Apa itu Energi Berkelanjutan? Ini Penjelasan dan Jenis-Jenis Sumbernya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara manusia menggunakan energi beberapa tahun belakangan mulai berubah. Sebelumnya, manusia sangat bergantung pada energi dari bahan bakar fosil, seperti minyak dan batu bara.
Padahal, bahan bakar fosil itu sebenarnya tidak ramah lingkungan. Dikutip dari laman Client Earth, proses pembakarannya melepaskan karbon dioksida atau gas rumah kaca dalam jumlah banyak ke udara, sehingga menyebabkan pemanasan global.
Itulah mengapa negara di seluruh dunia perlahan-lahan mulai beralih ke energi berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. Tapi sebenarnya, apa itu energi berkelanjutan?
Apa itu Energi Berkelanjutan?
Dikutip dari laman Inspire Clean Energy, energi berkelanjutan merujuk pada segala jenis energi yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, tanpa melibatkan sumber daya alam yang akan habis, seperti minyak dan batu bara. Dengan kata lain, energi berkelanjutan tidak akan ada habisnya.
Selain itu, energi berkelanjutan tidak merusak lingkungan. Tentunya ini menjadi kelebihan tersendiri karena dunia tengah menghadapi krisis pemanasan global akibat ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Tak hanya itu, energi berkelanjutan jauh lebih sehat untuk manusia. Berbeda dengan pembakaran batu bara dan gas alam yang telah terbukti dapat memicu masalah kesehatan di masyarakat, seperti kerusakan saraf, kanker, masalah pernapasan, hingga kematian dini.
Perlu dipahami bahwa energi berkelanjutan tidak sama dengan energi terbarukan. Sumber energi berkelanjutan tidak akan pernah habis dan tidak perlu diisi ulang, seperti matahari atau angin.
Sedangkan sumber energi terbarukan secara teoritis dapat habis. Sebab, energi ini menggunakan sumber daya dari bumi yang dapat diisi ulang secara alami, seperti tanaman dan biomaterial.
Jenis Sumber Energi Berkelanjutan
Merujuk informasi U.S Energy Information Administration, berikut ini jenis-jenis sumber utama energi berkelanjutan:
1. Tenaga Surya
Sinar matahari termasuk sumber energi berkelanjutan terbesar yang tersedia. Matahari bisa diubah menjadi listrik dengan menggunakan panel fotovoltaik.
Kelebihan dari sumber energi ini adalah biaya operasionalnya rendah, emisi karbonnya rendah, dan bisa memproduksi listrik dengan efisien. Itulah mengapa investasi di bidang energi surya terus meningkat.
2. Tenaga Air
Tenaga air merupakan salah satu bentuk energi berkelanjutan yang telah berkembang sejak lama, sehingga memiliki banyak model pembangkit listrik. Model tenaga air yang paling dikenal adalah bendungan seperti Hoover (AS) atau Three Gorges (Tiongkok).
Keduanya menghasilkan listrik dengan mengalirkan air melalui generator di hilir. Tenaga ini menjadi salah satu bentuk energi berkelanjutan yang paling umum di pasar energi saat ini.
3. Tenaga Angin
Tenaga angin diubah menjadi listrik menggunakan bilah-bilah besar yang membentuk turbin. Nah, bilah itu digerakkan oleh angin, sehingga generator di dalamnya ikut bergerak dan menghasilkan energi.
Tenaga angin menjadi bentuk energi berkelanjutan yang paling cepat berkembang. Itu karena kincir angin dapat dipasang di laut maupun di darat, yang penting areanya terpapar angin kencang.
4. Panas Bumi
Energi panas bumi memanfaatkan panas yang dihasilkan secara alami di dalam inti bumi, kemudian dibawa ke permukaan dalam bentuk uap untuk menghasilkan listrik. Energi berkelanjutan ini pertama kali digunakan pada tahun 1913 dan terus dikembangkan sampai sekarang. Beberapa ahli meyakini bahwa energi ini dapat memenuhi 3,5% permintaan listrik global pada tahun 2050.
Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, namun baru kurang dari 1% yang dimanfaatkan. kumparan Green Initiative Conference 2025 hadir sebagai forum lintas sektor untuk mendorong pemanfaatan sumber energi ini demi tercapainya kedaulatan energi bersih. Bergabung pada 17–18 September 2025 di Hotel Borobudur Jakarta. Daftar sekarang di 🔗 kum.pr/gic2025.
Baca Juga: Apa itu Kedaulatan Pangan dan Energi yang Ada di RAPBN 2026? Ini Penjelasannya
(DEL)
