Oleh karena itu, drama yang kisahnya terjadi dalam satu tempat (misalnya ruang tamu saja) disebut dengan istilah "drama satu babak".
Adegan: Adegan adalah bagian dari babak yang ditandai oleh bertambah atau berkurangnya jumlah pemain di atas pentas.
Produser: Istilah ini diberikan kepada orang yang membiayai proses produksi drama.
Petunjuk Pengarang atau Kramagung: Ini adalah keterangan dalam naskah drama yang diberikan pengarang untuk memperjelas latar tempat atau waktu, adegan, maupun ekspresi yang harus diperankan oleh pemain drama.
Prolog: Ini merupakan ucapan atau adegan pemain yang digunakan sebagai pembuka drama.
Epilog: Ucapan atau adegan pemain yang diletakkan di akhir drama.
Gestur: Gerakan yang harus dilakukan oleh para pemain drama.
Pantomim: Drama yang disajikan dalam bentuk gerakan tanpa dialog.
Drama kontemporer: Ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah drama apabila isinya tidak terikat kelaziman atau dalam kata lain berisi tentang hal yang baru ada di masyarakat.
(NDA)
