Konten dari Pengguna

Apa Itu Indonesia Gelap pada Aksi Demo BEM SI? Begini Isi Tuntutannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa Indonesia Gelap di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa Indonesia Gelap di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Aliansi BEM Seluruh Indonesia dan Koalisi Masyarakat Sipil tengah menggelar aksi unjuk rasa atau demo dengan tajuk "Indonesia Gelap" sejak Senin (17/2/25). Aksi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Mengikuti aksi unjuk rasa tersebut, tagar #IndonesiaGelap turut menjadi trending topic di media sosial X dengan jumlah cuitan mencapai lebih dari 472 ribu di hari ketiga demo. Aksi ini juga menggunakan simbol Garuda hitam sebagai wujud keprihatinan terhadap kondisi bangsa.

Dengan banyaknya mahasiswa yang turun ke jalan dan dukungan besar dari media sosial, aksi ini pun diharapkan bisa membuahkan hasil. Lantas, apa maksud dari "Indonesia Gelap"? Agar lebih paham, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Indonesia Gelap?

Aksi demo Indonesia Gelap untuk menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Berdasarkan unggahan Instagram @bem_si, tagar #IndonesiaGelap mulai ramai sejak 15 Februari dan terus berkembang di media sosial. Tagar ini menjadi seruan untuk menyoroti kondisi masyarakat yang terdampak oleh kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.

Dalam salah satu postingannya, dijelaskan bahwa seruan "Indonesia Gelap" merujuk pada kondisi negara yang semakin gelap akibat kebijakan pemerintah yang menindas dan menyengsarakan rakyat. Kebijakan yang diberlakukan semakin jauh dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat.

Pemerintah seharusnya menerapkan nilai-nilai yang ada dalam UUD 45 dan Pancasila untuk memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, aksi demo Indonesia Gelap digelar sebagai peringatan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan kepentingan rakyat saat merumuskan kebijakan.

Pemerintah diharapkan dapat melihat semua aspek dalam menjalankan pemerintahan agar kebijakan yang diambil berpihak kepada rakyat. Jika tidak, kondisi bangsa ini akan semakin terpuruk dan jauh dari cita-cita kemakmuran.

Isi Tuntutan Demo Indonesia Gelap

instagram embed

Selama unjuk rasa, para mahasiswa mengajukan berbagai tuntutan kepada pemerintah. BEM Seluruh Indonesia sebagai pihak yang memprakarsai aksi ini, mengusulkan 13 tuntutan terkait kebijakan dan program yang dianggap berdampak negatif bagi masyarakat.

Dikutip dari salah satu unggahan di @bemsi.official, berikut ini isi tuntutan demo Indonesia Gelap:

  1. Ciptakan pendidikan yang gratis, ilmiah, dan demokratis, serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan.

  2. Cabut Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merugikan hak rakyat dan mendukung pelaksanaan reforma agraria sejati.

  3. Tolak revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU Minerba) yang hanya menjadi alat untuk membungkam kampus dan lingkungan akademik.

  4. Hapuskan multifungsi ABRI dalam sektor sipil yang berpotensi menimbulkan represi dan menghambat kehidupan demokratis.

  5. Sahkan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat untuk memberikan perlindungan hukum terhadap tanah dan kebudayaan mereka.

  6. Cabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 yang memotong anggaran sektor-sektor penting seperti pendidikan dan kesehatan.

  7. Evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran, terlaksana dengan baik, dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

  8. Realisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen untuk meningkatkan kesejahteraan akademisi dan kualitas pendidikan tinggi.

  9. Mendesak Presiden untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Perampasan Aset yang mendesak.

  10. Tolak revisi Undang-Undang TNI, Polri, dan Kejaksaan yang dapat memperkuat imunitas aparat dan militer.

  11. Lakukan efisiensi dan perombakan pejabat di Kabinet Merah Putih yang bermasalah.

  12. Tolak revisi peraturan DPR tentang tata tertib yang dapat menimbulkan kesewenang-wenangan dari lembaga DPR.

  13. Lakukan reformasi Kepolisian Republik Indonesia secara menyeluruh untuk menghilangkan budaya represif dan meningkatkan profesionalisme.

Baca juga: Lautan Mahasiswa BEM SI Padati Patung Kuda, Gelar Demo #IndonesiaGelap

(RK)