Apa itu Isra Miraj, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Luar Biasa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam akan menyambut peringatan Isra Miraj pada 27 Rajab 1442 H atau tepatnya Kamis (11/3). Di Indonesia, peristiwa perjalanan spiritual Nabi Muhammad ke Sidratul Muntaha tersebut dijadikan hari libur nasional.
Ini bukanlah hal yang berlebihan, mengingat Isra Miraj merupakan momen penting dalam sejarah Islam di mana Rasulullah menerima perintah kewajiban sholat lima waktu. Peristiwa Isra Miraj sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu isra dan miraj.
Secara bahasa, isra artinya perjalanan pada malam hari. Dalam buku Perjalanan Hidup Rasulullah tulisan Muhammad Nur Al Ghazaly (2008), isra diartikan sebagai perjalanan Rasulullah SAW dari Masjid Al Haram ke Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.
Sedangkan miraj artinya tangga. Ini merujuk pada perjalanan Rasul dari bumi ke langit hingga Sidratul Muntaha. Perjalanan suci tersebut dilakukan Rasulullah hanya dalam satu malam.
Kisah Isra Miraj dan Perintah Sholat Lima Waktu
Mengutip jurnal Historitas dan Rasionalitas Isra Miraj karya Miswari dan Dzul Fahmi (2019), Isra Miraj bermula saat Jibril mendatangkan Buroq untuk Nabi Muhammad. Buroq adalah sejenis binatang berwarna putih dengan dua sayap di antara kakinya yang dapat melesat secepat kilat.
Rasulullah kemudian mengendarainya dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis. Di tengah perjalanan, Jibril mengajak Rasulullah singgah di tempat-tempat yang memiliki nilai historis. Di Palestina, Nabi Muhammad memasuki Masjidil Aqsa untuk mendirikan sholat dua rakaat.
Dalam buku Isra Mi’raj tulisan Al-Asqalani dan As-Suyuti (2008) dikisahkan bahwa setelah Rasul keluar dari masjid, Jibril menawarkan segelas arak dan susu. Rasulullah memilih susu. Jibril pun berkata “Engkau telah memilih fitrah.”
Mengutip Miswari dan Dzul Fahmi (2019), Nabi Muhammad dan Jibril kemudian menaiki tangga Miraj yang membawa mereka menembus langit pertama. Di sana, beliau dipertemukan dengan Nabi Adam AS.
Di langit kedua, Rasulullah melihat Nabi Isa bin Maryam dan Nabi Yahya bin Zakaria. Sedangkan di langit ketiga beliau bertemu Nabi Yusuf. Di langit keempat, Nabi Idris menyambutnya.
Kemudian Rasulullah naik lagi hingga langit kelima dan bertemu dengan Harun AS. Setelah itu naik lagi hingga langit keenam dan bertemu dengan Musa AS. Di langit ketujuh, Rasulullah melihat Baitul Makmur dan di sanalah beliau bertemu Nabi Ibrahim AS.
Rasulullah kemudian melanjutkan perjalanan ke Sidratul Muntaha. Allah SWT memberi perintah yang mewajibkan umat Islam untuk sholat 50 kali dalam sehari.
Kemudian Rasulullah turun dan bertemu dengan Musa AS yang bertanya, “Apakah yang diwajibkan oleh Tuhanmu kepada umatmu?”
Rasulullah menjawab, “Lima puluh kali sholat dalam sehari semalam.”
Musa berkata, “Kembalilah menemui Tuhanmu dan mintalah keringanan kepada-Nya. Sebab umatmu tidak akan mampu melakukan hal itu.”
Nabi Muhammad kembali melakukan negosiasi terkait jumlah rakaat sholat dengan meminta saran kepada Nabi Musa. Hal ini terjadi berulang kali.
Hingga akhirnya ditetapkanlah perintah sholat lima waktu yang diwajibkan bagi setiap Muslim. Allah berfirman,
“Muhammad, sesungguhnya sholat itu lima kali dalam sehari semalam. Setiap satu kali shalat dilipatgandakan sepuluh, sehingga ia berarti lima puluh kali shalat. Keputusan-Ku tak dapat diubah dan ketetapanku tak dapat disalin. Maka barangsiapa mendirikan kewajiban sholat lima waktu, ia akan masuk surga. Dan barangsiapa ceroboh tidak mendirikannya, jika Aku menghendaki pengampunan maka Aku ampuni dia, dan jika Aku menghendaki azab maka Aku mengazabnya.”
---
Itulah kisah Isra Miraj dan awal mula ditetapkannya perintah sholat lima waktu. Peristiwa ini memang berada di luar nalar manusia, namun justru inilah yang menjadi salah satu tantangan iman seorang Muslim.
Allah SWT telah menganugerahkan Isra Miraj sebagai salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Jika umat Islam mengimani Allah dan para rasul, maka mereka juga harus meyakini mukjizat ini dan melaksanakan perintah sholat lima waktu.
Isra Miraj merupakan bukti kekuasaan dan kebesaran Allah bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya.
(ERA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Isra Miraj?

Apa itu Isra Miraj?
Isra Miraj adalah perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga naik ke Sidratul Muntaha dalam satu malam.
Kapan Isra Miraj Dirayakan?

Kapan Isra Miraj Dirayakan?
Isra Miraj dirayakan setiap 27 Rajab menurut kalender Islam, tahun ini jatuh pada 11 Maret 2021.
Nabi yang Ditemui Nabi Muhammad SAW dalam Peristiwa Isra Miraj

Nabi yang Ditemui Nabi Muhammad SAW dalam Peristiwa Isra Miraj
Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Adam, Nabi Isa, Nabi Yahya, Nabi Yusuf, Nabi Idris, Nabi Harun, Nabi Musa, dan Nabi Ibrahim.
