Apa Itu Ihram yang Wajib Dilakukan Setiap Jemaah Haji?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan salah satu pencapaian dalam kehidupan seorang Muslim. Kedua ibadah tersebut hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang mempunyai kemampuan fisik, waktu, dan finansial yang mencukupi.
Sebelum berangkat umrah atau haji, seorang Muslim harus membekali diri terlebih dahulu. Selain membekali diri secara materi, seorang Muslim juga harus memenuhi syarat wajib haji. Salah satunya ihram.
Apa itu ihram? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut.
Pengertian Ihram Sebagai Rukun Haji
Mengutip buku Ihram oleh Ahmad Sarwat, ihram merupakan keadaan seseorang yang telah berniat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah. Calon jemaah haji dan umrah harus melaksanakannya sebelum di miqat dan diakhiri dengan tahallul.
Apabila seseorang telah berihram berarti dia telah meng-ihram-kan dirinya. Sejak saat itu, jemaah mulai berpantang terhadap hal-hal atau perbuatan yang tidak boleh dilakukan saat ihram. Orang yang telah berihram disebut sebagai muhrim.
Secara bahasa, kata ihram sendiri berasal dari al-haram yang memiliki arti larangan atau sesuatu yang terlarang. Secara istilah, makna di balik kara ihram adalah “memasuki wilayah yang di dalamnya berlaku keharaman.
Baca juga: Ibadah Haji Dilakukan pada Bulan Apa? Ini Jawabannya!
Larangan Ihram dan Sunnah Sebelum Ihram
Dalam buku Tuntutan Ibadah Haji dan Umrah oleh Dr. H Achmad Zuhdi, dijelaskan juga larangan-larangan ihram yang harus dihindari, diantaranya:
Sunnah Sebelum Ihram
Memakai wangi-wangian di bagian kepala atau badan
Pria mengganti pakaian dengan menggunakan dua lembar kain, satu untuk sarung dan yang satu lagi untuk selendang.
Bagi wanita, menutup seluruh badannya kecuali muka dan telapak tangan.
Dianjurkan untuk memakai warna putih, baik untuk pria maupun wanita
Mengerjakan shalat sunnah ihram terlebih dahulu
Setelah shalat, bacakan niat dalam hati untuk melaksanakan Umrah, dilanjuti dengan berihlal dengan suara keras.
Berangkat menuju Mekkah membaca tabliyah berulang kali
Larangan Setelah Ihram
Dilarang mencukur bulu seperti rambut, kumis, jenggot, bulu ketiak, bulu kemaluan dan alis
Dilarang memotong kuku atau mecabutnya.
Dilarang memotong rambut orang lain
Tidak boleh memakai wangi-wangian kecuali sudah dipakai sebelum niat haji atau umrah
Harus mengenakan pakaian ihram
Menikah, menikahkan atau meminang perempuan untuk dinikahi
Dilarang bersetubuh dengan lawan jenis
Tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor
Dilarang melakukan maksiat.
Siapapun yang melakukan larangan-larangan di atas harus membayar denda atau dam. Denda tersebut bisa berupa menyembelih satu ekor kambing, memberi makan orang miskin, atau puasa selama tiga hari.
(ADB)
