Apa Itu Industri Hijau? Ini Contoh Penerapan dan Manfaatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan industri dalam berbagai sektor di Tanah Air semakin pesat dan membawa banyak perubahan. Hal tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi sumber daya manusia hingga kesejahteraan masyarakat.
Meski begitu, kemajuan industri tidak selalu menghadirkan sisi positif. Seperti diketahui, pembangunan juga kerap diiringi pencemaran udara, air, dan tanah yang berdampak buru pada masa depan manusia.
Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian mendorong sektor bisnis untuk menerapkan industri hijau sebagai solusi keberlanjutan. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan industri hijau? Mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Industri Hijau?
Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 39 Tahun 2018 tentang Tata Cara Sertifikasi Industri Hijau, industri hijau mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan dalam penggunaan sumber daya. Tujuannya agar pembangunan industri tetap selaras dengan kelestarian lingkungan serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Menurut laman resmi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, penerapan industri hijau dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku ramah lingkungan serta mengolah kembali material atau limbah. Selain itu, prosesnya juga mencakup penghematan energi dan penerapan teknologi rendah karbon.
Teknologi ramah lingkungan yang bisa digunakan misalnya biofuel, biogas, panel surya, tenaga air, tenaga angin, hingga tenaga nuklir. Selain itu, ada juga carbon capture and storage serta smart grids.
Penerapan industri hijau tentu membawa berbagai manfaat penting bagi lingkungan maupun keberlanjutan bisnis. Beberapa di antaranya adalah:
1. Mencegah emisi dan limbah akibat proses produksi
Industri hijau membantu mengurangi polusi udara, air, dan tanah dengan menerapkan teknologi bersih serta pengelolaan limbah yang efisien. Alhasil, dampak negatif terhadap lingkungan pun dapat diminimalkan.
2. Meningkatkan daya saing global
Dengan menerapkan prinsip ramah lingkungan, industri tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memperkuat reputasi dan daya saing produk di pasar internasional yang semakin menuntut praktik produksi berkelanjutan.
3. Peningkatan keuntungan melalui efisiensi operasional
Industri hijau mendorong penggunaan sumber daya secara optimal, sehingga biaya produksi dapat ditekan melalui penghematan energi, air, dan bahan baku, sekaligus meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Mengingat upaya menuju pembangunan berkelanjutan membutuhkan langkah nyata yang melibatkan banyak pihak. Tidak cukup hanya lewat regulasi, namun juga perlu ruang kolaborasi agar ide dan inovasi bisa diwujudkan bersama.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kumparan kembali menghadirkan Green Initiative Conference 2025. Acara ini menjadi wadah penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas solusi hijau sekaligus mendorong aksi nyata di lapangan.
Mengusung tema “Green Transition for Energy Sovereignty and National Industrial Revival”, konferensi ini dirancang untuk memperkuat komitmen Indonesia menuju target Net Zero Emission 2060.
Melalui diskusi strategis, pameran inovasi produk ramah lingkungan, hingga sesi interaktif, peserta akan diajak berperan langsung dalam transformasi menuju energi bersih dan kebangkitan ekonomi hijau.
Rangkaian acara akan berlangsung pada 17-18 September 2025 di Flores Ballroom, Hotel Borobudur Jakarta. Adapun pendaftarannya dibuka sampai 15 September 2025 tanpa dipungut biaya.
Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, namun baru kurang dari 1% yang dimanfaatkan. kumparan Green Initiative Conference 2025 hadir sebagai forum lintas sektor untuk mendorong pemanfaatan sumber energi ini demi tercapainya kedaulatan energi bersih. Bergabung pada 17–18 September 2025 di Hotel Borobudur Jakarta. Daftar sekarang di 🔗kum.pr/gic2025.
Baca Juga: Yuk! Daftar kumparan Green Initiative Conference 2025: Kedaulatan Energi Bersih
(ANB)
