Konten dari Pengguna

Apa Itu Ihram yang Wajib Dilakukan Setiap Jemaah Haji?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap jemaah diwajibkan melakukan ihram sebelum beribadah haji, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Setiap jemaah diwajibkan melakukan ihram sebelum beribadah haji, Sumber: Pexels

Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan salah satu pencapaian dalam kehidupan seorang Muslim. Kedua ibadah tersebut hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang mempunyai kemampuan fisik, waktu, dan finansial yang mencukupi.

Sebelum berangkat umrah atau haji, seorang Muslim harus membekali diri terlebih dahulu. Selain membekali diri secara materi, seorang Muslim juga harus memenuhi syarat wajib haji. Salah satunya ihram.

Apa itu ihram? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut.

Pengertian Ihram Sebagai Rukun Haji

Mengutip buku Ihram oleh Ahmad Sarwat, ihram merupakan keadaan seseorang yang telah berniat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah. Calon jemaah haji dan umrah harus melaksanakannya sebelum di miqat dan diakhiri dengan tahallul.

Apabila seseorang telah berihram berarti dia telah meng-ihram-kan dirinya. Sejak saat itu, jemaah mulai berpantang terhadap hal-hal atau perbuatan yang tidak boleh dilakukan saat ihram. Orang yang telah berihram disebut sebagai muhrim.

Secara bahasa, kata ihram sendiri berasal dari al-haram yang memiliki arti larangan atau sesuatu yang terlarang. Secara istilah, makna di balik kara ihram adalah “memasuki wilayah yang di dalamnya berlaku keharaman.

Baca juga: Ibadah Haji Dilakukan pada Bulan Apa? Ini Jawabannya!

Setiap jemaah diwajibkan melakukan ihram sebelum beribadah haji, Sumber: Pexels

Larangan Ihram dan Sunnah Sebelum Ihram

Dalam buku Tuntutan Ibadah Haji dan Umrah oleh Dr. H Achmad Zuhdi, dijelaskan juga larangan-larangan ihram yang harus dihindari, diantaranya:

Sunnah Sebelum Ihram

  • Memakai wangi-wangian di bagian kepala atau badan

  • Pria mengganti pakaian dengan menggunakan dua lembar kain, satu untuk sarung dan yang satu lagi untuk selendang.

  • Bagi wanita, menutup seluruh badannya kecuali muka dan telapak tangan.

  • Dianjurkan untuk memakai warna putih, baik untuk pria maupun wanita

  • Mengerjakan shalat sunnah ihram terlebih dahulu

  • Setelah shalat, bacakan niat dalam hati untuk melaksanakan Umrah, dilanjuti dengan berihlal dengan suara keras.

  • Berangkat menuju Mekkah membaca tabliyah berulang kali

Larangan Setelah Ihram

  • Dilarang mencukur bulu seperti rambut, kumis, jenggot, bulu ketiak, bulu kemaluan dan alis

  • Dilarang memotong kuku atau mecabutnya.

  • Dilarang memotong rambut orang lain

  • Tidak boleh memakai wangi-wangian kecuali sudah dipakai sebelum niat haji atau umrah

  • Harus mengenakan pakaian ihram

  • Menikah, menikahkan atau meminang perempuan untuk dinikahi

  • Dilarang bersetubuh dengan lawan jenis

  • Tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor

  • Dilarang melakukan maksiat.

Siapapun yang melakukan larangan-larangan di atas harus membayar denda atau dam. Denda tersebut bisa berupa menyembelih satu ekor kambing, memberi makan orang miskin, atau puasa selama tiga hari.

(ADB)